Bandara Soekarno-Hatta Akan Dilengkapi Mesin Canggih Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gerbang pemeriksaan pengguna jasa pesawat terbang komersil, Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten (18/04). [TEMPO/Arif Fadillah : AFS20120418]

    Gerbang pemeriksaan pengguna jasa pesawat terbang komersil, Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten (18/04). [TEMPO/Arif Fadillah : AFS20120418]

    TEMPO.CO, Jakarta: Untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang, pengelola Bandara Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II (Persero), bakal membeli sejumlah mesin pemindai atau X-Ray canggih. “Tahun ini kami mendatangkan 80 mesin X-Ray baru dengan sistem dual view,” kata Naib Basri Setiawan, Manajer Keamanan dan Keselamatan PT Angkasa Pura II, Ahad 22 Juli 2012.

    Menurut Basri, peningkatan jumlah unit mesin X-Ray dengan teknologi canggih penting untuk meningkatkan keamanan dan kecepatan layanan di Bandara Soekarno-Hatta. “Jadi secara bertahap seluruh mesin X-Ray lama yang masih menggunakan teknologi single view akan diganti dengan mesin canggih ini,” kata dia.

    Proses pergantian mesin baru ini sebenarnya sudah dimulai tahun lalu. Dari total 47 mesin X-Ray yang ada saat ini, sebagian besar sudah diganti dengan yang baru. Mesin itu sudah terpasang di Terminal Kedatangan, Terminal Keberangkatan, dan Terminal Kargo.

    Mesin dengan teknologi terkini milik Bandara Soekarno-Hatta ini bisa melihat obyek yang diperiksa dari dua posisi (tiga dimensi), mendeteksi gambar lebih sempurna, dengan tingkat akurasi gambar mencapai 75 persen. “Misalnya, jika dilihat dengan mesin ini, pisau di dalam tas bentuknya sudah seperti pisau. Kalau pakai mesin lama, pisau hanya tampak seperti garis lurus,” katanya.

    Selain itu, waktu untuk memeriksa barang pun menjadi cepat. “Mesin baru ini hanya membutuhkan waktu 1-3 menit untuk memeriksa dan menganalisis barang, sedangkan yang lama butuh waktu 3-8 menit,” katanya. Kecepatan ini penting untuk mengantisipasi antrean penumpang di pintu masuk dan keluar bandara.

    Corporate Secretary PT Angkasa Pura II, Trisno Haryadi, mengatakan penambahan fasilitas teknologi canggih tersebut dilakukan sehubungan dengan terus meningkatnya jumlah penumpang di Bandara Soekarno-Hatta. Pengguna Bandara Soekarno-Hatta tahun ini diperkirakan mencapai 62 juta orang. Padahal dua tahun lalu jumlahnya masih 22 juta orang saja.

    JONIANSYAH

    Berita Terpopuler:
    SBY Diminta Mundur Dari Demokrat

    Dicium Ibunya, Bocah Sekarat Ini Hidup Lagi

    Pengamat: Andi Mallarangeng Seharusnya Ditangkap

    PSSI Terancam Kisruh Lagi

    KPU Tolak Usul Kubu Jokowi

    Ariel Bebas, Penjara Ikut Senang

    Dahlan Iskan Disarankan Buat Pabrik Mobil Listrik

    Resep Jokowi Atasi Golput

    Jokowi Nasi Bungkus, Foke Cumi Saus Tiram

    Teror Batman Mengulang Insiden 13 Tahun Lalu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.