Selasa, 22 September 2020

Senin, Mandiri dan BCA Saling Transaksi Via ATM  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anjungan tunai mandiri (ATM) di Jakarta, Selasa (3/2). BI didesak menurunkan suku bunga acuan (BI rate) sebesar 50 basis poin seiring deflasi yang terjadi pada Januari 2009 TEMPO/Puspa Perwitasari

    Anjungan tunai mandiri (ATM) di Jakarta, Selasa (3/2). BI didesak menurunkan suku bunga acuan (BI rate) sebesar 50 basis poin seiring deflasi yang terjadi pada Januari 2009 TEMPO/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Nasabah Bank Mandiri dan Bank Central Asia dapat saling bertransaksi melalui Automated Teller Machine (ATM) mulai Senin, 16 Januari 2012. ATM kedua Bank tersebut bakal terhubung melalui jaringan ATM Prima. "Rencananya akan ada launching Senin, pekan depan," kata Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Pahala N. Mansury melalui pesan pendek, Sabtu, 14 Januari 2012.

    Sebelumnya, Oktober 2011, Bank Mandiri menandatangani kerja sama dengan PT Rintis Sejahtera (RINTIS), pengelola jaringan ATM Prima. Melalui kerja sama itu Bank Mandiri resmi berada dalam satu jaringan ATM dengan BCA. Adapun BCA telah masuk jaringan ATM Prima sejak Agustus 2000.

    Nantinya, transaksi tarik tunai, cek saldo, dan transfer antara Mandiri dan BCA dapat dilakukan pada 22.000 ATM yang terhubung melalui jaringan ATM Prima, termasuk di dalamnya sekitar 7.000 ATM BCA.

    Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, mengungkapkan setiap transaksi tersebut akan dikenai biaya sebesar Rp 5.000. "Sama dengan bank lain yang ikut jaringan Prima," ucapnya.

    Jahja mengaku tak menargetkan kenaikan volume atau nominal transaksi via ATM setelah saling koneksi dua bank besar ini. "Tidak juga, hanya memberi kemudahan yang lebih saja bagi para nasabah," ujarnya.

    MARTHA THERTINA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utak-atik Definisi Kematian Akibat Covid-19, Bandingkan dengan Uraian WHO

    Wacana definisi kematian akibat Covid-19 sempat disinggung dalam rakor penanganan pandemi. Hal itu mempengaruhi angka keberhasilan penanganan pandemi.