Sebut Ekonomi RI 2023 Tertekan, Apindo Ungkap Sektor Usaha yang Omsetnya Turun Signifikan

Ketua Umum APINDO Hariyadi Sukamdani, bersama Pengurus APINDO lain, usai menemui Wakil Presiden Ma'ruf Amin, di Kantor Wakil Presiden, di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu, 6 November 2019. Tempo/Egi Adyatama

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo Hariyadi B. Sukamdani mengungkapkan bahwa kondisi perekonomian Indonesia tertekan pada tahun 2023. Hal itu berdasarkan proyeksi dari beberapa lembaga, termasuk pemerintah Indonesia itu sendiri.

Dana Moneter Internasional atau IMF, kata dia, telah menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia pada 2022. “Ekonomi global diprediksi hanya tumbuh 3,2 persen atau lebih rendah 0,4 persen dari perkiraan April 2022 lalu,” ujar dia dalam diskusi hybrid bertajuk ‘Mengelola Ketidakpastian Ekonomi di Tahun Politik’ pada Senin, 5 Desember 2022.

Baca: Jokowi Undang Pengurus Apindo ke Istana Negara

Prospek yang rendah tersebut, kata dia, disebabkan situasi perekonomian yang sedang tidak pasti, termasuk akibat laju inflasi global yang melonjak. Hariyadi berujar, yang jelas resesi tidak mungkin terjadi di Indonesia.

“Perkiraan kami kalau ekonomi Indonesia tumbuh di bawah 5 persen tidak mungkin pasti. Kita akan tetap tumbuh dengan positif walaupun nanti saya akan sampaikan faktor-faktor yang juga harus jadi perhatian kita bersama,” ucap Hariyadi.

Beberapa yang harus menjadi perhatian adalah pemerintah perlu melihat bagaimana dampak ekonomi global kepada pelaku usaha domestik. Salah satu adalah kapasitas produk industri. Hariyadi mencermati bahwa inflasi sudah naik cukup cepat, bila tidak terkontrol nantinya akan berpengaruh kepada daya beli masyarakat. “Dan juga akan mempengaruhi kapasitas produksi sektor rill.”

Selanjutnya: Sektor yang Akan Melemah pada Tahun Depan






Laporan PBB: Pertumbuhan Ekonomi Global 2023 Diprediksi Turun, Terendah dalam Beberapa Dekade Terakhir

2 hari lalu

Laporan PBB: Pertumbuhan Ekonomi Global 2023 Diprediksi Turun, Terendah dalam Beberapa Dekade Terakhir

PBB memprediksi pertumbuhan ekonomi global melambat dari sekitar 3,0 persen pada 2022 menjadi 1,9 persen pada 2023


Bitcoin Diprediksi Melemah, Begini Kata Analis

2 hari lalu

Bitcoin Diprediksi Melemah, Begini Kata Analis

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi memperkirakan Bitcoin akan melemah di kisaran US$ 21.506,40 per koin hingga US$ 23.635,30 per koin.


Sinyal Kebangkitan Pariwisata Usai Karpet Merah untuk Turis Cina Dibentangkan

3 hari lalu

Sinyal Kebangkitan Pariwisata Usai Karpet Merah untuk Turis Cina Dibentangkan

Kedatangan dua ratusan turis Cina di Bali menumbuhkan optimisme industri pariwisata segera pulih setelah mati suri selama dua tahun belakangan ini.


Moeldoko Ajak Tanam Cabai dari Bantaran Ciliwung di Depok, Ia Sebut buat Tekan Inflasi

3 hari lalu

Moeldoko Ajak Tanam Cabai dari Bantaran Ciliwung di Depok, Ia Sebut buat Tekan Inflasi

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengajak masyarakat bantaran Sungai Ciliwung menanam cabai untuk ketahanan pangan dan menekan inflasi.


Kata Airlangga, Perpu Cipta Kerja untuk Cegah Amerika Tingkatkan Suku Bunga

3 hari lalu

Kata Airlangga, Perpu Cipta Kerja untuk Cegah Amerika Tingkatkan Suku Bunga

Menurut Airlangga, saat ini negara adidaya tersebut sudah mulai tertekan akibat dampak perang Rusia-Ukraina yang tak kunjung selesai.


Mentan Klaim Inflasi RI Rendah karena Kontribusi Pertanian

3 hari lalu

Mentan Klaim Inflasi RI Rendah karena Kontribusi Pertanian

Syahrul Yasin Limpo mengklaim inflasi Indonesia rendah selama tiga tahun berturut-turut karena kontribusi besar dari sektor pertanian.


India Janji Bantu Sri Lanka Atasi Krisis Ekonomi

4 hari lalu

India Janji Bantu Sri Lanka Atasi Krisis Ekonomi

IMF membocorkan kalau India sudah berjanji akan membantu Sri Lanka yang sedang mencari uang pinjaman.


Konsumsi Listrik RI Naik 6,15 Persen pada 2022, ESDM: Bukti Ekonomi Kita Tumbuh

4 hari lalu

Konsumsi Listrik RI Naik 6,15 Persen pada 2022, ESDM: Bukti Ekonomi Kita Tumbuh

Plt Dirjen Ketenagalistrikan ESDM Dadan Kusiana menyebutkan bahwa pertumbuhan konsumsi listrik di Indonesia sepanjang 2022 sangat baik.


Sri Mulyani Ibaratkan Resesi Bagaikan Cuaca Buruk, Simak Caranya Menguatkan Ekonomi Masyarakat

4 hari lalu

Sri Mulyani Ibaratkan Resesi Bagaikan Cuaca Buruk, Simak Caranya Menguatkan Ekonomi Masyarakat

Meski ekonomi Indonesia baik, tapi bisa terdampak resesi. Begini cara Sri Mulyani menjaga pertumbuhan Indonesia lewat penguatan ekonomi masyarakat.


Awal Perdagangan Rupiah Dibuka Menguat, Optimisme Ekonomi Global Jadi Sentimen

4 hari lalu

Awal Perdagangan Rupiah Dibuka Menguat, Optimisme Ekonomi Global Jadi Sentimen

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi menguat didukung oleh sentimen positif.