Tempo Ministry Award 2022 Umumkan Kementerian dengan Kinerja Komunikasi Publik Terbaik

Gedung Tempo Media Group. TEMPO/Denny Sugiharto

TEMPO.CO, Jakarta - Tempo Ministy Award 2022 resmi mengumumkan kementerian dengan kinerja inspiratif dalam pengelolaan komunikasi publik. Sejumlah kementerian menerima penghargaan untuk kategori Pengelolaan Komunikasi Terbaik, Pengelolaan Website Terbaik, Pengelolaan Media Sosial Terbaik, Pengelolaan Media Massa Terbaik, serta Pemenang Kategori Khusus.

Direktur Tempo Data Science Philipus Parera, yang mewakili salah satu juri, menjelaskan proses penilaian TMA 2022. Dia semula skeptis dan mempertanyakan kondisi komunikasi publik pemerintahan saat ini. 

"Tapi setelah proses penilaian, ada perasaan kaget. Ternyata bagus juga," ujar dia di The Sultan Hotel & Residence, Jakarta Pusat, pada Jumat malam, 9 Agustus 2022.

Baca juga: Tempo.co Raih Penghargaan AMSI Awards 2022

Juri, kata dia, melakukan penilaian dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu kualitatif dan kuantitatif. Dari sisi kualitatif, penilaian dilakukan menggunakan analitik di website, media sosial, dan exposure pemberitaan di media. Bobot nilai kualitatif lebih besar sehingga teruji objektivitasnya. Penilaiannya pun menjadi lebih berwarna.

"Di website kami kagum, banyak yang benar-benar kontennya sudah bervariasi. Kemudian substantif transparan dan data penting yang kita bayangkan tidak muncul sekarang muncul," ucap dia.

Philipus juga menuturkan para juri bersepakat untuk menilai komunikasi kementerian yang baik, yakni mampu dan komprehensif menggunakan semua saluran secara optimal. Di sisi lain, kementerian mendapatkan pemberitaan luas, juga atensi besar dri publik. Juri, dia melanjutkan, melihat bagaimana kunjungan di website kementerian.

Tak hanya itu, juri pun mengukur interaksi di media sosial antara kementerian dan pengikutnya. Selain itu, juri menemukan beberapa inisiatif yang patut diapresiasi untuk memperluas jangkauan komunikasinya.

Dia mencontohkan ada kementerian yang menjangkau kalangan anak-anak dan disabilitas. "Ini hal yang tidak terduga. Tentu saja kami belum sempurna dan dalam proses penilaianya banyak berdebat dan diskusi," tutur Philipus.

Selain Philipus, dewan juri yang terlibat dalam pemberian penghargaan ini adalah Ketua Dewan Pers M. Agung Dharmajaya, Dewan Pakar Perhumas Nia Sarinastiti, dan akademikus dari Universitas Indonesia, Devie Rahmawati.

Berikut daftar pemenang Tempo Ministry Award 2022. 

Pengelolaan Komunikasi Terbaik:

-Kementerian Keuangan

-Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

-Kementerian Kesehatan

-Kementerian Ketenagakerjaan

-Kementerian PUPR

-Kementerian Agama

-Kementerian Komunikasi dan Informatika

-Kementerian Periwisata dan Ekonomi Kreatif

-Kementerian Perhubungan

-Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN

Pengelolaan Website Terbaik:

-Kementerian Keuangan

-Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

-Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN

-Kementerian Agama

-Kememterian ESDM

Pengelolaan Media Sosial Terbaik:

-Kementerian Kesehatan

-Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

-Kementerian PUPR

-Kementerian Periwisata dan Ekonomi Kreatif

-Kementerian Keuangan

Pengelolaan Media Massa Terbaik:

-Kementerian Agama

-Kementerian Ketenagakerjaan

-Kementerian Perhubungan

-Kementerian Sosial

-Kementerian Keuangan

Pemenang Kategori Khusus:

-Ramah Disabilitas dimenangkan Kementerian Pertanian

-Inisiatif Komunikasi Peduli Anak dimenangkan Kementerian Kelautan dan Perikanan

Baca juga: TMA 2022: Tempo Umumkan Kementerian dengan Komunikasi Publik Terbaik Malam Ini

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini  






Mengenal Apa Itu Hikaku Sitatter dan Cara Menggunakannya

7 jam lalu

Mengenal Apa Itu Hikaku Sitatter dan Cara Menggunakannya

Situs Hikaku Sitatter memungkinkan seseorang untuk membandingkan tinggi badannya dengan orang lain tanpa perlu bertemu secara langsung


5 Kiat Mencegah Membandingkan Diri Sendiri dengan Orang Lain agar tak Berisiko Buruk

9 jam lalu

5 Kiat Mencegah Membandingkan Diri Sendiri dengan Orang Lain agar tak Berisiko Buruk

Keadaan membandingkan diri sendiri dengan orang lain atau social comparison


Viral Pekerja PT SAI Apparel Industries Kerja Lembur Tak Dibayar, Kemnaker: Ada Pelanggaran

10 jam lalu

Viral Pekerja PT SAI Apparel Industries Kerja Lembur Tak Dibayar, Kemnaker: Ada Pelanggaran

Usai video viral, Kemnaker memeriksa dan menemukan PT SAI Apparel Industries melakukan pelanggaran karena tak membayar lembur pegawainya.


Siaran Langsung Belanja di Toko Online

15 jam lalu

Siaran Langsung Belanja di Toko Online

Berjualan lewat siaran langsung kini menjadi tren toko online. Para pemandunya menjadi profesi baru yang menjanjikan.


Innisfree Tuntut Twitter Sebesar 1,9 Juta Dolar AS

1 hari lalu

Innisfree Tuntut Twitter Sebesar 1,9 Juta Dolar AS

Twitter diduga tidak membayar tagihan atas jasa yang telah mereka gunakan.


Politeknik Tempo Kembali Dipercaya sebagai Mitra Pelatihan P2KPTK2

3 hari lalu

Politeknik Tempo Kembali Dipercaya sebagai Mitra Pelatihan P2KPTK2

Kesepakatan Politeknik Tempo dengan P2KPTK2 ini juga menandai kerja sama pelatihan sebelumnya yang berjalan lancar dan memenuhi harapan kedua pihak.


Mengunggah Video Kunjungan ke Penjara, Lima Pembuat Konten Mesir Ditahan

3 hari lalu

Mengunggah Video Kunjungan ke Penjara, Lima Pembuat Konten Mesir Ditahan

Pembuat konten Mesir menghadapi dakwaan seperti menerbitkan berita palsu dan menggunakan akun media sosial untuk tindakan terorisme.


Mengapa Buruk Dampaknya Jika Terbiasa Membandingkan Diri Sendiri dengan Orang Lain?

5 hari lalu

Mengapa Buruk Dampaknya Jika Terbiasa Membandingkan Diri Sendiri dengan Orang Lain?

Terus membandingkan diri sendiri dengan orang lain sama saja mengabaikan potensi yang dimiliki


Tips Membuat Konten Bermutu di Media Sosial

6 hari lalu

Tips Membuat Konten Bermutu di Media Sosial

Para kreator perlu menyajikan konten yang berkualitas dan bernilai karena bisa mempengaruhi kehidupan orang yang melihatnya.


Buzzer Mainkan Isu SARA Jelang Pemilu, Ini Sanksi Pidana untuk Mereka

6 hari lalu

Buzzer Mainkan Isu SARA Jelang Pemilu, Ini Sanksi Pidana untuk Mereka

Bawaslu akan menindak buzzer yang menggunakan isu identitas atau SARA di media sosial. Bila terbukti bersalah akan dikenakan pelanggaran UU ITE