Selasa, 20 November 2018

Kunjungan ke Mal di Surakarta Mulai Meningkat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Surakarta - Masyarakat Surakarta mulai memadati pusat perbelanjaan modern untuk berbelanja kebutuhan berlebaran. Diperkirakan, tingkat kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan modern akan naik hingga dua kali lipat mulai sepekan menjelang Lebaran.

    "Peningkatan jumlah pengunjung terlihat sejak akhir pekan lalu," kata Deputi General Manager Solo Grand Mall, Ngatiman Wikrama. Menurut dia, jumlah pengunjung Solo Grand Mall pada akhir pekan lalu mencapai 24 ribu orang per hari.

    Menurut Ngatiman, rata-rata pengunjung pada hari biasa mencapai 16 ribu orang per hari. Tingkat kunjungan akan meningkat pada tiap akhir pekan, menjadi 18 ribu pengunjung tiap harinya. "Sehingga peningkatan pada akhir pecan lalu mencapai 30 persen," katanya. Sedangkan mulai pekan ini kunjungan masyarakat ke mal tersebut mencapai lebih dari 20 ribu orang pada hari biasa.

    Sedangkan para tenant penyewa gedung, kata Ngatiman, saat ini juga telah mempersiapkan diri untuk mempersiapkan kebutuhan untuk berlebaran. "Misalnya Hypermart, saat ini sudah mulai buka hingga tengah malam," katanya. Selain itu, para tenant juga telah mulai menghias kios yang disewanya dengan pernak-pernik lebaran.

    Juru bicara Solo Square, Eunike Martanti, juga mengakui jika jumlah kunjungan masyarakat ke Solo Square juga meningkat pada akhir pekan lalu. Hanya saja kunjungan pada hari biasa sudah kembali normal. "Di hari biasa kunjungan rata-rata mencapai 15 ribu orang," kata Eunike. Kebanyakan pengunjung mal tersebut berasal dari kalangan menengah ke atas.

    Menurut dia, saat ini masyarakat banyak berbelanja fesyen untuk kebutuhan Lebaran. Selain itu, produk makanan di supermarket yang berada di mall tersebut juga mulai banyak diburu pembeli. "Mulai pekan depan jumlah kunjungan bisa naik dua kali lipat," ucap Eunike.

    AHMAD RAFIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Sisi Gelap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

    Kasus pembunuhan Jamal Khasoggi yang diduga dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi membuat dunia menyorot empat sisi gelap Mohammed bin Salman.