Pemerintah Teken 20 Kontrak Migas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah menandatangani 20 kontrak sektor minyak dan gas bumi senilai US$ 1,369 miliar. Kontrak itu terdiri dari 12 kontrak bidang hulu migas, tiga wilayah kerja gas metana batu bara (CBM), empat perjanjian jual beli gas, dan satu head of agreement (HoA).

    "Kontrak wilayah migas dan CBM akan menambah investasi US$ 219 juta selama tiga tahun mendatang," kata Menteri Energi Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro dalam pembukaan pertemuan Indonesia Petroleum Association (IPA) ke-33 di Jakarta, Selasa (5/5).

    Dari kontrak tersebut, 15 di antaranya memberikan kepada pemerintah bonus tanda tangan senilai US$ 26,85 juta. Kontrak tersebut juga akan membuka 2.000 lapangan kerja. Sedangkan empat kontrak perjanjian jual beli gas dan satu HoA mampu menyediakan 1.200 lapangan kerja baru.

    Secara total, penandatanganan 15 kontrak itu menambah wilayah kerja eksplorasi migas dari 107 menjadi 109 wilayah. Tapi, investasi ini masih jauh dari incaran pemerintah yang menargetkan investasi sektor migas mencapai US$ 17 miliar.

    Purnomo menambahkan, penandatanganan kontrak tersebut menunjukkan minat investor hulu migas masih tinggi. "Indonesia memiliki kondisi geologi yang tergolong menarik bagi investor," ujarnya.

    DESY PAKPAHAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.