Industri Grafika Ditargetkan Bisa Produksi Mesin Cetak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salah satu stan pencetakan gambar dengan mesin cetak digital berukuran besar pada pameran alat-alat percetakan All Print & Paper di Jakarta International Expo, Kemayoran, Rabu (20/8). Foto: Tempo/Imam Sukamto

    Salah satu stan pencetakan gambar dengan mesin cetak digital berukuran besar pada pameran alat-alat percetakan All Print & Paper di Jakarta International Expo, Kemayoran, Rabu (20/8). Foto: Tempo/Imam Sukamto

    TEMPO Interaktif, Surakarta - Ketua Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) Pusat Jimmy Juneanto berencana mendata ulang industri grafika di Indonesia. "Pendataan akan kami laksanakan tahun ini. Harapannya pertengahan tahun depan sudah selesai," katanya di Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (29/4).

    Pendataan bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian dan langsung memetakan klasifikasi industri grafika. "Hasil pendataan menjadi dasar bagi kami dan pemerintah dalam pengembangan industri grafika," tuturnya.

    Salah satu arah pengembangan adalah nantinya Indonesia mampu memproduksi mesin percetakan sendiri. Saat ini, menurut Jimmy, sebagian besar industri grafika mengimpor mesin percetakan dari Amerika Serikat, Jepang, Cina, dan India.

    Berdasarkan perkiraan kasar, kata Jimmy, sedikitnya terdapat 6.600 industri grafika di Indonesia. Sekitar 85 persen di antaranya berada di Pulau Jawa. "Sebenarnya kurang bagus kalau terkonsentrasi di satu tempat karena sebaiknya merata," katanya.

    Namun, angka yang jauh lebih besar dibeberkan Kementerian Perindustrian. Menurut Jimmy, berdasarkan data Kementerian ada sekitar 35 ribu industri di dalam negeri. "Belum termasuk yang kecil-kecil," tuturnya.

    UKKY PRIMARTANTYO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.