BI Imbau Perbankan Danai Esemka  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil Esemka Rajawali melintas di Alas Roban, Batang, Semarang,saat perjalanan dari Solo menuju Jakarta, Jumat (24/2). Mobil tersebut akan menuju Balai Termodinamika Motor dan Sistem Propulsi (BTMP), Tangerang, Banten untuk melakukan uji emisi. Tempo/Andry Prasetyo

    Mobil Esemka Rajawali melintas di Alas Roban, Batang, Semarang,saat perjalanan dari Solo menuju Jakarta, Jumat (24/2). Mobil tersebut akan menuju Balai Termodinamika Motor dan Sistem Propulsi (BTMP), Tangerang, Banten untuk melakukan uji emisi. Tempo/Andry Prasetyo

    TEMPO.CO, Surakarta -Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ardhayadi Mitroatmojo, meminta agar perbankan ikut membiayai produksi mobil Esemka. Permintaan tersebut disampaikannya saat bertemu Wali Kota Surakarta, Joko Widodo, di Solo Techno Park, Kamis, 1 Maret 2012.

    “Saya berharap perbankan di Solo dan Yogyakarta turut berperan membiayai usaha kecil menengah yang terlibat dalam proses produksi Esemka,” katanya. Ia menegaskan, tidak ada alasan perbankan untuk tidak membiayai pembuatan Esemka.

    Mengenai kegagalan Esemka lolos dari uji emisi, menurut Ardhayadi, dalam  dunia bisnis wajar menghadapi hambatan dan kegagalan. “Harus tahan banting. Kalau ada masalah, jangan mundur,” ucapnya.

    Apalagi, secara umum UKM produsen Esemka memang layak dibiayai. Karena, hingga kini sudah ada ribuan unit pesanan Esemka yang masuk. Jadi, ucapnya, perbankan tidak perlu khawatir uangnya  tidak kembali. 

    Dia menilai perbankan bisa menyediakan modal kerja hingga 60 persen dari kebutuhan biaya produksi UKM. Hal itu sebagai bentuk kontribusi nyata untuk mendukung karya anak bangsa.

    Wali Kota Joko Widodo mengungkapkan  meski gagal melewati uji emisi, persiapan produksi mobil Esemka tetap dilakukan. Kegagalan tersebut bisa diperbaiki, sehingga tidak akan menghentikan persiapan produksi massal Esemka.

    “Persiapan produksi jalan terus,” kata Jokowi. Ia mengatakan produksi massal Esemka melibatkan pelaku usaha kecil dan menengah yang memasok suku cadang untuk kemudian dirakit di Solo Techno Park.

    Pemimpin Bank Indonesia Solo, Doni Joewono, menimpali  pihaknya berencana membeli dua unit mobil Esemka. “Akan kami gunakan sebagai mobil kas keliling untuk melayani penukaran uang di masyarakat,” ujarnya. 

    Mobil yang dipesan adalah jenis MPV (multi purpose vehicle) dengan model dan desain yang sudah ditentukan sebelumnya. Mobil kas keliling bisa digunakan saat melayani penukaran uang menjelang Hari Raya Idul Fitri di daerah-daerah yang jauh dari kantor perbankan.


    UKKY PRIMARTANTYO

    Berita Terkait
    Esemka Jokowi Gagal Lolos Uji Emisi

    Sukiat Kaget, Mobil Esemka Gagal Uji Emisi

    Jokowi Optimis Mobil Esemka Lolos Uji Emisi

    F12barlinetta, Ferrari Paling Dahsyat

    Lampu Esemka Belum Penuhi Standar

    Tak Menyerah, Esemka Solo Siap Uji Ulang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?