Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ahli Waris Bung Hatta Tuding Staf Khusus Menkeu Bajak Buku, akan Tuntut Secara Hukum?

Reporter

Editor

Aisha Shaidra

image-gnews
Yustinus Prastowo, Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis dalam diskusi Ngobrol @Tempo bertajuk
Yustinus Prastowo, Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis dalam diskusi Ngobrol @Tempo bertajuk "Menemukan Jalan Subsidi BBM Tepat Sasaran" di Gedung Tempo, Jakarta pada Selasa, 30 Agustus 2022. (Foto: Norman Senjaya)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta -Yustinus Prastowo tak menduga hasil mendigitalisasi buku karya Mohammad Hatta alias Bung Hatta berjudul "Ajaran Marx atau Kepintaran Sang Murid Membeo?” dituding membajak karya. Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus mengaku tak ada maksud untuk membajak. 

Buku dengan tebal 44 halaman itu berisi catatan Bung Hatta tentang pemikiran ekonom asal Jerman Karl Marx. Catatan Hatta tentang Karl Marx juga menyoroti para pengikut ekonom itu yang dijuluki Marxis. “Saya tidak punya maksud lain kecuali karya Bung Hatta yang sangat penting ini dapat dibaca oleh publik,” kata Prastowo di akun X-nya pada Senin, 10 Juni 2024. 

Peristiwa ini bermula saat Yustinus dalam unggahan pribadinya di akun X @Prastow pada 1 Juni 2024 mengaku telah rampung mendigitalisasi buku karya Bung Hatta itu. Buku dengan kaver berwarna oranye itu juga terpacak dalam unggahan Prastowo. 

Dia juga menawarkan kepada khalayak yang berminat untuk mengunduh buku digital itu.  “Saya sudah selesai mendigitalisasi buku Bung Hatta, silakan diunduh atau klik tautan ini untuk membaca,” kata Prastowo. 

Satu pekan unggahan itu mengapung di jagat maya, protes datang dari akun X @podunqualified. Akun ini mengatasnamakan Ibu Halida Hatta atau ahli waris Bung Hatta. “Kami diberi amanat oleh Ibu Halida Hatta untuk menyampaikan kekecewaan ahli waris Bung Hatta kepada Bapak Prastowo atas pembajakan tulisan Bung Hatta di bawah ini; walau sudah di-take down, tetap bisa dituntut secara hukum,” kata akun X @podunqualified pada 9 Juni 2024. 

Selain itu, @podunqualified menyebut tak pernah semena-mena menyebarkan karya Bung Hatta meski berstatus ahli waris. Dia menyebut keluarga Bung Hatta mentaati copyright memoir yang diterbitkan pada 1978 oleh Tinta Mas sebelum diterbitkan kembali oleh Gramedia. “Tidak pernah semena-mena menyebarkan menyebarkan hanya karena kami ahli waris, walau kami sadar betul Ayah (Bung Hatta) kami milik publik,” kata dia.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Mendapat protes itu, Yustinus mengaku menyesali perbuatannya. Dia mengklaim tak punya maksud untuk membajak buku karya Wakil Presiden RI pertama itu. “Dari lubuk hati terdalam saya memohon maaf kepada keluarga Bung Hatta atas kejadian ini,” kata Prastowo di akun X-nya pada Senin, 10 Juni 2024. 

Dia menyebut langkahnya mendigitalisasi buku Bung Hatta itu lantaran permintaan dari koleganya. Alasannya, buku yang disebut langka itu dijual dengan harga tinggi di pasaran. “Sebelumnya banyak rekan yang mendorong untuk didigitalkan. Buku langka ini dijual dengan harga cukup tinggi di pasar buku lawas,” kata Prastowo.

Tak hanya itu, dia menyebut tak mengkomersialisasi hasil digitalisasi buku itu. Dia menyebut sikapnya itu bagian dari komitmen untuk mendukung literasi. “Semata untuk pendidikan publik. Saya juga memohon maaf kepada LP3ES karena tidak aware bahwa isi buku ini diterbitkan ulang sebagai bagian buku Karya Lengkap Bung Hatta (2018). Saya sendiri memiliki buku ini meski belum seluruh isi kami cek,” kata dia. 

Selain itu, dia juga sudah menghapus dokumen digital buku Bung Hatta itu. Prastowo menyebut akan mempertanggungjawabkan tindak tanduknya itu. “Sebagai warga negara yang patuh pada hukum, tentu saya siap dengan segala konsekuensi yang timbul dari peristiwa ini. Ini adalah murni tanggung jawab saya pribadi,” kata dia. 

ADIL AL HASAN

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Jokowi 4 Kali Reshuffle Kabinet Dalam Setahun Terakhir

2 hari lalu

Thomas Djiwandono, Sudaryono, dan Yuliot Tanjung dilantik sebagai Wakil Menteri oleh Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 18 Juli 2024. TEMPO/Daniel A. Fajri
Jokowi 4 Kali Reshuffle Kabinet Dalam Setahun Terakhir

Presiden Jokowi total 4 kali membongkar pasang kursi menteri alias reshuffle kabinet dalam kurun setahun terakhir.


Netizen Bandingkan Koleksi Gibran dengan Bung Hatta: Mainan Vs Buku

3 hari lalu

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengemasi barang miliknya di meja kerja Balai Kota Solo usai mengajukan surat pengunduran diri ke DPRD Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa, 16 Juli 2024. Gibran mengajukan surat pengunduran diri dari jabatan Wali Kota Solo setelah dirinya ditetapkan KPU sebagai Wakil Presiden terpilih pada Pemilu 2024 dan akan dilantik pada 20 Oktober 2024. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
Netizen Bandingkan Koleksi Gibran dengan Bung Hatta: Mainan Vs Buku

Gibran Rakabuming Raka menjadi sorotan karena mengoleksi mainan di ruang kerja Wali Kota Solo. Dibandingkan dengan Bung Hatta yang koleksi buku.


Nama Thomas Djiwandono Berkibar Pengganti Sri Mulyani Pasca Jadi Wamenkeu II

3 hari lalu

Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) dan Wakil Menteri Keuangan II Thomas Djiwandono (kedua kanan) bersiap menyampaikan keterangan kepada wartawan di Kompleks Kemenkeu, Jakarta, Kamis, 18 Juli 2024. Thomas merupakan keponakan dari Menteri Pertahanan (Menhan) yang juga Presiden RI terpilih hasil Pilpres 2024. ANTARA/Aditya Pradana Putra
Nama Thomas Djiwandono Berkibar Pengganti Sri Mulyani Pasca Jadi Wamenkeu II

Sekjen FITRA menduga kedudukan Thomas Djiwandono sebagai Wamenkeu II akan dipertahankan hingga pemerintahan periode berikutnya yaitu pamannya.


Fakta-fakta Menarik Jokowi Reshuffle Kabinet Jelang Pemerintahannya Rampung 20 Oktober

3 hari lalu

Wamen Investasi Yuliot Tanjung, Wakil Menteri Keuangan II Thomas Djiwandono, dan Wamen Pertanian Sudaryono setelah pelantikan di Istana Negara Jakarta, Kamis (18/7/2024). ANTARA/Yashinta Difa
Fakta-fakta Menarik Jokowi Reshuffle Kabinet Jelang Pemerintahannya Rampung 20 Oktober

Dua jabatan Wamen baru yang ditambahkan Jokowi dalam reshuffle kabinet yaitu Wakil Menteri Keuangan II atau Wamenkeu II dan Wakil Menteri Investasi.


Selain Keponakan Presiden, Bekal Apa yang Dimiliki Thomas Djiwandono untuk Jadi Menkeu?

3 hari lalu

Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) dan Wakil Menteri Keuangan II Thomas Djiwandono (kedua kanan) bersiap menyampaikan keterangan kepada wartawan di Kompleks Kemenkeu, Jakarta, Kamis, 18 Juli 2024. Thomas merupakan keponakan dari Menteri Pertahanan (Menhan) yang juga Presiden RI terpilih hasil Pilpres 2024. ANTARA/Aditya Pradana Putra
Selain Keponakan Presiden, Bekal Apa yang Dimiliki Thomas Djiwandono untuk Jadi Menkeu?

Pengangkatan Thomas Djiwandono sebagai wakil menteri dinilai sebagai ajang magang dia sebelum menjadi menteri keuangan.


Mengenal Lebih Dekat Thomas Djiwandono, Keponakan Prabowo yang Dilantik Jadi Wamenkeu II

3 hari lalu

Thomas Djiwandono saat dilantik menjadi Wakil Menteri Keuangan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Kamis 18 Juli 2024. Thomas Djiwandono merupakan Bendahara Umum Partai Gerindra sejak 2014. Tommy mengisi Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang dipimpin Sufmi Dasco Ahmad menjelang pergantian Pemerintah Jokowi. TEMPO/Subekti.
Mengenal Lebih Dekat Thomas Djiwandono, Keponakan Prabowo yang Dilantik Jadi Wamenkeu II

Thomas Djiwandono (Tommy) adalah putra dari Soedradjad Djiwandono dan Biantiningsih Miderawati. Keluarganya berlatar belakang kuat di sektor perbankan


Meneropong Kabar Calon Menteri Keuangan di Kabinet Prabowo

3 hari lalu

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bersama anggota bidang keuangan Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Pemerintahan Thomas Djiwandono (kedua kanan) di Jakarta, Senin 24 Juni 2024. Thomas Djiwandono itu sendiri merupakan keponakan dari presiden terpilih, Prabowo Subianto. TEMPO/Tony Hartawan
Meneropong Kabar Calon Menteri Keuangan di Kabinet Prabowo

Dradjad Wibowo menegaskan presiden terpilih Prabowo Subianto pasti akan memilih sosok terbaik di kabinet Prabowo. Ini kabar calon nama Menkeu baru.


Harga Obat 5 Kali Lipat Lebih Mahal dari Malaysia, Menkes Budi Sebut Sejumlah Faktor Penyebabnya

4 hari lalu

Ilustrasi pembuatan obat di pabrik. Shutterstock
Harga Obat 5 Kali Lipat Lebih Mahal dari Malaysia, Menkes Budi Sebut Sejumlah Faktor Penyebabnya

Menteri Kesehatan Budi Gunadi menyebut ada beberapa faktor yang menyebabkan harga obat di Indonesia bisa lima kali lipat lebih mahal dari Malaysia.


12 Juli Hari Koperasi Indonesia, Peran Penting R. Aria Wiraatmadja dan Bung Hatta

10 hari lalu

Bung Hatta atau Mohammad Hatta. Wikipedia
12 Juli Hari Koperasi Indonesia, Peran Penting R. Aria Wiraatmadja dan Bung Hatta

Hari Koperasi Indonesia tak bisa dipisahkan dari jasa R. Wiraatmadja dan Bung Hatta. Ini peran besar keduanya membangun koperasi di Indonesia.


Fakta-fakta Rupiah Melemah Terhadap US Dollar Belakangan Ini

29 hari lalu

Ilustrasi penukaran mata uang asing dan nilai Rupiah.  Tempo/Tony Hartawan
Fakta-fakta Rupiah Melemah Terhadap US Dollar Belakangan Ini

Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS. Hal ini dinilai berdampak pada banyak hal.