Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Begini Fasilitas Layanan KRIS Pengganti Kelas BPJS Kesehatan

Reporter

Editor

Laili Ira

image-gnews
Iklan

TEMPO.CO, JakartaPresiden Joko Widodo atau Jokowi resmi mengganti kelas 1, 2, dan 3 program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan menjadi sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). 

Keputusan itu tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga Atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. 

Dalam beleid yang diteken pada Rabu, 8 Mei 2024 itu, disebutkan bahwa penerapan KRIS secara menyeluruh pada fasilitas ruang perawatan di pelayanan rawat inap rumah sakit di seluruh Indonesia yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan paling lambat pada 30 Juni 2025. 

Lantas, bagaimana fasilitas layanan KRIS BPJS Kesehatan? Berikut ini informasinya untuk Anda.

Fasilitas Layanan KRIS

Direktur Utama (Dirut) BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengatakan kebijakan penerapan sistem KRIS bukan berarti menghapus kelas 1, 2, dan 3. Namun, KRIS menggunakan standar fasilitas layanan yang terdiri dari 12 kriteria. 

“Bukan kelas dihapus, bukan begitu, bahwa terdapat kelas rawat inap standar dengan 12 kriteria untuk peserta BPJS Kesehatan. Sebagaimana sumpah dokter, maka tidak boleh ada perbedaan pemberian pelayanan medis atas dasar suku, agama, status sosial, atau tarif iurannya,” kata Ali saat dihubungi Tempo, pada Senin, 13 Mei 2024. 

Dia menuturkan, peserta yang hendak memperoleh perawatan dengan kelas yang lebih tinggi itu diperbolehkan. “Apabila ingin dirawat dengan kelas yang meningkat, diperbolehkan,” ucapnya. 

Perpres Jaminan Kesehatan terbaru itu, kata dia, merupakan masalah perawatan non-medis. “Betul, ada kelas standar, ada kelas 2, 1, dan VIP, tetapi ini sekali lagi masalah non-medis,” ujar Ali. 

Melalui Perpres yang sama, pemerintah mengatur bahwa kriteria fasilitas ruang perawatan pada pelayanan rawat inap rumah sakit berdasarkan KRIS terdiri atas 12 kriteria. 

Kriteria yang dimaksud adalah komponen bangunan yang digunakan tidak boleh mempunyai tingkat porositas tinggi, pencahayaan ruangan, keberadaan ventilasi udara, kelengkapan tempat tidur, dan temperatur ruangan. 

Kemudian, penyedia fasilitas layanan ruang rawat inap juga perlu membagi ruang rawat berdasarkan jenis kelamin, anak atau dewasa, dan penyakit infeksi atau non-infeksi. Pertimbangan kepadatan ruang rawat dan kualitas tempat tidur juga harus diperhatikan. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Selain itu, penyediaan tirai atau partisi antartempat tidur, menyediakan outlet oksigen, dan kamar mandi dalam ruangan rawat inap yang memenuhi aspek aksesibilitas juga diperlukan. 

“Penerapan fasilitas ruang perawatan pada pelayanan rawat inap berdasarkan Kelas Rawat Inap Standar sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak berlaku untuk: a. pelayanan rawat inap untuk bayi atau perinatologi; b. perawatan intensif; c. pelayanan rawat inap untuk pasien jiwa; dan ruang perawatan yang mempunyai fasilitas khusus,” bunyi Pasal 46A ayat (2) Perpres Nomor 59 Tahun 2024. 

Daftar Pelayanan Kesehatan yang Dijamin BPJS Kesehatan Terbaru

Melalui beleid yang sama, pemerintah juga mengatur jenis pelayanan kesehatan yang ditanggung BPJS Kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL), termasuk salah satunya pelayanan promotif dan preventif perorangan. 

Pelayanan promotif dan preventif perorangan yang dimaksud adalah penyuluhan kesehatan, imunisasi rutin, keluarga berencana (KB), skrining riwayat kesehatan dan pelayanan penapisan atau skrining kesehatan tertentu, serta peningkatan kesehatan bagi peserta penderita penyakit kronis. 

Untuk jenis pelayanan penapisan atau skrining kesehatan tertentu meliputi diabetes melitus, hipertensi, stroke, ischaemic heart disease, kanker payudara, kanker leher rahim atau serviks, anemia remaja putri, tuberkulosis (TBC), hepatitis, paru obstruktif kronis, talasemia, kanker paru, kanker usus, dan hipotiroid kongenital

Perpres Jaminan Kesehatan terbaru juga menyebutkan bahwa peserta dapat meningkatkan perawatan yang lebih tinggi dari haknya dengan mengikuti asuransi tambahan atau membayar selisih antara biaya yang dijamin BPJS Kesehatan dengan biaya yang harus dibayar lantaran peningkatan pelayanan. 

“Selisih antara biaya yang dijamin oleh BPJS Kesehatan dengan biaya yang disebabkan oleh peningkatan pelayanan dapat dibayarkan oleh: a. peserta yang bersangkutan; b. pemberi kerja; atau c. asuransi kesehatan tambahan,” seperti dikutip dari Perpres Nomor 59 Tahun 2024. 

MELYNDA DWI PUSPITA 

Pilihan Editor: Jokowi Menghapus Sistem Kelas BPJS Kesehatan, Dipertanyakan YLKI hingga Ditanggapi Direktur BPJS

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Bioetanol Jadi Alternatif Pengganti BBM Bersubsidi, Disebut Rendah Sulfur Mampu Kurangi Polusi Udara

1 hari lalu

PT Pertamina (Persero) telah resmi memasarkan Pertamax Green 95 sejak Senin, 24 Juli 2023. Produk Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis baru itu merupakan hasil pencampuran Pertamax dengan Bioetanol sebesar 5 persen (E5). Perpaduan ini menghasilkan produk baru yang diklaim memiliki Research Octane Number (RON) sebesar 95. TEMPO/Tony Hartawan
Bioetanol Jadi Alternatif Pengganti BBM Bersubsidi, Disebut Rendah Sulfur Mampu Kurangi Polusi Udara

Pemerintah berencana lakukan pembatasan BBM bersubsidi serta mendorong penggunaan bioetanol sebagai alternatif pengganti bensin.


10 Negara dengan Fasilitas Kesehatan Terbaik, Korea Selatan Termasuk

4 hari lalu

Negara dengan fasilitas kesehatan terbaik. Foto: Canva
10 Negara dengan Fasilitas Kesehatan Terbaik, Korea Selatan Termasuk

Ada 10 negara di dunia yang memiliki fasilitas kesehatan terbaik sehingga bisa menunjang keselamatan dan kesejahteraan warga negaranya.


Banyak PHK, Cek Cara Pencairan BPJS Ketenagakerjaan

7 hari lalu

Kantor Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan. Dok. BPJS Ketenagakerjaan
Banyak PHK, Cek Cara Pencairan BPJS Ketenagakerjaan

Kemnaker melaporkan sebanyak 27.222 pekerja mengalami PHK pada periode Januari-Mei 2024. Ketahui cara pencairan JKP BPJS Ketenagakerjaan.


10 Manfaat Utama BPJS Kesehatan untuk Masyarakat Indonesia

7 hari lalu

10 Manfaat Utama BPJS Kesehatan untuk Masyarakat Indonesia

Ketahui manfaat utama BPJS Kesehatan untuk masyarakat. Di antaranya iuran terjangkau, layanan kesehatan lengkap, hingga mengcover penyakit kronis.


Tingkatkan Layanan JKN, BPJS Luncurkan Inovasi Frista

9 hari lalu

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti 
saat peluncuran inovasi digital Face Recognition BPJS Kesehatan (FRISTA), Senin 8 Juli 2024.
Tingkatkan Layanan JKN, BPJS Luncurkan Inovasi Frista

BPJS Kesehatan meluncurkan inovasi digital terbaru, Face Recognition BPJS Kesehatan (Frista), pada Senin, 8 Juli 2024.


Kisah Dini, Bidan di Desa Terpencil Uzuzozo NTT yang Berantas Stunting dan Selamatkan Ibu Hamil

9 hari lalu

Theresia Dwiaudina, bidan di Desa Uzuzozo NTT. TEMPO/ Abul Ala Maududi Ilhamda.
Kisah Dini, Bidan di Desa Terpencil Uzuzozo NTT yang Berantas Stunting dan Selamatkan Ibu Hamil

Kisah Dini, bidan di desa terpencil Uzuzozo NTT yang gigih membantu ibu-ibu hamil serta memberantas stunting.


Pemkab Puncak Jaya Terima Piagam Penghargaan Jamkesda Terbaik 2024

13 hari lalu

Foto bersama Pj Bupati Puncak Jaya Tumiran dan perwakilan BPJS dan Dinas Kesehatan usai penyerahan penghargaan di Puncak Jaya, Senin 1 Juli 2024. Dok. Kabupaten Puncak Jaya.
Pemkab Puncak Jaya Terima Piagam Penghargaan Jamkesda Terbaik 2024

Pj Bupati Puncak Jaya, Tumiran, mewakili BPJS menyerahkan langsung penghargaan tersebut kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Puncak Jaya.


Jokowi Akan Beri Bantuan Pompa dan Tinjau Rumah Sakit di Sulsel Hari Ini

13 hari lalu

Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat peresmian pabrik baterai kendaraan listrik  PT Hyundai LG Industry (HLI) Green Power di Karawang, Jawa Barat, Rabu, 3 Juli 2024. Pabrik sel baterai kendaraan listrik terbesar di Asia Tenggara itu dibangun oleh konsorsium perusahaan asal Korea Selatan Hyundai dan LG dengan total investasi senilai Rp160 triliun yang akan diselesaikan secara bertahap. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Jokowi Akan Beri Bantuan Pompa dan Tinjau Rumah Sakit di Sulsel Hari Ini

Presiden Jokowi akan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Selatan, pada hari ini.


Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan Online via BRImo, Livin Mandiri hingga myBCA

14 hari lalu

Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan Online via BRImo, Livin Mandiri hingga myBCA

Peserta program JKN-KIS Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan dapat membayar iuran bulanan secara daring (online).


PMI Manufaktur Juni Turun, Indef: Jika Rupiah Terdepresiasi, Kapasitas Pabrik Tak Akan Ditambah

15 hari lalu

Ilustrasi pabrik sepatu. REUTERS
PMI Manufaktur Juni Turun, Indef: Jika Rupiah Terdepresiasi, Kapasitas Pabrik Tak Akan Ditambah

PMI Manufaktur Indonesia pada Juni 2024 berada di level 50,7 atau turun dari bulan sebelumnya di posisi 52,1. Industri manufaktur sedang goyah