Obat Sirup Kembali Dijual di Apotek Terdekat

Apoteker menunjukkan sejumlah obat sirup untuk disimpan dalam kardus saat sidak penjualan obat sirup di Apotek Villa Duta, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu 22 Oktober 2022. Dalam sidak tersebut, sejumlah apotek, ritel dan rumah sakit di Kota Bogor telah mematuhi dan melaksanakan kebijakan pemerintah tentang larangan penjualan obat maupun resep dalam bentuk sirup. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

TEMPO.CO, Jakarta - Industri farmasi kembali menjual obat sirup yang dinyatakan aman oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Kemarin, BPOM menyatakan ada 172 obat sirup dan 22 industri farmasi yang telah memenuhi standar ketentuan. 

“Semua produk sirup yg telah memenuhi ketentuan atau memenuhi standart akan diinformasikan oleh BPOM dapat di gunakan oleh fasilitas kesehatan dan masyarakat,” ujar Direktur Eksekutif Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia Elfiano Rizaldi ketika dihubungi Tempo pada Sabtu, 3 Desember 2022. 

Sebelumnya secara paralel, Elfiano berujar, industri farmasi telah melakukan pengujian mandiri perihal produk obat sirup yang menggunakan pelarut propilen glikol, propietilen glikol, dan gliserin. Ia melanjutkan, produk yang aman kini bakal diedarkan oleh produsen industri farmasi ke seluruh fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit, apotek, klinik, dan berbagai toko obat. 

Baca Juga: BPOM Umumkan 2 Perusahaan Farmasi Sebagai Tersangka Kasus Cemaran EG dan DEG

Adapun Ketua Umum Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Noffendri Roestam mengatakan pengedaran obat sirup sudah berangsur-angsur kembali normal. Kini, obat sirup pun sudah mulai ada di semua apotek.

“Kami lebih memantau di pelayanannya. Pelayanan obat sirup sudah berjalan sesuai dengan perkembangannya. Obat tersebut sudah ada di apotek-apotek,” kata dia. 

Setelah melakukan survei ke beberapa gerai apotek, Tempo melihat beberapa obat sirup yang sempat ditahan peredarannya kini telah kembali dipajang di rak. Meskipun, belum semoncer sebelumnya, transaksi obat sirup tetap ada. 

Pembeli juga mulai kembali membeli obat sirup, kendati tidak sebanyak sebelumnya. “Stoknya aman, kaloau habis kita order lagi. Sudah pada mulai beli, tapi enggak sebanyak dulu. Masih pada takut-takut,” kata seorang penjaga apotek di Jakarta yang namanya tidak mau disebutkan.

Penjaga apotek itu melanjutkan, tokonya mengikuti anjuran BPOM. “Kalau bahaya ya kita enggak jual, tapi kalau sudah aman, kita jual lagi,” ujarnya.

DEFARA DHANYA PARAMITHA

Baca juga: BPOM Umumkan 172 Obat Sirup Bisa Diedarkan Kembali, Cek Daftarnya

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Mengenal 3 Jenis Jamu yang Perlu Anda Ketahui

4 hari lalu

Mengenal 3 Jenis Jamu yang Perlu Anda Ketahui

Jamu adalah obat tradisional yang dibuat degan bahan akar, bahan hewan, bunga, kulit kayu, dan daun.


Bareskrim Polri Tetapkan Empat Tersangka Perorangan dalam Kasus Gagal Ginjal Akut Anak

6 hari lalu

Bareskrim Polri Tetapkan Empat Tersangka Perorangan dalam Kasus Gagal Ginjal Akut Anak

Penyidik menetapkan empat tersangka perorangan dalam kasus gagal ginjal akut yang kaitannya dengan korporasi. Kemudian telah dilakukan penahanan.


Polda Metro Jaya Sita Ratusan Ribu Obat Palsu dan Ilegal, Sebelas Orang Ditangkap

9 hari lalu

Polda Metro Jaya Sita Ratusan Ribu Obat Palsu dan Ilegal, Sebelas Orang Ditangkap

Polisi menyita 430 ribu butir obat palsu dan ilegal dari tangan para tersangka


Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak, Bareskrim Polri Serahkan Berkas Perkara PT Afi Farma ke Kejaksaan

15 hari lalu

Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak, Bareskrim Polri Serahkan Berkas Perkara PT Afi Farma ke Kejaksaan

Bareskrim Polri telah menyerahkan berkas kasus gagal ginjal akut pada anak ke Kejaksaan Agung dengan tersangka korpasi PT Afi Farma.


Ahli Ingatkan Bahaya Pakai Bahan Daur Ulang Cacahan Polikarbonat untuk Kemasan Air Minum

16 hari lalu

Ahli Ingatkan Bahaya Pakai Bahan Daur Ulang Cacahan Polikarbonat untuk Kemasan Air Minum

Berikut runutan peristiwa bagaimana bahan polikarbonat diolah menjadi kemasan dan pada titik mana berpotensi membahayakan kesehatan karena terjadi lepasan BPA.


Jamin Kulineran Aman, Pasar Tradisional Yogyakarta Dilengkapi Laboratorium Mini

17 hari lalu

Jamin Kulineran Aman, Pasar Tradisional Yogyakarta Dilengkapi Laboratorium Mini

Keamanan pangan jadi satu hal serius menimbang Kota Yogyakarta merupakan destinasi prioritas wisatawan nusantara.


BPOM, GAPMMI dan Mayora Berkolaborasi, Hadirkan Edukasi Pengawasan Produk

19 hari lalu

BPOM, GAPMMI dan Mayora Berkolaborasi, Hadirkan Edukasi Pengawasan Produk

Expo bertujuan untuk mengajak generasi muda melek wawasan mengenai pengawasan obat dan makanan


Apotek K-24 Membuka Lowongan Kerja untuk Sejumlah Posisi, Cek Persyaratannya

21 hari lalu

Apotek K-24 Membuka Lowongan Kerja untuk Sejumlah Posisi, Cek Persyaratannya

Perusahaan Apotek K-24 sedang membuka lowongan kerja untuk mengisi posisi Apoteker, Keuangan Outlet, dan Customer Service


Wong Solo Group Ditunjuk jadi Penyedia Katering Makanan untuk Umrah dan Haji

23 hari lalu

Wong Solo Group Ditunjuk jadi Penyedia Katering Makanan untuk Umrah dan Haji

Berbagai produk unggulan dari Wong Solo Group akan disajikan bagi jemaah haji dan umrah yang Indonesia maupun Asia di Tanah Suci.


Bareskrim Polri Kembali Tetapkan Tersangka Kasus Gagal Ginjal Akut

26 hari lalu

Bareskrim Polri Kembali Tetapkan Tersangka Kasus Gagal Ginjal Akut

Ahmad menyebut Polri masih akan terus melakukan pengejaran terhadap para tersangka kasus gagal ginjal akut.