Moeldoko Nyatakan Tak Setuju Impor Beras, tapi...

Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko setelah diperiksa terkait laporannya terhadap dua peneliti ICW di Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 12 Oktober 2021. Laporan kasus dugaan pencemaran nama baik tersebut terkait tuduhan pendistribusian obat antiparasit Ivermectin dan impor beras. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta -Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko buka suara soal impor beras yang sempat direncanakan oleh Perum Bulog. Ia menyatakan kurang setuju dengan rencana itu. 

"Saya selaku ketua HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) kurang setuju dengan impor beras," ucapnya saat ditemui di di Komplek Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta pada Minggu, 4 Desember 2022

Ia menjelaskan kebutuhan beras di Indonesia per bulannya mencapai 2,5 juta ton. Sehingga hasil panen dalam negeri selama setahun pun, kata dia, masih surplus sekitar 3,5 juta ton. Tetapi, Moeldoko menegaskan kondisi itu hanya terjadi dalam keadaaan normal. Sementara bila terjadi kekeringan, banjir, atau hama yang masif, maka hasil panen pun akan terganggu. 

Karena itu, impor masih menjadi alternatif bagi pemerintah meskipun sebagai opsi terakhir. Terlebih menimbang ada 270 juta masyarakat Indonesia yang masih bergantung pada konsumsi beras. 

"Konsumsi beras kita itu seperti Jepang 30 tahun yang lalu, jadi kita itu betul-betul konsumsi berasnya itu cukup tinggi," kata dia. 

Senada dengan Moeldoko, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi pun menilai impor beras adalah alternatif terakhir apabila memang diperlukan. Musababnya, negara harus hadir ketika kebutuhan beras masyarakat terancam tak terpenuhi. 

"Tapi kalau enggak perlu ya ngapain. Gitu ya. Itu prinsip. Jadi kita lebih senang gunakan semua produk yang diproduksi di Indonesia," ucap Arief. 

Memaksimalkan penyerapan beras dari lokal, kata dia, juga merupakan perintah Presiden Joko Widodo. Ditambah Kementerian Pertanian telah menyatakan siap menyalurkan beras domestik untuk memenuhi kebutuhan cadangan di gudang Bulog. 

Tetapi pada saat kekurangan, pemerintah akan tetap terbuka terhadap opsi impor. Pasalnya, jika pemerintah memaksakan diri membeli beras domestik, menurut Arief, perebutan stok dengan swasta akan mengerek harga gabah di tingkat petani semakin tinggi. 

Selanjutnya: Harga Beras Domestik Lebih Tinggi daripada Beras Impor






Harga Beras Masih Tinggi Lampaui HET Meski Bulog Sudah Operasi Pasar, Dampak ke Inflasi?

11 jam lalu

Harga Beras Masih Tinggi Lampaui HET Meski Bulog Sudah Operasi Pasar, Dampak ke Inflasi?

Harga beras masih melonjak di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Padahal Perum Bulog sudah menggencarkan operasi pasar.


Harga Beras Masih Tinggi, Pedagang Salahkan Bulog karena...

13 jam lalu

Harga Beras Masih Tinggi, Pedagang Salahkan Bulog karena...

Sekjen Dewan Pimpinan Pusat IKAPPI Reynaldi Sarijowan mengungkapkan kenaikah harga beras bermula dari kesalahan Perum Bulog. Simak penjelasannya.


Ada Pedagang Diduga Oplos Beras Bulog dengan Beras Lain, Harga Rp 8.300 Jadi Rp 12 Ribu

16 jam lalu

Ada Pedagang Diduga Oplos Beras Bulog dengan Beras Lain, Harga Rp 8.300 Jadi Rp 12 Ribu

Pamrihadi Wiraryo menyebut dugaan ada pedagang mengoplos beras Bulog dengan beras lainnya dan dimasukkan dalam kemasan premium.


Dicurigai Buwas Mengoplos Beras Bulog, Ini Penjelasan Lengkap Pedagang di Food Station

1 hari lalu

Dicurigai Buwas Mengoplos Beras Bulog, Ini Penjelasan Lengkap Pedagang di Food Station

Pedagang dan distributor beras di PT Food Station Tjipinang Jaya menanggapi soal dugaan Dirut Perum Bulog Buwas ihwal pengoplosan beras.


Bulog Mulai Guyur Beras Pemerintah Ke Indomaret dan Alfamart, Dijual Ukuran 5 Kilogram

1 hari lalu

Bulog Mulai Guyur Beras Pemerintah Ke Indomaret dan Alfamart, Dijual Ukuran 5 Kilogram

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso alias Buwas mengungkapkan pihaknya sudah mulai mengguyur cadangan beras pemerintah (CBP) ke perusahaan ritel di Indonesia


Bulog Gelontorkan 10.000 Ton Beras Impor ke Food Station, Pedagang Dilarang Jual Eceran

1 hari lalu

Bulog Gelontorkan 10.000 Ton Beras Impor ke Food Station, Pedagang Dilarang Jual Eceran

Perum Bulog bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas)menggelontorkan 10.000 ton beras impor ke Gudang PT Food Station Tjipinang Jaya (FS), Jakarta Timur.


Komentari soal PDIP Enggan Berkoalisi dengan Partai Doyan Impor, NasDem: Tak Boleh Arogan

1 hari lalu

Komentari soal PDIP Enggan Berkoalisi dengan Partai Doyan Impor, NasDem: Tak Boleh Arogan

Willy Aditya menanggapi pernyataan Seketaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto yang mengatakan pihaknya enggan berkoalisi dengan partai doyan impor


Terpopuler: Buwas Soal Modus Pedagang Beras Nakal, Jumlah Bandara Internasional Bakal Dipangkas

1 hari lalu

Terpopuler: Buwas Soal Modus Pedagang Beras Nakal, Jumlah Bandara Internasional Bakal Dipangkas

Berita terpopuler sepanjang Jumat, 3 Februari 2023 dimulai dari permintaan Dirut Bulog Buwas ke bos Food Station Tjipinan soal pedagang beras nakal.


Mengenal Apa Itu Ekspor Impor, Tujuan, dan Contohnya

2 hari lalu

Mengenal Apa Itu Ekspor Impor, Tujuan, dan Contohnya

Untuk menjaga perekonomian suatu negara, kegiatan ekspor dan impor perlu terus dilakukan. Tak terkecuali Indonesia. Ini penjelasan soal ekspor impor.


Buwas Usul Tunjangan PNS Kembali dalam Bentuk Beras: Kualitasnya Bagus, Saya Berani Jamin

2 hari lalu

Buwas Usul Tunjangan PNS Kembali dalam Bentuk Beras: Kualitasnya Bagus, Saya Berani Jamin

Buwas baru-baru ini mengusulkan agar pegawai negeri sipil (PNS) serta anggota TNI dan Polri kembali menerima tunjangan dalam bentuk beras. Kenapa?