Alasan Trans TV Berencana PHK Karyawan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wikipedia.org

    Wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Pihak Trans TV membenarkan adanya pengurangan jumlah karyawan. Salah satu alasannya adalah adanya penurunan rating dalam siaran Trans TV. (Baca:
    Puluhan Karyawan Trans TV Ditawari PHK?)

    "Rating memang menjadi salah satu alasan kami dalam melakukan jumlah pemangkasan tenaga kerja," kata Marketing Public Relation Departement Head Trans TV, Ahmad Hadiansyah Lubis, ketika dihubungi Tempo pada Rabu, 4 Juli 2012.

    Ahmad enggan menjelaskan posisi rating Trans TV saat ini. Dia mengklaim, meskipun turun rating, Trans TV masih ada di lima besar. Selain rating, Trans TV memang kerap melakukan evaluasi tahunan terhadap kinerja karyawannya. Mereka yang kinerjanya dinilai kurang akan mendapat sanksi berupa renegosiasi kontrak.

    Ahmad mengatakan posisi ke-25 karyawan tersebut belum dipecat. Saat ini mereka diminta menimbang tawaran kontrak baru. Para karyawan itu hingga saat ini belum ada yang memberi jawaban.

    Ahmad membantah jika pemangkasan jumlah karyawan karena ekspansi bisnis Chairul Tanjung selaku pemilik Trans Corp. "Semuanya murni berkaitan dengan kinerja perusahaan saja," kata Ahmad.

    Sumber Tempo di kalangan Trans TV mengatakan 25 karyawan tersebut belum di-PHK secara resmi, tapi sudah "ditawari mundur". Perampingan karyawan ini menurut sumber tersebut terkait dengan penurunan rating dan iklan di Trans TV beberapa bulan terakhir.

    "Sekitar satu atau dua bulan lalu pemilik melakukan semacam performance appraisal. Dari appraisal itu orang-orang yang dinilai tidak perform ditawari mundur," kata sumber tersebut.

    Sumber Tempo menambahkan, divisi pemberitaan adalah divisi pertama yang menjalani uji kinerja. Ada kemungkinan divisi lain akan menjalani tes serupa, dan penawaran mundur ini tak memandang masa kerja ataupun jabatan. Baik reporter, produser, asisten produser, hingga produser eksekutif tak luput dari perampingan.

    Sumber tersebut melanjutkan karyawan-karyawan yang akan di-PHK ini masih menjalani proses berbeda-beda. "Ada yang sudah diwawancara, ada yang belum. Ada yang lagi pikir-pikir," kata sumber Tempo.

    SYAILENDRA I BERNADETTE CHRISTINA



    Berita Lainnya:
    Puluhan Karyawan Trans TV Ditawari PHK?
    Garuda Akui Penerbangan Haji Tak Raup Untung
    Pengawas Century Minta Nasabah Antaboga Dibayar
    Bappenas Tawarkan 58 Proyek Pemerintah-Swasta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.