Kamis, 22 Februari 2018

Ekspor RI Periode 2002 Tidak Akan Banyak Berubah

Oleh :

Tempo.co

Jumat, 11 Juli 2003 14:23 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Kepala Badan Pengembangan Ekspor Nasioal (BPEN) Gusmardi Bustami memprediksikan pada 2002, nilai ekpsor tidak mengalami perubahan yang signifikan. "Kemungkinan meningkat 3-5 persen," ujarnya kepada pers di sela-sela Halal Bihalal Departemen Perindustrian dan Perdagangan, di Jakarta, Jumat (4/1). Keadaan tersebut, disebabkan adanya resesi ekonomi global. Yang paling terpukul dengan adanya resesi adalah sektor elektronik. Ia mencontohkan, Philipina yang merupakan basis ekspor barang-barang elektronik mengalami penurunan cukup besar, begitu juga Malaysia. Dalam hal ini, kata dia, Indonesia lebih beruntung karena Indonesia tidak megandalkan barang elektronik. Bustami menjelaskan pemerintah akan berupaya secara terus-menerus agar dapat meningkatkan jumlah prosentase ekspornya ke pasar Amerika Serikat. Selama ini nilai share ekspor Indonesia di pasar AS di bawah satu persen. Ia melihat ada peluang untuk merambah pasar-pasar di luar Amerika seperti Afrika, Eropa Timur dan Timur Tengah.Disamping tetap menggali penambahan nilai share Amerika. Sedangkan target jumlah angka ekspor ke pasar Amerika, minimal akan seperti tahun 2000, yakni sebesar US$ 8,5 miliar. Pada 2002 ini, kata dia, ada 16 produk unggulan yang masih tetap dipertahanka. Karena merekalah yang menyumbang nilai ekspor terbesar selama 2000. Ia menjelaskan barang-barang ekspor seperti garmen, sepatu, mainan, produk rumah tangga dan forniture akan mengalami peningkatan permintaan. Sampai saat ini tujuan ekspor Indonesia masih didominasi ke Amerika, Eropa, Jepang, Asean. Dominasi itu disebabkan oleh keterkaitan tradisional yang sudah ada sehingga pemerintah berupaya mencari tambahan pasar di negara-negara lain. Karena itu Bustami berharap, stabilisasi keamanan politik Indonesia dapat mendorong pengusaha Indonesia untuk dapat memproduksi barang-barang besar untuk diekspor. (Istiqomatul Hayati-Tempo News Room)

     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Inilah Wakanda dan Lokasi Film Black Panther Buatan Marvel

    Marvel membangun Wakanda, negeri khayalan di film Black Panther, di timur pantai Danau Victoria di Uganda. Sisanya di berbagai belahan dunia.