Surplus 1,5 Ton Beras, Ridwan Kamil Sebut Jawa Barat Tidak Perlu Impor

Reporter

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat memberikan keterangan pers di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu, 18 Januari 2023. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengumumkan bergabungnya Ridwan Kamil menjadi kader Partai Golkar. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Cirebon- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan wilayah Jawa Barat tidak memerlukan beras impor, karena daerah tersebut setiap tahunnya mengalami surplus sebanyak 1,5 juta ton.

"(Produksi beras) Jawa Barat surplus, kita surplus setiap tahun 1,5 juta ton," kata Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil di Cirebon, Jabar, Rabu, 25 Januari 2022, saat melakukan kunjungan kerja di Pasar Pasalaran, Kabupaten Cirebon.

Menurutnya kenaikan harga beras di Jawa Barat, sedang dilakukan penelusuran, mengingat daerah tersebut menjadi salah satu lumbung padi nasional dengan setiap tahunnya mengalami surplus 1,5 juta ton.

Kang Emil melanjutkan dengan adanya kenaikan harga beras, pihaknya akan melakukan intervensi ke pasar, baik dengan cara operasi pasar, maupun mengintervensi distribusi melalui subsidi kendaraan logistik.

Ia juga menekankan sebentar lagi memasuki musim panen, sehingga beras impor tidak diperlukan lagi. "Jawa Barat jangan sampai (ada beras) impor, karena mengalami surplus, kalau daerah lainnya silakan saja," katanya.

Kang Emil juga meminta kepada daerah yang berada di Jawa Barat, agar tidak mendatangkan beras impor, apalagi di Kabupaten Indramayu yang menjadi lumbung padi nasional. "Indramayu juga jangan sampai mendatangkan beras impor," katanya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Perum Bulog Indramayu Dandy Arianto memastikan stok beras di daerah itu aman hingga musim panen berikutnya, sehingga tidak perlu mendatangkan beras impor dan petani tak perlu khawatir.

"Kami pastikan stoknya cukup untuk menjelang panen raya di akhir Februari 2023 ini," katanya.

Ia mengatakan kebutuhan beras di Kabupaten Indramayu kurang dari 100 ton, mengingat daerah tersebut merupakan lumbung padi, sehingga masyarakat banyak yang menyimpan hasil panen untuk dikonsumsi sendiri.

Dandy menambahkan meskipun stok beras di gudang Bulog Indramayu tidak seperti beberapa bulan lalu yang mencapai 30 ribu ton, namun pihaknya tidak akan mendatangkan beras impor.

Dengan demikian ia berharap para petani tidak perlu khawatir, karena sebentar lagi menjelang panen raya, agar harga beras di pasaran juga aman tanpa ada penurunan harga. "Beras impor ke Indramayu baru wacana, barangnya gak ada, akibat adanya wacana pembatalan sisa impor menyusul izin impor Kemendag hanya sampai akhir Januari," katanya.

Baca JugaBuwas Cerita Soal Distributor Nakal Mencampur Beras Impor dan Dikirim Kembali ke Bulog

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Betulkah Pengusaha Ritel Tak Ambil Margin dari Penjualan Beras Bulog? Ini Kata Aprindo

2 jam lalu

Betulkah Pengusaha Ritel Tak Ambil Margin dari Penjualan Beras Bulog? Ini Kata Aprindo

Buwas mengklaim pengusaha ritel tidak mendapatkan margin sama sekali dari penjualan beras Bulog ukuran 5 kilogram seharga Rp 47.250.


Bisnis Terkini: Luhut Ancam Penimbun Minyakita, Jokowi Sedih Belanja Iklan Diambil Media Digital Asing

2 jam lalu

Bisnis Terkini: Luhut Ancam Penimbun Minyakita, Jokowi Sedih Belanja Iklan Diambil Media Digital Asing

Lima berita ekonomi dan bisnis yang banyak dibaca. Menteri Luhut ancam penimbun Minyakita. Presiden Jokowi sedih belanja iklan diambil media asing.


Pekan Ini Beras Bulog 5 Kg Dijual di Indomaret dan Alfamart

4 jam lalu

Pekan Ini Beras Bulog 5 Kg Dijual di Indomaret dan Alfamart

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso alias Buwas mengumumkan beras Bulog akan mulai dijual di ritel modern Alfamart dan Indomaret pekan ini.


Food Station Pastikan Stok Beras Ramadan 2023 Cukup: Tidak Ada Permintaan yang Signifikan

17 jam lalu

Food Station Pastikan Stok Beras Ramadan 2023 Cukup: Tidak Ada Permintaan yang Signifikan

Direktur Utama (Dirut) PT Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo memastikan stok beras di gudang perusahaan dan di pasar cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat Ramadan 2023.


Beras Bulog Mulai Dijual di Pasar Ritel Modern, Berapa Harganya?

1 hari lalu

Beras Bulog Mulai Dijual di Pasar Ritel Modern, Berapa Harganya?

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengumumkan beras Bulog bisa dibeli di ritel modern.


Popularitas Anies Baswedan di Medsos Lebih Besar Dibanding Ganjar, RK, Khofifah

1 hari lalu

Popularitas Anies Baswedan di Medsos Lebih Besar Dibanding Ganjar, RK, Khofifah

Jika dipersentasekan, perbincangan terhadap Anies Baswedan sebesar 44,9 persen.


Dewan Minyak Sawit Minta Pemerintah Permudah Regulasi Impor BMTB Demi Investasi

2 hari lalu

Dewan Minyak Sawit Minta Pemerintah Permudah Regulasi Impor BMTB Demi Investasi

Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) meminta pemerintah untuk mempermudah berbagai regulasi yang memberikan daya tarik tinggi bagi investor luar negeri ke Indonesia.


Resep Memasak Risotto, Kuliner Nasi Khas Italia

2 hari lalu

Resep Memasak Risotto, Kuliner Nasi Khas Italia

Risotto hidangan nasi khas Italia yang dimasak dan diaduk kaldu hingga agak mengental


Mendapat Pasokan dari Sumatera Selatan, Pasokan Beras Jakarta Aman

2 hari lalu

Mendapat Pasokan dari Sumatera Selatan, Pasokan Beras Jakarta Aman

Pasar Induk Beras Cipinang mendapat limpahan beras dari Provinsi Sumatera Selatan. Pasokan beras Jakarta aman.


DBD 2022 di Jawa Barat, Jumlah Kasus Tinggi di Awal Tahun

3 hari lalu

DBD 2022 di Jawa Barat, Jumlah Kasus Tinggi di Awal Tahun

Kasus DBD paling banyak pada anak 6-12 tahun. Ada pula pasien bayi berusia 6 bulan. Hati-hati serotipe virus yang berbeda-beda.