25 Persen Industri Strategis Terancam Dilikuidasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Denpasar:Deputi Menteri Negara BUMN, Roes Ariawijaya, menyebut sedikitnya 25 persen industri strategis nasional di kementriannya terancam likuidasi. Roes, di Denpasar, Jumat (15/2), mengatakan saat ini pemerintah hanya bisa melakukan restrukturisasi dan efisiensi pada BUMN untuk mencetak laba. Roes, yang membidangi bidang pertambangan, industri strategis, dan telekomunikasi, mengatakan, “Kalau itu sudah dilakukan sementara, perusahaan-perusahan itu terus merugi, maka tidak ada pilihan lain [kecuali ditutup].” Keputusan itu, kata dia, mengacu kepada kebijakan Menteri BUMN, Laksamana Soekardi, yang kini sedang memetakan BUMN mana yang masih bisa untung. Meski demikian, pemerintah tidak tergesa-gesa melakukan likuidasi karena pemerintah berharap masih ada yang investor yang tertarik. "Karena alasan itu pula kami belum bisa menyebutkan satu persatu industri yang kini terancam likuidasi,” katanya. “Sebab nantinya masih akan dipilah-pilah lagi dan keputusan finalnya kemungkinan baru akan dikeluarkan pada akhir tahun nanti.” (Rofiqi Hasan-Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.