Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ekonom Celios Beberkan Tantangan Indonesia Menjadi Negara Maju pada 2045, Apa Saja?

image-gnews
Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira usai diskusi mengenai hasil survei persepsi publik terhadap JETP di Jakarta, Rabu, 5 Juni 2023.  TEMPO/Amelia Rahima Sari.
Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira usai diskusi mengenai hasil survei persepsi publik terhadap JETP di Jakarta, Rabu, 5 Juni 2023. TEMPO/Amelia Rahima Sari.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Ekonom sekaligus Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira mengatakan transformsi Indonesia dari negara berkembang menjadi negara maju pada 2045  membutuhkan proses panjang. Ada sederet tantangan yang mesti dilalui. 

"Seekarang Indonesia masuk upper middle income country (negara berpendapatan menengah ke atas). Lompatan dari lower  ke upper lebih mudah daripada upper ke higher income atau menjadi negara maju," kata Bhima kepada Tempo, Kamis malam, 13 Juli 2023.  "Butuh waktu lama. Bahkan bisa jadi target 2045 meleset.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, pernah menyampaikan bahwa visi Indonesia emas 25 adalah negara Nusantara  berdaulat, maju, dan berkelanjutan. Suharso pun berharap pendapatan per kapita Indonesia sudah setara negara maju. Dia menargetkan nominal US$ 30.300 per kapita pada 2045 atau US$ 21.000 pada 2037.

Pertumbuhan ekonomi pun menjadi tantangan yang harus bisa dijawab. Menurut Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas, Amalia Adiniggar Widyasanti, pertumbuhan ekonomi Indonesia harus mencapai 6 hingga 7 persen sebelum 2045. Dengan capaian itu Indonesia bisa keluar dari middle income trap, yakni keadaan ketika negara berhasil mencapai tingkat pendapatan menengah tetapi tidak dapat keluar.

Bhima lantas membeberkan sejumalah tantangan yang menghadang Indonesia untuk menggapai cita-cita tersebut. Pertama, bonus demografi. Jika tidak dimanfaatkan dengan baik, pendapatan per kapita Indonesia akan tetap kecil. Kedua, ketersediaan lapangan kerja, kemampuan tenaga kerja, dan aspek lain yang menyangkut sumber daya manusia (SDM).

“Fenomena yang dikhawatirkan adalah kita terlalu cepat deindustrialisasi dini, sebelum lepas landas menjadi negara maju,” ujar Bhima kepada Tempo, Kamis, 13 Juli 2023.

Ketiga, eksploitasi sumber daya alam (SDA). Cukup riskan jika Indonesia terus bergantung pada SDA. “SDA akan habis. Harganya juga fluktuatif.”

Keempat, tantangan dalam inovasi dan digitalisasi. Hal ini yang membuat penyerapan tenaga kerja masih sedikit. Malah, tidak sedikit talenta digital Indonesia yang akhirnya bekerja di perusahaan digital di luar negeri. “Ini ancaman serius bagi kualitas ekonomi kita ke depan.

Di sisi lain, Indonesia mengalami banjir produk impor karena Indonesia masih dipersepsikan sebagai pasar. Jika tidak bisa mengelola digitalisasi dengan baik, kata Bhima, barang impor murah dari Cina akan terus datang ke Indonesia.

Tantangan selanjutnya, soal jaring pengaman sosial yang rendah. Jika besarannya hanya 2,3 persen dari PDB, jaring pengaman sosial, termasuk bantuan sosial dan subsidi, sulit mengangkat orang miskin keluar dari garis kemiskinan. Walhasil, ketimpangan sosial bisa menjadi lebar.

Terakhir, hilirisasi yang berpotensi blunder. Hal ini ketika Indonesia mendorong hilirisasi di sektor fosil. Misalnya, gasifikasi batu bara. Sedangkan Indonesia memiliki arah tujuan net zero emission (NZE) pada 2060. “Akhirnya menjadi kontradiktif dan akan sulit mencari pembiayan jangka panjang,” kata Bhima.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Bos OJK Jelaskan Manfaat Riset Lebih Besar Dibanding Biayanya

4 hari lalu

Tangkapan virtual Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Agustus 2023, di Jakarta, Selasa 5 September 2023. ANTARA/M. Baqir Idrus Alatas
Bos OJK Jelaskan Manfaat Riset Lebih Besar Dibanding Biayanya

Bos OJK menegaskan pentingnya riset dalam sebuah negara.


5 Ciri Negara Maju beserta Contohnya

11 hari lalu

Selain pendapatan per kapita, ada beberapa ciri lain yang membedakan negara maju dengan negara berkembang. Berikut informasinya. Foto: Pxfuel
5 Ciri Negara Maju beserta Contohnya

Selain pendapatan per kapita, ada beberapa ciri lain yang membedakan negara maju dengan negara berkembang. Berikut informasinya.


Sri Mulyani Menyitir Pernyataan Mantan Sekjen PBB Kofi Annan: Korupsi Musuh Utama Negara untuk Maju

16 hari lalu

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berbicara dalam pertemuan menteri keuangan dan gubernur bank sentral G20 di Gujarat, India, Ahad, 16 Juli 2023 (Sumber: Instagram @smindrawati)
Sri Mulyani Menyitir Pernyataan Mantan Sekjen PBB Kofi Annan: Korupsi Musuh Utama Negara untuk Maju

Sri Mulyani mengatakan salah satu ciri-ciri negara maju adalah mampu menekan dan mengubah korupsi, sehingga bukan jadi faktor erosi kemajuan negara.


Asean Minta Implementasi Tax Minimum Global Dikaji Ulang, Ini Sebabnya

41 hari lalu

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia saat merespon soal namanya muncul sebagai kandidat Ketum Partai Golkar menggantikan Airlangga Hartarto di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis, 13 Juli 2023. TEMPO/M Julnis Firmansyah
Asean Minta Implementasi Tax Minimum Global Dikaji Ulang, Ini Sebabnya

Asean menilai penerapan tax minimum global belum apple to apple antara negara maju dan berkembang.


Jokowi Singgung Soal Kepercayaan Internasional pada Indonesia, Luhut: Meletakkan Pondasi Tidak Mudah

43 hari lalu

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait subsidi Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Senin, 6 Maret 2023. Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan telah resmi mengumumkan subsidi untuk motor listrik sebesar Rp7 juta per unit, yang akan dimulai pada 20 Maret 2023. Tempo/Tony Hartawan
Jokowi Singgung Soal Kepercayaan Internasional pada Indonesia, Luhut: Meletakkan Pondasi Tidak Mudah

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menanggapi pernyataan Presiden Jokowi soal kepercayaan internasional (international trust) pada Indonesia.


IMF Beberkan Sebab Apresiasi Dolar AS Pukul Negara Berkembang Lebih Keras ketimbang Negara Maju

20 Juli 2023

Logo IMF. wikipedia.org
IMF Beberkan Sebab Apresiasi Dolar AS Pukul Negara Berkembang Lebih Keras ketimbang Negara Maju

IMF menyebutkan apresiasi dolar AS yang didorong oleh risiko keuangan global tahun lalu berdampak negatif lebih keras terutama ke negara berkembang.


Catatan Pengamat soal Indonesia Jadi Negara Maju 2045: Perlu Dipercepat hingga Sederet Tantangan

16 Juli 2023

Sejumlah alat berat beroperasi pada pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara Kabupaten Penajem Pasert Utara, Kalimantan Timur, Kamis 8 Juni 2023. Progres pembangunan IKN menurut Kementerian PUPR sudah mencapai 29,87 persen hingga 4 Juni 2023 dan pembangunan ini menggunakan anggaran dari total pagu tahun 2023 sebesar Rp 26,67 triliun. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah
Catatan Pengamat soal Indonesia Jadi Negara Maju 2045: Perlu Dipercepat hingga Sederet Tantangan

Pengamat sebut transformasi ekonomi perlu dipercepat hingga sejumlah tantangan Indonesia jadi negara maju pada 2045.


Ekonom: Transformasi Ekonomi untuk Indonesia Maju Perlu Dipercepat

15 Juli 2023

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. ANTARA
Ekonom: Transformasi Ekonomi untuk Indonesia Maju Perlu Dipercepat

Pemerintah mesti bergerak cepat dalam transformasi ekonomi jika ingin merealisasikan Indonesia sebagai negara maju pada 2045.


Angan-Angan Indonesia Emas 2045 dan Jalan Panjang Melewati Rintangan

14 Juli 2023

Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat pembukaan perayaan HUT ke-50 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat 10 Juni 2022. Perayaan 50 tahun Hipmi tersebut mengusung tema
Angan-Angan Indonesia Emas 2045 dan Jalan Panjang Melewati Rintangan

Mewujudkan angan-angan pemerintah membawa Indonesia menjadi negara maju pada 2045 atau Indonesia Emas 2045 tidak semudah membalikkan telapak tangan.


Kunjungi Pabrik Hyundai, Zulhas Blak-blakan Sebut Harapannya Investasi Korsel di RI Meningkat

11 Juli 2023

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan alias Zulhas saat menyapa karyawan PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia dalam kunjungannya di pabrik perusahaan otomotif itu di Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 11 Juli 2023. TEMPO/Amelia Rahima Sari.
Kunjungi Pabrik Hyundai, Zulhas Blak-blakan Sebut Harapannya Investasi Korsel di RI Meningkat

Zulhas menyebutkan pemerintah sangat mendorong rencana PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia untuk menggenjot investasinya di Tanah Air.