Teten Masduki Dorong Koperasi Karyawan Masuk Industri Manufaktur

Reporter

Editor

Agung Sedayu

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Indonesia Teten Masduki bersama UMKM di Smesco, Jakarta Selatan, Kamis, 24 November 2022. TEMPO/Nabila Nurshafira

TEMPO.CO, JakartaMenteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mendorong koperasi karyawan untuk masuk menjadi bagian dari ekosistem industri manufaktur di Indonesia. "Model koperasi seperti ini seharusnya ada di setiap industri manufaktur. Mereka bisa meniru model bisnis yang sudah ada disini," katanya dalam keterangan di Jakarta, Rabu, 25 Januari 2023

Menteri Teten Masduki yang tengah berkunjung ke Koperasi Karyawan Adis Dimension Footwear di Balaraja, Banten terinspirasi untuk mengembangkan koperasi seperti halnya jaringan swalayan atau supermarket Coop yang dikelola koperasi di Prancis. “Coop itu jaringan ritel modern terbesar keempat di dunia, setelah Wallmart, Tesco, dan Carrefour. Dan itu dimiliki dan dikelola koperasi," ucap Teten.

Baca juga: Teten Akui Kesulitan Urus 8 Koperasi Bermasalah yang Timbulkan Kerugian Rp 26 Triliun

Menteri Teten meyakini bila koperasi dikelola dengan benar dan profesional. Menurutnya Kopkar Adis siap untuk dikembangkan menjadi sebagai kekuatan jaringan ritel modern di industri manufaktur di Indonesia. “Saya membayangkan, setiap pabrik yang ada, memiliki supermarket seperti ini, yang kemudian dikelola oleh Koperasi Karyawan Adis," tutur dia.

Untuk pengembangan produk-produknya yang ada di supermarket Kopkar Adis, Menteri Teten menyebutkan bisa dihubungkan dengan koperasi-koperasi produsen yang ada. Misalnya, dengan koperasi hortikultura (Ciwidey, Bandung), koperasi beras (Semarang), koperasi petani pisang cavendish, dan sebagainya.

Ia juga mendorong Koperasi Adis membuka banyak toko di sekitar pabrik karena perusahaan akan banyak mendapat manfaat terutama pemenuhan semua kebutuhan konsumsi karyawan sehari-hari dengan harga jauh lebih murah termasuk menyediakan dukungan pembiayaan untuk karyawan yang sifatnya mendesak, seperti biaya sekolah anak, renovasi rumah, dan lainnya. “Mereka tidak akan lagi terjebak rentenir. Ini sudah menjadi ekosistem bagi kesejahteraan karyawan," kata Menteri Teten.

Ketua Koperasi Karyawan Adis Dimension Footwear Maryono mengatakan koperasinya memiliki rencana masa depan yang siap diwujudkan untuk lebih mensejahterakan anggota. Antara lain menyiapkan pujasera di lokasi perusahaan, membangun aplikasi e-commerce bagi produk-produk dari anggota koperasi, dan siap melayani delivery order.

Maryono menambahkan, dengan jumlah anggota aktif sebanyak 9.693 orang, Koperasi Adis sudah menerapkan integrasi sistem online dalam melayani anggota (My Siskop Adis) dan telah memiliki aset sebesar Rp 78,67 miliar dengan omzet Rp 97,12 miliar pada 2022.

Baca juga: Menteri Teten: Yang Kita Ekspor Nanti Bumbu, Bukan Lagi Rempahnya

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Lima Kasus Penipuan Berkedok Koperasi, Indosurya Terbesar dalam Sejarah Indonesia

4 hari lalu

Lima Kasus Penipuan Berkedok Koperasi, Indosurya Terbesar dalam Sejarah Indonesia

Koperasi simpan pinjam Indosurya menjadi kasus terbesar dalam sejarah Indonesia.


Profil Indosurya, Koperasi Simpan Pinjam yang Rugikan 23 Ribu Korban hingga Rp 106 Triliun

5 hari lalu

Profil Indosurya, Koperasi Simpan Pinjam yang Rugikan 23 Ribu Korban hingga Rp 106 Triliun

Kasus KSP Indosurya berbuntut panjang.


Erick Thohir: Jaringan Islamic Finance Indonesia Terbesar di Dunia

8 hari lalu

Erick Thohir: Jaringan Islamic Finance Indonesia Terbesar di Dunia

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan Indonesia memiliki jaringan Islamic finance atau ekonomi Islam terbesar di dunia.


Buntut Kasus KSP Indosurya, Mahfud MD Sebut Pemerintah Bakal Usulkan Revisi UU Koperasi

10 hari lalu

Buntut Kasus KSP Indosurya, Mahfud MD Sebut Pemerintah Bakal Usulkan Revisi UU Koperasi

Mahfud MD memastikan pemerintah bakal mengusulkan revisi Undang-Undang Koperasi setelah heboh perkara penipuan KSP Indosurya


Menteri Teten Masduki Dorong Nestl Kembangkan Komoditi Kopi Hingga Cokelat

13 hari lalu

Menteri Teten Masduki Dorong Nestl Kembangkan Komoditi Kopi Hingga Cokelat

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Indonesia, Teten Masduki berharap Nestle bisa jadi pemasok tidak hanya untuk produk susu.


Menteri Teten: Yang Kita Ekspor Nanti Bumbu, Bukan Lagi Rempahnya

13 hari lalu

Menteri Teten: Yang Kita Ekspor Nanti Bumbu, Bukan Lagi Rempahnya

Menurut Teten Masduki, banyak sekali produk UMKM yang bisa dibentuk kerja sama antara ITH dengan produk-produk UMKM.


Digitalisasi UMKM Mencapai 20 Juta

15 hari lalu

Digitalisasi UMKM Mencapai 20 Juta

Sebanyak 20 juta UMKM telah masuk ke ekosistem digital. Melonjak tinggi saat pandemi Covid-19.


PN Bogor Kabulkan Kasus Pemerkosaan Pegawai Kemenkop UKM Dihentikan

20 hari lalu

PN Bogor Kabulkan Kasus Pemerkosaan Pegawai Kemenkop UKM Dihentikan

PN Bogor mengabulkan permohonan praperadilan tiga pegawai Kemenkop UKM yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pemerkosaan


UU PPSK Tak Atur Pengawasan Koperasi, tapi di RUU Perkoperasian

23 hari lalu

UU PPSK Tak Atur Pengawasan Koperasi, tapi di RUU Perkoperasian

UU PPSK mendorong agar pengaturan pemberdayaan, perizinan, dan pengawasan usaha koperasi diatur dalam RUU Perkoperasian.


OJK Resmi Cabut 4 Izin Usaha Gapoktan, Apa Saja?

26 hari lalu

OJK Resmi Cabut 4 Izin Usaha Gapoktan, Apa Saja?

Empat gapoktan yang izin usahanya dicabut OJK, mulai Ragil Jaya sampai Sarwo Akur Tani.