Sabtu, 24 Februari 2018

PLN Gagal Mencapai Target Penurunan Susut Jaringan

Oleh :

Tempo.co

Selasa, 22 Juli 2003 10:41 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Perusahaan Listrik Negara (PLN) gagal menurunkan susut jaringan (losses) sampai 1 (satu) digit dalam perhitungan harga pokok penjualan (HPP) untuk tahun 2003. Pada 2002, tingkat susut jaringan mencapai 13,84 persen. Sedangkan pada 2003, susut jaringan diperkirakan mencapai 11,72 persen. Hal ini terungkap dalam rapat dengar pendapat antara PLN dengan Komisi Energi DPR, Rabu (5/2). Direktur PLN Eddie Widiono, losses disebabkan oleh adanya pertambahan beban karena semakin banyaknya pelanggan. Sementara, investasi untuk perluasan dan rehabilitasi terhambat oleh terbatasnya dana PLN, kata dia. Oleh karena itu, menurut Eddie, kenaikan tarif menjadi satu-satunya jalan bagi PLN untuk menambah investasi. Selain alasan tehnis, kata Eddie, losses juga disebabkan oleh alasan non tehnis. Diantaranya masalah administrasi dan pencurian listrik. Untuk kasus ini, menurut Eddie, PLN akan menjalin kerjasama dengan Kepolisian untuk pengamanan instalasi listrik dan menindak pencurian listrik. Sementara, anggota Komisi Energi DPR Yoseph Umar Hadi mengatakan, losses yang merugikan PLN ini dibebankan kepada tarif listrik. Karena itu, menurut dia, seharusnya PLN bisa mengurangi losses. Jadi jangan segala sesuatu jalan keluarnya melalui tarif, katanya. Dia juga menilai PLN tidak pernah melakukan shock terapi terhadap pencuri listrik. Padahal, menurut dia, PLN perlu melakukan hukuman kepada pencuri listrik itu. Sementara itu, dari hasil revaluasi aset, aset Perusahaan Listrik Negara (PLN) membengkak menjadi Rp 199,643 triliun. Sebelum dilakukan revaluasi, aset PLN hanya sebesar Rp 52 triliun. Hasil revaluasi ini, menurut Direktur Utama PLN Eddie Widiono, akan meningkatkan harga pokok penjualan (HPP) listrik. Meskipun demikian, Eddie menolak jika kenaikan HPP ini akan berakibat pada naiknya tarif dasar listrik. Tarif merupakan kebijakan pemerintah, sedangkan HPP adalah kebijakan perusahaan, katanya. Multazam --- TNR

     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Pentingnya Memilah Sampah Sesuai Jenisnya

    Pilahlah sampah sesuai jenisnya, sampah organik, anorganik, dan sampah lainnya.