Ekonomi Global Tak Menentu, Bos OJK Pastikan Stabilitas Sektor Keuangan Indonesia Terjaga

Petugas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) beraktivitas di ruang layanan Konsumen, Kantor OJK, Jakarta. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.)

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar memastikan stabilitas sektor jasa keuangan saat ini tetap terjaga. Kinerja intermediasi lembaga jasa keuangan (LJK), menurut OJK, juga konsisten meningkat. 

"Stabilitas tersebut terus mendukung peningkatan kinerja perekonomian nasional, di tengah tingginya ketidakpastian global," ujar Mahendra dalam konferensi pers virtual pada Selasa, 6 Desember 2022. 

Baca: Sederet Kewajiban Wanaartha Pasca Izin Dicabut OJK: Gelar RUPS hingga Bentuk Tim Likuidasi

Mahendra menjelaskan, kestabilan kinerja sektor jasa keuangan ini terjadi di saat sejumlah lembaga internasional memprediksi ekonomi global akan tumbuh melambat di tahun 2023 akbat kebijakan moneter global yang semakin ketat.

Hal itu disebabkan oleh tingginya harga komoditas energi dunia yang dipengaruhi tensi geopolitik dan masih persistennya tingkat inflasi di level yang tinggi. 

Sektor yang perlu dicermati 

Oleh karena itu, kata Mahendra, perlu dicermati perkembangan sektor-sektor yang memiliki porsi ekspor yang tinggi. Selain itu juga sektor padat modal yang akan lebih terdampak oleh suku bunga. 

Lebih jauh, Mehendra menjelaskan, indikator perekonomian tertinggi juga menunjukkan kinerja ekonomi nasional masih cukup baik, terlihat dari neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus. Mahendra juga menilai Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur berada di zona ekspansi dan indikator pertumbuhan konsumsi masyarakat yang masih solid. 

Selain itu, optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi juga masih positif. Bank Indonesia belakangan telah kembali meningkatkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin untuk menurunkan ekspektasi inflasi dan menjaga stabilitas nilai tukar.

Tapi OJK menilai laju pemulihan perekonomian maupun intermediasi sektor keuangan belum terlalu terdampak oleh kenaikan suku bunga tersebut. 

Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa menyebutkan kinerja dan prediksi positif itu tak bisa dilepaskan dari sejumlah sektor ekonomi pendukung yang dimiliki oleh Indonesia. “Resiliensi ekonomi Indonesia tersebut ditopang oleh konsumsi domestik,” ujar Purbaya pada Senin, 5 Desember 2022.

Selanjutnya: Konsumsi domestik yang besar itu...






Indonesia Serahkan Kepemimpinan CPOPC 2023 ke Malaysia

1 jam lalu

Indonesia Serahkan Kepemimpinan CPOPC 2023 ke Malaysia

Indonesia menyerahkan kepemimpinan Dewan Negara Penghasil Minyak Sawit atau CPOPC 2023 kepada Malaysia.


Bursa Calon Gubernur BI, Apa Saja Kriteria yang Dibutuhkan dan Tantangannya di Tengah Gejolak Global?

10 jam lalu

Bursa Calon Gubernur BI, Apa Saja Kriteria yang Dibutuhkan dan Tantangannya di Tengah Gejolak Global?

Ekonom yang juga Direktur Segara Institut Pieter Abdullah Redjalam mengungkap kriteria calon Gubernur Bank Indonesia atau Gubernur BI. Apa saja?


Banyak Perusahaan Asuransi Nakal, Puskapkum Minta OJK Tingkatkan Pengawasan

23 jam lalu

Banyak Perusahaan Asuransi Nakal, Puskapkum Minta OJK Tingkatkan Pengawasan

Peneliti senior Pusat Kajian Kebijakan Publik dan Hukum (Puskapkum) Panti Rahayu mengatakan fenomena perusahaan asuransi nakal harus dihadapi dengan langkah-langkah serius.


Jokowi dan Gibran Sama-sama Meradang Soal Tambang Ilegal, Apa Kata Mereka?

1 hari lalu

Jokowi dan Gibran Sama-sama Meradang Soal Tambang Ilegal, Apa Kata Mereka?

Jokowi mengungkapkan ekspor tambang ilegal mengurangi pendapatan negara. Sementara Gibran pernah mengungkapkan bekingan tambang ilegal mengerikan.


Rupiah Menguat 30 Poin di Level Rp 15.117 per Dolar AS

1 hari lalu

Rupiah Menguat 30 Poin di Level Rp 15.117 per Dolar AS

Rupiah menguat 30 poin di level Rp 15.117 per dolar AS dalam perdagangan Rabu, 8 Februari 2023


Jokowi Panggil Teten Buntut Kasus Indosurya cs, OJK dan LPS Khusus Koperasi Akan Dibentuk

1 hari lalu

Jokowi Panggil Teten Buntut Kasus Indosurya cs, OJK dan LPS Khusus Koperasi Akan Dibentuk

Presiden Jokowi siang ini memanggil Menteri Koperasi Teten Masduki untuk membicarakan tindak lanjut atas berbagai kasus koperasi bermasalah.


Ekonomi Terkini: Kinerja Ekspor Tertinggi, Serikat Pekerja Pertamina Tolak Privatisasi PT PGE Melalui IPO

1 hari lalu

Ekonomi Terkini: Kinerja Ekspor Tertinggi, Serikat Pekerja Pertamina Tolak Privatisasi PT PGE Melalui IPO

Berita ekonomi dan bisnis terkini. Mulai dari kinerja ekspor yang moncer hingga penolakan privatisasi PT PGE.


Produsen Makanan Minuman Unifam Sebut Total Penjualan 2022 di atas Dua Digit

2 hari lalu

Produsen Makanan Minuman Unifam Sebut Total Penjualan 2022 di atas Dua Digit

Produsen makanan dan minuman (mamin) Indonesia PT United Family Food atau Unifam menyampaikan total penjualan produk pada 2022 mencapai dua digit.


UMKM Binaan Bank Indonesia Billiton Spices Sukses Ekspor Lada ke Australia dan Filipina

2 hari lalu

UMKM Binaan Bank Indonesia Billiton Spices Sukses Ekspor Lada ke Australia dan Filipina

Produk lada kemasan dari usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Pulau Belitung, Billiton Spices, berhasil menembus pasar Australia dan Filipina.


Soal Beban Utang Negara, DPR: Jangan Sebut Aman, Perhatikan Kemampuan Membayarnya

2 hari lalu

Soal Beban Utang Negara, DPR: Jangan Sebut Aman, Perhatikan Kemampuan Membayarnya

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarawati berharap pemerintah tidak menganggap utang pemerintah dalam taraf aman.