Rupiah Menguat ke 15.620,5 per Dolar AS, Analis: Investor Sudah Antisipasi The Fed

Petugas penukaran mata uang asing tengah menghitung uang pecahan 100 dolar Amerika di Jakarta, Kamis, 24 Desember 2020. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat tipis 5 poin atau 0,03 persen ke level 14.200. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Data Bloomberg menunjukkan nilai tukar rupiah ditutup menguat pada perdagangan hari ini, Kamis, 8 Desember 2022. Tak seperti kemarin, rupiah pada sore hari ini menguat meskipun indeks dolar AS juga perkasa.  

Kurs rupiah ditutup menguat 169 poin atau 0,10 persen ke 15.620,5 per dolar AS. Indeks dolar AS juga menguat 0,07 persen ke level 105,18.

Baca: Cadangan Devisa Naik jadi USD 134 Miliar, BI: Mampu Dukung Ketahanan Eksternal dan Jaga Stabilitas

Tak hanya rupiah yang menguat

Tak hanya rupiah, sejumlah mata uang di Asia juga menguat seperti seperti dolar Hong Kong naik 0,08 persen, won Korea Selatan 0,34 persen, rupee India 0,14 persen, dan baht Thailand 0,47 persen.

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi menjelaskan dolar AS kembali menguat setelah penurunan yang terjadi beberapa hari sebelumnya.

Hal ini didorong oleh pertimbangan investor soal prospek kebijakan The Federal Reserve (The Fed) di tengah kekhawatiran jika suku bunga tinggi dapat memicu resesi dan optimisme atas pelonggaran Covid-19 di Cina.

"Investor telah mengantisipasi The Fed akan segera memperlambat laju pengetatannya," kata Ibrahim.

Adapun faktor internal yang mempengaruhi rupiah adalah Indonesia yang dinilai memiliki modal untuk bisa membuat ekonomi tumbuh positif tahun depan.

"Kunci agar Indonesia dapat menghadapi gejolak global yakni dengan menguatkan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah," tutur Ibrahim.

Apalagi, menurut dia, bila gejolak global ini bisa disikapi dengan optimisme tetapi tetap waspada terhadap segala kemungkinan yang dapat terjadi di masa datang.

Ibrahim memperkirakan pada perdagangan besok, Jumat, 9 Desember 2022, nilai tukar rupiah dibuka berfluktuatif. "Tetapi ditutup melemah di rentang 15.600-15.670 per dolar AS."

BISNIS

Baca juga: RI Segera Punya Rupiah Digital, BI Sebut 3 Alasannya

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Harga Minyak Diprediksi Jeblok ke USD 68 per Barel, Analis: Pasar Khawatirkan Resesi

8 jam lalu

Harga Minyak Diprediksi Jeblok ke USD 68 per Barel, Analis: Pasar Khawatirkan Resesi

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi, memperkirakan harga minyak dunia masih akan melanjutkan tren pelemahan pada esok hari, Senin.


Harga Emas Antam Stabil di Rp 1.014.000 per Gram Meski Emas Dunia Jeblok

10 jam lalu

Harga Emas Antam Stabil di Rp 1.014.000 per Gram Meski Emas Dunia Jeblok

Harga emas PT Aneka Tambang atau harga emas Antam terpantau stabil di level Rp 1.014.000 per gram pada Ahad, 5 Februari 2023.


Bitcoin Diprediksi Melemah ke USD 23.982,1 dalam Perdagangan Besok, Ini Sebabnya

14 jam lalu

Bitcoin Diprediksi Melemah ke USD 23.982,1 dalam Perdagangan Besok, Ini Sebabnya

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi memperkirakan harga Bitcoin melemah di kisaran US$ 22.624,20 hingga US$ 23.982,10 per koin dalam perdagangan besok Senin, 6 Februari 2023.


Tekan Infasi Lebih Rendah, The Fed Naikkan Suku Bunga 0,25 Persen

3 hari lalu

Tekan Infasi Lebih Rendah, The Fed Naikkan Suku Bunga 0,25 Persen

The Fed mengatakan ekonomi AS menikmati "pertumbuhan moderat" .


Rupiah Naik Seiring Keputusan Kenaikan Suku Bunga the Fed

3 hari lalu

Rupiah Naik Seiring Keputusan Kenaikan Suku Bunga the Fed

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi naik seiring dengan keputusan the Fed menaikkan suku bunga acuannya.


Inflasi Januari 2023 Mencapai 0,34 Persen, BPS: Disumbang Komoditas Pangan

4 hari lalu

Inflasi Januari 2023 Mencapai 0,34 Persen, BPS: Disumbang Komoditas Pangan

BPS mengumumkan laju inflasi pada Januari 2023 sebesar 0,34 persen month to month (mtm) bila dibandingkan Desember 2022.


Harga Minyak Dunia Masih Akan Melemah Hari Ini, Analis: Bisa Turun ke USD 73,8

4 hari lalu

Harga Minyak Dunia Masih Akan Melemah Hari Ini, Analis: Bisa Turun ke USD 73,8

Harga minyak dunia pada hari ini diperkirakan masih akan melemah di kisaran US$ 73,8 hingga US$ 79 per barel.


Pasar SBN Menguat di Awal 2023, Sri Mulyani: Didorong Pembelian oleh Investor Nonresiden

4 hari lalu

Pasar SBN Menguat di Awal 2023, Sri Mulyani: Didorong Pembelian oleh Investor Nonresiden

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan pasar Surat Berharga Negara (SBN) melanjutkan penguatan di awal tahun 2023. Ini buktinya.


Perkuat Bauran Kebijakan, Bank Indonesia: Kebijakan Moneter Fokus Jaga Stabilitas

5 hari lalu

Perkuat Bauran Kebijakan, Bank Indonesia: Kebijakan Moneter Fokus Jaga Stabilitas

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan bahwa pihaknya terus memperkuat bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas dan momentum pemulihan ekonomi.


Sri Mulyani: Nilai Tukar Rupiah Menguat, Lebih Baik dari Malaysia, Filipina dan India

5 hari lalu

Sri Mulyani: Nilai Tukar Rupiah Menguat, Lebih Baik dari Malaysia, Filipina dan India

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan nilai tukar rupiah menguat.