Dahlan Iskan Disarankan Buat Pabrik Mobil Listrik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri BUMN Dahlan Iskan mengendarai mobil listrik dari Depok menuju Kantor BPPT di Jalan Thamrin, Jakarta, Senin (16/7). Dahlan Iskan melakukan test drive mobil listrik garapan Dasep Ahmadi meskipun sempat mogok. Kemudian setelah sempat diperiksa selama 10 menit, Dahlan kembali mengendarai mobil listrik walaupun dengan kecepatan yang sangat lambat. TEMPO/Dasril Roszandi

    Menteri BUMN Dahlan Iskan mengendarai mobil listrik dari Depok menuju Kantor BPPT di Jalan Thamrin, Jakarta, Senin (16/7). Dahlan Iskan melakukan test drive mobil listrik garapan Dasep Ahmadi meskipun sempat mogok. Kemudian setelah sempat diperiksa selama 10 menit, Dahlan kembali mengendarai mobil listrik walaupun dengan kecepatan yang sangat lambat. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VI dari Fraksi PDIP, Aria Bima, menilai sebaiknya Menteri BUMN Dahlan Iskan membangun pabrik mobil listrik saja daripada keliling Jakarta menggunakan mobil listrik.

    "Daripada mempromosikan mobil listriknya, bagaimana kalau mulai membangun perusahaan BUMN yang memproduksi mobil listrik? Saya rasa itu lebih berguna," ujar Aria saat dihubungi hari Sabtu, 21 Juli 2012.

    Aria menilai aksi Dahlan yang menggunakan mobil listrik itu tak lebih dari pencitraan. Pasalnya, Dahlan sama sekali tidak menunjukkan kapasitasnya atau fungsinya sebagai Menteri BUMN dengan menaiki mobil tersebut.

    "Menurut saya, biar terlihat kinerjanya sebagai Menteri BUMN, ia bisa mulai dari membangun produsen mobil listrik atau menugaskan Pertamina untuk mempersiapkan alat pengisian tenaga listrik mobil," ujar Aria lebih lanjut.

    Hari Senin lalu, Dahlan Iskan melakukan uji coba mobil listrik "Ahmadi" buatan Dasep Ahmadi. Saat itu Dahlan mengendarainya dari pabrik 'Ahmadi' di Depok menuju kantor Badan Pengkajian dan Pengembangan Teknologi (BPPT), di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat. Meski sempat mogok dua kali, Dahlan terkesan dengan mobil tersebut.

    Mobil yang tenaga listriknya bisa digunakan untuk menempuh jarak 150 kilometer ini dirancang dengan dua model. Model pertama adalah family car, sedangkan berikutnya versi yang lebih mewah.

    Aksi Dahlan saat itu didukung oleh Deputi Bidang Industri Primer Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Muhammad Zamkhani. Ia mengatakan siap jika Dahlan mengeluarkan kebijakan penggunaan mobil listrik. "Ya, kalau disuruh harus mau, namanya juga peraturan," ujarnya.

    ISTMAN MP

    Berita terpopuler lainnya:
    PSK Ini Ladeni 12 Orang Sehari
    Jokowi dalam Terawangan Ahli Metafisika

    Pemutaran Film Batman Telan Nyawa 14 Penonton

    Film ''Mursala'' Dilarang Tayang. 

    Nuri Maulida Nikah Siri dengan Ustadz Guntur Bumi?

    Berapa Kerugian Hambalang? Ini Taksiran KPK

    Gigi Berantakan Tengah Jadi Tren di Jepang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pertanyaan Ganjil dalam TWK yang Mesti Dijawab Pegawai KPK

    Sejumlah pertanyaan yang harus dijawab pegawai KPK dalam TWK dinilai nyeleneh, mulai dari hasrat seksual hingga membaca doa qunut dalam salat.