Hubungan Bilateral Sangat Erat, Dubes AS: Joe Biden Berkomitmen Bantu Transportasi Rendah Emisi di RI

Duta Besar Sung Yong Kim [Inquirer.net]

TEMPO.CO, Jakarta - Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Yong Kim menyatakan hubungan bilateral antara AS dan Indonesia pada tahun 2022 dalam kondisi sangat baik. Bahkan, pada sat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali bulan lalu, hubungan kerja sama antara Presiden Joko Widodo alias Jokowi dan Presiden AS Joe Biden semakin erat.

“Pada KTT G20, sangat penting bagi Indonesia untuk membangkitkan ekonomi yang terdampak pandemi Covid-19. Presiden Jokowi dan Joe Biden berkomitmen untuk terus bekerja sama,” ujar Sung Yong Kim di acara The 10th Annual US-Indonesia Investment Summit di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat, pada Selasa, 6 Desember 2022.

Baca: Pendanaan JETP Rp 310 Triliun Ditindaklanjuti pada 2023, Airlangga: Terima Kasih Amerika dan G7

Sung Yong Kim juga mengatakan bahwa Amerika siap membantu Indonesia untuk melakukan transisi energi melalui program Just Energy Transition Partnership (JETP). Menurut dia, program tersebut cukup ambisius karena nilainya US$ 20 miliar (setara Rp310 triliun).

Dana tersebut, kata Sung Yong Kim, bisa digunakan untuk membantu Indonesia dalam transisi energi sehingga menjadikannya lebih hijau lagi. “Presiden Joe Biden juga berkomitmen membantu meningkatkan transportasi rendah emisi di Indonesia,” kata dia.

Syarat investor agar datang ke Indonesia

Menurut Sung Yong Kim, ada beberapa pilar untuk meningkatkan investasinya di Indonesia, mulai dari rantai pasok, resiliensi, dan ekonomi yang adil. “Ini bisa menghubungkan investasi lebih banyak lagi,” ucap Sung Yong Kim.

Selain itu, regulasi juga berpengaruh dalam iklim investasi. Jika regulasinya tidak jelas, Sung Yong Kim berujar, investasi tidak akan masuk ke Indonesia. “Karena kita khawatir dengan regulasi yang mengatur rumah tangga dapat berdampak ke depannya."

Namun, Sung Yong Kim menambahkan, KTT G20 di Bali menunjukan hal yang positif bagi Indonesia. “Tahun ini Amerika melihat ke depan dan tetap yakin dialog Indonesia dan Amerika akan meberikan prospek yang baik ke depannya,” kata Sung Young Kim.

Sebelumnya, pendanaan JETP diumumkan Jokowi pada KTT G20. Dia mengumumkan bahwa negara G7+ sepakat menghimpun dana US$ 20 miliar untuk membantu Indonesia mencapai transisi energi. Dana yang dihasilkan negara-negara maju G7+ ini dipimpin oleh Amerika Serikat dan Jepang. 

Adapun dana JETP di antaranya sebesar US$ 10 miliar berasal dari Internasional Partner Group (IPG). Sementara US$ 10 miliar sisanya dari The Glasgow Financial Alliance for Net Zero (GFANZ).

Baca juga: Percepat Transisi Energi, Erick Thohir Singgung Transformasi PLN

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Budiman Sudjatmiko Cerita ke Jokowi soal Keliling Desa hingga Kepala Desa yang Demo

2 jam lalu

Budiman Sudjatmiko Cerita ke Jokowi soal Keliling Desa hingga Kepala Desa yang Demo

Politikus PDIP Budiman Sudjatmiko menghadapai ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa sore, 17 Januari 2023 lalu.


Faisal Basri Kritik Jokowi Soal Larangan Ekspor: Segala Kebjakan Dibajak Kepentingan Oligarki

3 jam lalu

Faisal Basri Kritik Jokowi Soal Larangan Ekspor: Segala Kebjakan Dibajak Kepentingan Oligarki

Faisal Basri mengkritik kebijakan Presiden Jokowi melarang ekspor sejumlah komoditas. Menurut dia, langkah tersebut seringkali sembrono.


Muzani Bilang HUT ke-15 Gerindra Digelar Sederhana, Tak Undang Jokowi

3 jam lalu

Muzani Bilang HUT ke-15 Gerindra Digelar Sederhana, Tak Undang Jokowi

Muzani menegaskan, terbatasnya ruang aula kantor pusat Gerindra itu tak memungkinkan untuk mengundang banyak tamu.


Jokowi Akan Terbitkan PP untuk Dana SDM Desa, Budiman Sudjatmiko Beberkan Isinya

5 jam lalu

Jokowi Akan Terbitkan PP untuk Dana SDM Desa, Budiman Sudjatmiko Beberkan Isinya

Budiman Sudjatmiko menyatakan telah mengusulkan ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi agar menambah anggaran khusus untuk pengembangan SDM desa.


Soal Usulan Penundaan Pemilu, Bamsoet: Tergantung Parpol Parlemen, Saya Hanya Pegang Palu

10 jam lalu

Soal Usulan Penundaan Pemilu, Bamsoet: Tergantung Parpol Parlemen, Saya Hanya Pegang Palu

Bamsoet menyebut peluang terwujudnya penundaan Pemilu ini tergantung dari partai politik yang ada di parlemen.


Gerilya Tiga Periode Masa Jabatan Presiden Jokowi

11 jam lalu

Gerilya Tiga Periode Masa Jabatan Presiden Jokowi

Gagasan perpanjangan masa jabatan presiden atau Jokowi tiga periode mencuat lagi.


Soal Isu Perpanjangan Masa Jabatan Presiden, PDIP Sebut Megawati Sudah Beri Pesan ke Jokowi

11 jam lalu

Soal Isu Perpanjangan Masa Jabatan Presiden, PDIP Sebut Megawati Sudah Beri Pesan ke Jokowi

PDIP menanggapi isu perpanjangan masa jabatan Presiden Jokowi. PDIP merujuk pada konstitusi bahwa Presiden hanya bisa menjabat selama 2 periode.


Demokrat Sebut Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Keinginan Jokowi

12 jam lalu

Demokrat Sebut Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Keinginan Jokowi

Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Benny Kabur Harman menilai usulan perpanjangan masa jabatan ini sebenarnya keinginan Presiden Jokowi sendiri.


PDIP Terus Desak Menteri Nasdem Mundur, Hasto Kristiyanto: Tak Akan Koalisi dengan Partai Suka Impor

13 jam lalu

PDIP Terus Desak Menteri Nasdem Mundur, Hasto Kristiyanto: Tak Akan Koalisi dengan Partai Suka Impor

"Kalau terhadap partai yang sukanya impor, ini enggak cocok buat PDIP," kata Sejjen PDIP Hasti Kristiyanto. Maksudnya Partai NasDem?


Ancaman Resesi Global 2023, Rhenald Kasali Sentil Sri Mulyani: Pemerintah Jangan Jumawa

14 jam lalu

Ancaman Resesi Global 2023, Rhenald Kasali Sentil Sri Mulyani: Pemerintah Jangan Jumawa

Rhenald Kasali Rhenald juga menyentil Menteri Keuangan Sri Mulyani yang terlalu pede bahwa Indonesia jauh dari resesi pada tahun 2023 ini.