Potensi KUHP Perburuk Iklim Investasi, Ekonom Beri Dua Catatan Merah

Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto dalam 'Pandangan Komisi III DPR RI Tentang Urgensi UU KUHP' saat konferensi pers usai Rapat Paripurna DPR RI Ke-11 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2022-2023 bersama Menkumham Yasonna Laoly di Ruang Rapat Rapat Paripurna, Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (6/12/2022). Foto: Runi/Man

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira memiliki dua catatan terhadap pasar Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang berpotensi memperburuk iklim investasi di Indonesia. “Ada dua poin catatan,” ujar dia melalui sambungan telepon pada Jumat, 9 Desember 2022.

Pertama, Bhima menjelaskan soal masalah kohabitasi atau perzinahan (melarang seks di luar nikah). Menurut dia pasal tersebut bisa mengancam wisatawan asing, khususnya di bianis perhotelan termasuk tempat wisata. “Seharusnya KUHP lebih sensitif mengatur ini.”

Bhima menuturkan, jika pasal di KUHP tersebut dipaksanakan berlaku, maka wisatawan terutama yang datang dari negara barat, mulai dari Eropa, Amerika Serikat, hingga Australia merasa bahwa aturan mencampuri urusan privasi. Hal itu, kata dia, bisa mejadi sentimen negatif bagi wisata Indonesia.

“Perlu ada revisilah saya kira soal pasal itu,” ucap Bhima.

Selain itu, dia juga mengatakan, sekarang sedang masa transisi pasca pandemi Covid-19, di mana gelombang wisatawan asing mulai masuk ke Indonesia. Bhima menyayangkan jika KUHP itu justru tidak mendukung kebangkitan bisnis pariwisata internasional ke Indonesia.

Dampaknya, dia berujar, akan banyak wisatawan asing yang melakukan cancellation atau pembatalan untuk datang ke Indonesia karena KUHP. “Jadi ini serius untuk investasi di sektor wisata. Pengembangan kawasan wisata, apalagi pemerintah mau mendorong medical tourism itu bisa terganggu rencananya,” tutur Bhima.

Selanjutnya: Ekonom kecewa dengan pasal kebebasan berpendapat dan penghinaan pemerintah 






Titik Nol Yogyakarta Jadi Ajang Kekerasan Jalanan, Wisatawan Bisa Trauma

21 jam lalu

Titik Nol Yogyakarta Jadi Ajang Kekerasan Jalanan, Wisatawan Bisa Trauma

Sekretaris DI Yogyakarta Baskara Aji pun menilai aksi kekerasan jalanan di Titik Nol itu tergolong nekat.


Rupiah Menguat 30 Poin di Level Rp 15.117 per Dolar AS

1 hari lalu

Rupiah Menguat 30 Poin di Level Rp 15.117 per Dolar AS

Rupiah menguat 30 poin di level Rp 15.117 per dolar AS dalam perdagangan Rabu, 8 Februari 2023


Craco, Kota Hantu di Italia dengan Pemandangan yang Indah

1 hari lalu

Craco, Kota Hantu di Italia dengan Pemandangan yang Indah

Craco memiliki sejarah panjang tempat tinggal dengan makam yang berasal dari abad ke-8 SM.


Waktu Terbaik Mengunjungi Tokyo, Mau Lihat Sakura Mekar atau Festival Musim Panas?

1 hari lalu

Waktu Terbaik Mengunjungi Tokyo, Mau Lihat Sakura Mekar atau Festival Musim Panas?

Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Tokyo? Itu bisa tergantung pada apa yang dicari oleh wisatawan.


Setahun Relokasi ke Teras Malioboro, PKL Gelar Tumpengan Ingkung

1 hari lalu

Setahun Relokasi ke Teras Malioboro, PKL Gelar Tumpengan Ingkung

Pedagang di Teras Malioboro II ini menempati area semi permanen, beratap seng tanpa dinding batu bata.


Jokowi Yakini IPK Tak Pengaruhi Investasi: Pemodal Lihat Untung Gede atau Enggak

2 hari lalu

Jokowi Yakini IPK Tak Pengaruhi Investasi: Pemodal Lihat Untung Gede atau Enggak

Jokowi meyakini anjloknya Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia pada 202 tidak akan berpengaruh terhadap iklim investasi di Indonesia.


Program Kerja Sama SMK dan Industri, Investasi Capai Rp 2,3 Triliun

2 hari lalu

Program Kerja Sama SMK dan Industri, Investasi Capai Rp 2,3 Triliun

Nilai ajuan investasi industri SMK yaitu mencapai Rp 2,3 triliun.


100 Kalender Event Pariwisata Batam, Ada Lomba Karaoke Hingga Konser Tulus

2 hari lalu

100 Kalender Event Pariwisata Batam, Ada Lomba Karaoke Hingga Konser Tulus

Event merupakan trik untuk mendatangkan wisatawan mancanegara ke Batam agar kunjungan kembali normal.


Bahlil: Buka Lapangan Pekerjaan Tak Semudah Mencari Investasi

2 hari lalu

Bahlil: Buka Lapangan Pekerjaan Tak Semudah Mencari Investasi

Menteri Modal Bahlil Lahadalia menyebut membuka lapangan pekerjaan baru utamanya pada perusahaan yang memiliki investasi asing tidaklah mudah.


Terpopuler: Jokowi Geram Perkara Tepung Ikan, Buwas Maklumat Perang Lawan Mafia Beras

2 hari lalu

Terpopuler: Jokowi Geram Perkara Tepung Ikan, Buwas Maklumat Perang Lawan Mafia Beras

Jokowi yang geram lantaran Indonesia menjadi negara importir tepung ikan terbesar. Padahal Indonesia adalah eksportir nomor satu ikan tuna, cakalang,