Industri Kakao Indonesia Bermimpi Jadi Pemain Dunia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Yusuf Ahmad

    REUTERS/Yusuf Ahmad

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Berawal dari obsesi menjadikan Indonesia sebagai pemain kakao kelas dunia, Asosiasi Kakao Indonesia (Askindo) akan menggelar The 5th Indonesian International pada 7-8 Juli di Nusa Dua, Bali. "Indonesia harus jadi pemain utama dunia dalam ekspor dan suplai bahan baku," kata Ketua Askindo, Zulhefi Sikumbang, di Jakarta, Rabu 27 April 2011.

    Dalam konferensi itu, para pelaku industri kakao dalam negeri dapat bertemu langsung pemain kelas dunia seperti Mars Symbioscience, Dewan Kakao Ghana, Petrafood, ADM, Nestle, Armajaro, Olam, Phillips Future, Cargill, dan Swiss Contact.

    Bahasan konferensi meliputi masa depan industri kakao, keberlanjutan dan sertifikasi untuk profit, masyarakat, dan lingkungan yang lebih baik, kolaborasi untuk kakao berkelanjutan dan cokelat, serta isu menarik dalam bisnis cokelat.

    Pengusaha kakao, pembuat kebijakan, organisasi dan individu peminat kokoa, juga peneliti dan akademisi menjadi target peserta konferensi ini. Rencananya, konferensi akan dibuka Menteri Pertanian Suswono dan ditutup oleh Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu.

    Konferensi kakao selalu digelar empat tahun sekali dengan isu utama tahun ini sertifikasi kakao. Terakhir, konferensi digelar pada 2007 untuk membahas keberlanjutan industri kakao dan membentuk kerja sama sesama pengusaha kakao. "Berhasil dibentuk Cocoa Sustainability Partnership," kata Zulhefi.

    ATMI PERTIWI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.