Jokowi: Dahlan Belum Tahu Rencana Bisnis Esemka  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Joko Widodo. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    Joko Widodo. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Surakarta Joko Widodo mengatakan pernyataan Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan bahwa mobil Esemka hanya sebagai pembelajaran siswa dan tidak untuk industri, sebagai hal yang keliru.

    Menurut sosok yang populer dengan panggilan Jokowi ini, Dahlan belum tahu tentang rencana pengembangan bisnis mobil Esemka. "Ada industri pasca-SMK (sekolah menengah kejuruan) yang dijalankan oleh PT SMK (Solo manufaktur kreasi) dan Solo Techno Park. Ini yang Pak Dahlan belum tahu," ujar Jokowi kepada wartawan, Minggu, 15 Januari 2012.

    PT SMK dan Solo Techno Park lantas bekerja sama dengan industri rumah tangga, yang bisa jadi dijalankan oleh lulusan SMK. Jokowi mengatakan nantinya yang berbisnis bukan SMK. "SMK tidak boleh berbisnis. Pemerintah kota juga tidak boleh terima pesanan," ujarnya menegaskan.

    Menurutnya, konsep di atas sudah dirancang sejak lima tahun lalu. Di situ ada sisi pelatihan bagi siswa SMK dan sisi bisnis yang dikelola profesional. Dia mengatakan Dahlan baru tahu dari sisi pelatihan bagi siswa SMK saja. "Nanti saya jelaskan ke beliau soal sisi bisnisnya," katanya.

    Dia menambahkan, ada lahan seluas 4 hektare di Solo Techno Park yang akan dijadikan area bisnis seperti perakitan mobil Esemka. Pihaknya menunggu partisipasi swasta dan pemerintah untuk mewujudkan area bisnis tersebut. "Kami masih menunggu CSR (corporate social responsibility) dari BUMN. Ada juga koperasi yang mau masuk," ujarnya.

    Direktur PT SMK Sulistyo Rabono mengatakan pengerjaan mobil Esemka bekerja sama dengan pemasok komponen lokal. Mereka selama ini memasok komponen kepada industri otomotif raksasa yang punya pabrik di Indonesia. "Jadi kualitasnya sudah teruji," katanya.

    Karena ingin memberdayakan industri rumah tangga sesuai keinginan Jokowi, maka pihaknya akan mencari pemasok komponen yang nilai investasinya di bawah Rp 10 miliar.

    UKKY PRIMARTANTYO

    Berita Terkait
    Dahlan Iskan: BUMN Bisa Kembangkan Potensi Esemka
    Dahlan Iskan : Mobil Dalam Negeri Belum Bisa Jadi Industri
    Dahlan Iskan Mau Gabung Tiga BUMN Produsen Mesin


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H