KCIC Minta Konsesi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diperpanjang jadi 80 Tahun, Ini Sebabnya

Rangkaian Electric Multiple Unit (EMU) menjalani uji dinamis Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu, 16 November 2022. Uji dinamis kereta cepat ini dilakukan sejauh 15 km dengan kecepatan terbatas 80 km/jam. TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) meminta pemerintah memperpanjang masa konsesi pengelolaan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) dari 50 tahun menjadi 80 tahun.

Hal tersebut disampaikan oleh pelaksana tugas Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Risal Wasal dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR, Kamis, 8 Desember 2022.

Baca: KA Argo Parahyangan Ditutup Saat Kereta Cepat Beroperasi? Ini Penjelasan KAI

Sebab permintaan konsesi diperpanjang

"KCIC meminta kepada Kementerian Perhubungan agar dilakukan penyesuaian terdapat masa konsesi Kereta Cepat Jakarta-Bandung, di mana terdapat beberapa kendala yang menyebabkan berubahnya kelayakan bisnis proyek sehingga diperlukan penyesuaian menjadi 80 tahun," kata Risal.

Adapun perjanjian konsesi antara pemerintah dan KCIC awalnya diatur dalam Perjanjian Konsesi/Kerja Sama No. HK.201/1/21/Phb 2016 Amandemen dan Pernyataan Kembali Perjanjian Konsesi/Perjanjian Kerja Sama No. PJ 22/2017.

Perjanjian itu menyebutkan nilai investasi yang akan dibiayai oleh KCIC sebesar US$ 5,9 miliar dengan masa konsesi 50 tahun sejak tanggal operasi prasarana/sarana. Berikutnya, serah terima akan diberikan di akhir masa konsesi.

Selam lima tahun kemudian, lewat surat per 15 Agustus 2022 kepada Kemenhub, Dirut KCIC meminta agar dilakukan penyesuaian terhadap masa konsesi Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Dalam surat itu disebutkan perpanjangan masa konsesi agar bisa memenuhi keperluan memenuhi pembengkakan biaya proyek yang mencapai US$ 1,45 miliar atau sekitar Rp 21,4 triliun. Adapun pembengkakan biaya atau cost overrun itu merupakan hasil perhitungan versi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). 

Lebih jauh, Risal menjelaskan ada tiga alasan permintaan perubahan masa konsesi menjadi lebih panjang 30 tahun tersebut.

Pertama, untuk meningkatkan indikator kelayakan proyek KCJB untuk memenuhi pendanaan cost overrun. Dengan begitu, proyek bisa selesai dengan baik dan tepat waktu.

Kedua, untuk menjaga kesinambungan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung agar dapat memaksimalkan dampak positif proyek di berbagai aspek. Sejumlah aspek yang dimaksud meliputi  sosial, ekonomi, hingga kontribusi terhadap pendapatan negara.

Selanjutnya: Ketiga, untuk mewujudkan proyek...






Luhut ke Sandiaga Soal 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas: Jangan Sampai Ada yang Mangkrak

7 jam lalu

Luhut ke Sandiaga Soal 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas: Jangan Sampai Ada yang Mangkrak

Luhut punya pesan khusus ke Sandiaga khususnya soal pembangunan lima destinasi pariwisata super prioritas atau DPSP. Apa itu?


Kendaraan Listrik Belum Bisa Diterapkan ke Angkutan Perintis, Ini Alasannya

1 hari lalu

Kendaraan Listrik Belum Bisa Diterapkan ke Angkutan Perintis, Ini Alasannya

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menjelaskan bahwa penggunaan kendaraan listrik belum bisa diterapkan untuk angkutan perintis. Kenapa?


Kemenhub: Keberadaan Pilot dan Penumpang Susi Air Belum Diketahui

1 hari lalu

Kemenhub: Keberadaan Pilot dan Penumpang Susi Air Belum Diketahui

Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati menuturkan hingga saat ini keberadaan pilot dan penumpang pesawat Susi Air PK-BVY belum diketahui


Wacana Penentuan Tarif Ojol Oleh Gubernur, Kemenhub: Masih Dibahas

2 hari lalu

Wacana Penentuan Tarif Ojol Oleh Gubernur, Kemenhub: Masih Dibahas

Suharto mengatakan pihaknya masih melakukan pembahasan ihwal kebijakan penetapan tariff ojek online (ojol) yang diserahkan ke gubernur masing-masing provinsi


Kemenhub: Kendaraan Listrik Bukan untuk Angkutan Perintis

2 hari lalu

Kemenhub: Kendaraan Listrik Bukan untuk Angkutan Perintis

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) belum berencana menggunakan kendaraan listrik sebagaii angkutan perintis.


Subsidi Angkutan Perintis, Kemenhub: Pemda Silakan Ajukan Usulan

2 hari lalu

Subsidi Angkutan Perintis, Kemenhub: Pemda Silakan Ajukan Usulan

Direktur Angkutan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Suharto meminta pemerintah daerah (Pemda) mengusulkan kebutuhan angkutan perintis.


Pesawat Susi Air Terbakar di Papua, Kemenhub: Laporan Awal Diduga Ada Penyerangan

2 hari lalu

Pesawat Susi Air Terbakar di Papua, Kemenhub: Laporan Awal Diduga Ada Penyerangan

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan telah mendapatkan laporan atas pesawat milik Susi Air terbakar di Bandara Paro, Nduga, Papua.


Kemenhub Naikkan Alokasi Subsidi Angkutan Perintis 2023, Optimalkan Layanan ke Pelosok Daerah

3 hari lalu

Kemenhub Naikkan Alokasi Subsidi Angkutan Perintis 2023, Optimalkan Layanan ke Pelosok Daerah

Kemenhub menaikan alokasi subsidi angkutan perintis pada 2023 untuk mengoptimalkan pelayanan transportasi.


Beli Tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung dan Akses ke Stasiun Bisa via Aplikasi Gojek

3 hari lalu

Beli Tiket Kereta Cepat Jakarta-Bandung dan Akses ke Stasiun Bisa via Aplikasi Gojek

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. dan KCIC menekan nota kesepahaman pengembangan transportasi terintegrasi dan pelayanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung.


Alot Pembahasan Biaya Proyek Kereta Cepat

5 hari lalu

Alot Pembahasan Biaya Proyek Kereta Cepat

Pemilik saham PT Kereta Cepat Indonesia China tak kunjung menyepakati nilai pembengkakan biaya proyek kereta cepat.