Mentan Klaim Inflasi RI Rendah karena Kontribusi Pertanian

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL), bersama Gubernur DIY, Sri Sultan HB X di Hari Tani Nasional 2022 yang digelar di Bulak Srikayangan, Sentolo, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

TEMPO.CO, JakartaMenteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan soal andil sektor pertanian terhadap inflasi nasional. Ia mengklaim inflasi Indonesia rendah selama tiga tahun berturut-turut karena kontribusi besar dari sektor pertanian. 

"Tiga tahun ini inflasi terendah itu karena pertanian membangun kontribusi yang besar. Ada datanya ini, Semua minus, hanya pertanian yang naik, semua merah," ujarnya dalam Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian di Jakarta pada Rabu, 25 Januari 2023.

BacaSri Mulyani Ibaratkan Resesi Bagaikan Cuaca Buruk, Simak Caranya Menguatkan Ekonomi Masyarakat

Ia menuturkan ekspor komoditas pertanian Indonesia selalu naik dengan kontribusi Rp 616 triliun. Padahal, ucapnya, pada zaman orde baru pun ekspor Indonesia tidak pernah lebih dari 15 persennya. Menurut dia, angka yang ditunjukkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) selalu merujuk pada data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sesuai amanat undang-undang. 

Lebih lanjut, Syahrul mengatakan pihaknya selalu membuat cadangan data atau back dengan artificial intelligende (AI) melalui teknologi standing crop untuk mengetahui luas lahan pertanian di seluruh wilayah Indonesia. "Kami menggunakan satelit beresolusi 10x10. Binatang di sana pun kami bisa lihat. Dia lagi bikin apa, ada hama apa di sana," ujar dia.

Karena itu, ia menilai Kementan adalah yang paling mengetahui situasi di lapangan. Menurut Syahrul, dengan teknologi tersebut, Kementan bisa mengetahui kondisi seluruh komoditas pertanian dan waktu para petani akan melangsungkan panen. "Kami bisa tahu kecamatan apapun disebut, kapan dia panen," ujarnya.

Selanjutnya: Produksi padi nasional pada 2022 juga diklaim naik menjadi 54,95 juta ton






Betulkah Pengusaha Ritel Tak Ambil Margin dari Penjualan Beras Bulog? Ini Kata Aprindo

44 menit lalu

Betulkah Pengusaha Ritel Tak Ambil Margin dari Penjualan Beras Bulog? Ini Kata Aprindo

Buwas mengklaim pengusaha ritel tidak mendapatkan margin sama sekali dari penjualan beras Bulog ukuran 5 kilogram seharga Rp 47.250.


Pekan Ini Beras Bulog 5 Kg Dijual di Indomaret dan Alfamart

3 jam lalu

Pekan Ini Beras Bulog 5 Kg Dijual di Indomaret dan Alfamart

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso alias Buwas mengumumkan beras Bulog akan mulai dijual di ritel modern Alfamart dan Indomaret pekan ini.


Transmart Tutup Permanen 7 Gerai, Pertanda Ekonomi Lesu atau Salah Strategi Bisnis?

6 jam lalu

Transmart Tutup Permanen 7 Gerai, Pertanda Ekonomi Lesu atau Salah Strategi Bisnis?

PT Trans Retail Indonesia atau Transmart menutup tujuh gerainya belakangan ini. Apakah ini pertanda ekonomi lesu atau ada kesalahan strategi bisnis?


Buntut Buwas Sidak Gudang Food Station, DPRD DKI Minta Penjelasan Soal Penimbunan dan Mafia Beras

10 jam lalu

Buntut Buwas Sidak Gudang Food Station, DPRD DKI Minta Penjelasan Soal Penimbunan dan Mafia Beras

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo menanggapi pertanyaan yang diajukan sejumlah anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta mengenai isu adanya penimbunan atau mafia beras di wilayah DKI.


Bom Waktu Lonjakan Inflasi Tersebab Kelangkaan Minyakita

21 jam lalu

Bom Waktu Lonjakan Inflasi Tersebab Kelangkaan Minyakita

Tak sedikit pedagang mengeluh kesulitan mendapatkan minyak goreng merek Minyakita di berbagai daerah. Hanya akan jadi bom waktu inflasi.


Beras Bulog Mulai Dijual di Pasar Ritel Modern, Berapa Harganya?

1 hari lalu

Beras Bulog Mulai Dijual di Pasar Ritel Modern, Berapa Harganya?

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengumumkan beras Bulog bisa dibeli di ritel modern.


Minyakita Langka, DMSI Usul Bulog Ambil Alih Distribusi

1 hari lalu

Minyakita Langka, DMSI Usul Bulog Ambil Alih Distribusi

DMSI usul supaya Badan Logistik atau Bulog mengambil alih distribusi Minyakita


Prediksi Ekonomi RI Triwulan I 2023 Tumbuh 4,9 Persen, Ini Alasan Indef

1 hari lalu

Prediksi Ekonomi RI Triwulan I 2023 Tumbuh 4,9 Persen, Ini Alasan Indef

Indef memproyeksikan ekonomi Indonesia pada triwulan I-2023 tumbuh 4,9 persen dibanding periode yang sama tahun 2022.


Terpopuler: Jokowi Geram Perkara Tepung Ikan, Buwas Maklumat Perang Lawan Mafia Beras

2 hari lalu

Terpopuler: Jokowi Geram Perkara Tepung Ikan, Buwas Maklumat Perang Lawan Mafia Beras

Jokowi yang geram lantaran Indonesia menjadi negara importir tepung ikan terbesar. Padahal Indonesia adalah eksportir nomor satu ikan tuna, cakalang,


Kepala Bapanas soal Harga Beras Naik: Eceran Tertinggi Rp 9.450, Tapi Enggak Dijagain

2 hari lalu

Kepala Bapanas soal Harga Beras Naik: Eceran Tertinggi Rp 9.450, Tapi Enggak Dijagain

Kepala Bapanas meminta Satgas Pangan di berbagai instansi untuk terus melakukan pengawasan terhadap kenaikan harga besar di pasaran.