Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Tolak Proses Penerbitan Obligasi Daerah, Bey Machmudin Minta Diputuskan saat Gubernur Definitif

image-gnews
Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin. ANTARA/Ricky Prayoga
Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin. ANTARA/Ricky Prayoga
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menolak memproses rencana penerbitan obligasi daerah. “Obligasi daerah selama saya menjabat tidak perlu, karena saya tidak mau," kata dia dalam keterangannya, Jumat, 21 Juni 2024.

Bey meminta rencana tersebut diputuskan saat gubernur Jawa Barat terpilih. "Jadi saya bilang obligasi jangan pada periode saya, silakan pada Gubernur definitif," kata dia.

Ia mengatakan obligasi daerah yang merupakan pinjaman daerah jangka menengah dan panjang yang bersumber dari masyarakat sehingga perlu diperhatikan peruntukkannya.

Obligasi daerah harus dipakai sebesar-besarnya untuk membiayai kegiatan sektor publik. Obligasi daerah juga harus memberikan pemanfaatan bagi masyarakat yang menjadi urusan pemerintah provinsi Jawa Barat.

Ia berharap agar obligasi daerah dipertimbangkan dengan matang agar tidak membebani anggaran pemerintah provinsi. Biaya yang menjadi beban penerbitan obligasi daerah tersebut di antaranya biaya bunga, biaya penjualan, serta biaya administrasi.

"Saya bilang mohon diperhatikan betul jangan sampai membebani Pemerintah Provinsi ke depan, dan peruntukkannya untuk apa itu harus sangat (secara) keekonomiannya harus betul," kata dia.

Catatan Tempo, pemerintah provinsi Jawa Barat menjadi satu-satunya pemerintah daerah yang dinilai pemerintah paling siap menerbitkan obligasi daerah. Rencananya penerbitan obligasi daerah tersebut sudah menjadi rencana lama pemerintah provinsi Jawa Barat.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Di zaman Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, obligasi daerah diproyeksikan menjadi salah satu rencana sumber pendanaan pemerintah provinsi. Jawa Barat juga menjadi pilot project penerbitan obligasi daerah.

“Jabar dianggap manajemen keuangannya sangat baik maka akan dijadikan pilot project untuk mempercepat pembangunan melalui sumber pendanaan obligasi daerah konvensional atau syariah yaitu sukuk," kata Ridwan Kamil, pada 3 Juli 2023.

Saat itu Ridwan Kamil beralasan APBD hanya mampu membiayai 10 persen dari kebutuhan pembangunan Jawa Barat.

Ia menyebut Jabar membutuhkan dana sebesar Rp800 triliun untuk mengejar mimpi infrastruktur yang sangat paripurna. Sedangkan dalam 5 tahun pembangunan infrastruktur hanya sanggup Rp50 triliun.

"Kebutuhan pembangunan Jabar itu Rp800 triliun, dalam 5 tahun infrastruktur kita hanya sanggup Rp 50 triliun. Jadi butuh 80 tahun untuk mengejar sebuah mimpi infrastrukturnya menjadi sangat paripurna," tuturnya.

Pilihan EditorBP Tapera Sebut 80 Persen Dana Pengelolaan Ditempatkan di Obligasi Negara Termasuk SUN, Ini Artinya

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pengamat: Ridwan Kamil Lebih Aman Maju di Pilgub Jawa Barat

5 menit lalu

Kurator IKN Ridwan Kamil saat diwawancarai usai mengunjungi ANTARA Heritage Center, Jakarta, Jumat 12 Juli 2024. ANTARA/Rio Feisal
Pengamat: Ridwan Kamil Lebih Aman Maju di Pilgub Jawa Barat

Ridwan Kamil menjadi figur yang memiliki tingkat elektabilitas paling tinggi dengan capaian 50,6 persen versi sigi SMRC.


Sigi Duet Ridwan Kamil-Ono Surono Melejit di Jawa Barat, PDIP Optimistis Koalisi dengan Golkar

2 jam lalu

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono (dua kiri) saat jumpa pers hari kedua Rakernas V PDIP di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta, Sabtu 25 Mei 2024. ANTARA/HO-PDIP
Sigi Duet Ridwan Kamil-Ono Surono Melejit di Jawa Barat, PDIP Optimistis Koalisi dengan Golkar

PDIP Ingin menyandingkan Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono sebagai bakal calon pendamping Ridwan Kamil di Pilgub Jawa Barat.


Deretan Komentar Projo Mengenai Pilkada 2024

3 jam lalu

Ketua Badan Pemenangan Pilpres Projo Panel Barus (tengah) menjawab pertanyaan awak media pada konferensi pers Rakernas VI Projo di Jakarta, Kamis (12/10/2023). ANTARA/Uyu Septiyati Liman.
Deretan Komentar Projo Mengenai Pilkada 2024

DPP Projo menilai Ridwan Kamil masih menjadi lawan yang setimpal untuk Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024


Pengamat Nilai Golkar Mau Usung Jusuf Hamka untuk Batalkan Pencalonan Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta

3 jam lalu

Pengusaha Jusuf Hamka memberikan keterangan usai bertemu Pakar Hukum Tata Negara Mahfud Md di Kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 13 Juli 2024. Tempo/Adil Al Hasan
Pengamat Nilai Golkar Mau Usung Jusuf Hamka untuk Batalkan Pencalonan Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta

Ridwan Kamil menjadi sosok yang digadang-gadang akan maju di Pilgub Jakarta sebelum nama Jusuf Hamka mencuat.


Prediksi Cuaca Sepekan Jawa Barat, Hujan Ringan Masih Berpotensi di Musim Kemarau

4 jam lalu

Ilustrasi hujan. Pexels/Bibhukalyan
Prediksi Cuaca Sepekan Jawa Barat, Hujan Ringan Masih Berpotensi di Musim Kemarau

Terdapat beberapa faktor yang berpengaruh terhadap pembentukan awan serta terjadinya hujan di sebagian wilayah Jawa Barat.


Ridwan Kamil: Elektabilitas Pilkada 2024 hingga Mengikuti Keputusan Partai

4 jam lalu

Kurator IKN Ridwan Kamil saat diwawancarai usai mengunjungi ANTARA Heritage Center, Jakarta, Jumat 12 Juli 2024. ANTARA/Rio Feisal
Ridwan Kamil: Elektabilitas Pilkada 2024 hingga Mengikuti Keputusan Partai

Ridwan Kamil masih jadi bakal calon terkuat di bursa Pilkada Jabar 2024, menurut survei SMRC


Survei SMRC Sebut Elektabilitas Ridwan Kamil Tertinggi di Jawa Barat, PAN Harap Kadernya Bisa Jadi Cawagub

6 jam lalu

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kiri) bersama Wali Kota Bogor Bima Arya (kanan) berswafoto dengan warga saat meninjau pembangunan jembatan Otista, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat 21 Juli 2023. Kunjungan kerja Gubernur Jawa Barat di Kota Bogor tersebut dilakukan untuk meninjau pembangunan yang menggunakan anggaran berasal dari bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah
Survei SMRC Sebut Elektabilitas Ridwan Kamil Tertinggi di Jawa Barat, PAN Harap Kadernya Bisa Jadi Cawagub

Survei SMRC menyebut nama Ridwan Kamil menjadi figur yang memiliki tingkat elektabilitas paling tinggi di Pilgub Jabar.


Saat Projo Sebut Ridwan Kamil Lawan Sebanding bagi Anies Baswedan di Pilgub Jakarta

22 jam lalu

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengendarai motor vespa klasik saat meninggalkan kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, 18 Januari 2023. Usai diumumkan bergabung menjadi kader Partai Golkar, Ridwan Kamil mengendarai motor vespa klasik meninggalkan kantor DPP Partai Golkar. TEMPO/M Taufan Rengganis
Saat Projo Sebut Ridwan Kamil Lawan Sebanding bagi Anies Baswedan di Pilgub Jakarta

Projo menilai Ridwan Kamil telah menunjukkan kinerja baik selama menjabat Gubernur Jawa Barat.


Soal Pembangunan Kawasan Inti IKN, Ridwan Kamil: Insyaallah Selesai Agustus

23 jam lalu

Kurator IKN Ridwan Kamil saat diwawancarai usai mengunjungi ANTARA Heritage Center, Jakarta, Jumat 12 Juli 2024. ANTARA/Rio Feisal
Soal Pembangunan Kawasan Inti IKN, Ridwan Kamil: Insyaallah Selesai Agustus

Ridwan Kamil mengatakan penyediaan air ke kawasan inti IKN diperkirakan selesai dalam sebulan.


Survei SMRC Ungkap Elektabilitas Ridwan Kamil Terkuat di Pilgub Jabar, Siapa Saja Pesaingnya?

23 jam lalu

Wakil Ketua Umum Bidang Penggalangan Pemilih dan co-chair Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar Ridwan Kamil usai mengikuti Rakernas di DPP Golkar, Jakarta Barat, Ahad, 4 Juni 2023. TEMPO/M Julnis Firmansyah
Survei SMRC Ungkap Elektabilitas Ridwan Kamil Terkuat di Pilgub Jabar, Siapa Saja Pesaingnya?

SMRC mengatakan capaian elektabilitas itu bisa membuat Ridwan Kamil menang meyakinkan di Pilkada Jawa Barat.