Pengusaha Pasok 45 Truk Telur untuk Jaga Harga Menjelang Natal dan Tahun Baru

Peternak melihat kualitas telur ayam di Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Rabu 24 Agustus 2022. Kementerian Perdagangan menyampaikan kenaikan harga telur ayam dari Rp30.900 per kilogram menjadi Rp32.000 per kilogram ini dipicu oleh dampak musiman. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Presidium Pinsar Petelur Nasional (PPN) Yudianto Yosgiarso mengatakan asosiasi dan koperasi petelur yang tergabung dalam Rumah Bersama telah menyiapkan 45 truk stok telur berkapasitas 5 ton seharga Rp 27.500 per kilogram. Upaya ini untuk membantu pemerintah menekan kenaikan harga telur

"Ini niatan kami untuk menstabilkan harga telur," ujarnya dalam konferensi pers virtual pada Kamis, 1 Desember 2022. 

Adapun Rumah Bersama terdiri atas asosiasi Pinsar Petelur Nasional (PPN), Pinsar Indonesia (PI), PPRN, Koperasi Pinsar Petelur Nasional, Koperasi Peternak Petelur Lampung, Koperasi Kendal, Koperasi Putra Blitar, dan Koperasi Srikandi Blitar. PPN mencatat kenaikan harga telur terjadi sejak 20 November 2022.

Baca: Harga Telur dan Daging Ayam Pekan Ini Terpantau Naik, Cabai dan Bawang Turun

Di beberapa daerah, harga telur per kilogram menembus Rp 30 ribu lebih. Yudianto khawatir apabila kenaikan harga telur terus dibiarkan, lonjakannya kian liar atau tak terkendali. Ditambah, fluktuasi harga telur kerap menimbulkan kegaduhan lantaran dibutuhkan oleh banyak industri dan menjadi bahan pangan yang ekonomis bagi masyarakat. 

Adapun harga telru meningkat signifikan karena lonjakan permintaan pasar menjelang liburan Natal dan Tahun Baru atau Nataru. Kenaikan harga dirasakan tidak hanya di Pulau Jawa, tetapi juga di luar Jawa.

Jika biasanya di Jawa terjadi surplus telur, kata Yudianto, menjelang Nataru stoknya menipis. Sebab, permintaan industri catering hingga restoran untuk membuat kue bertambah.

Karena itu, Rumah Bersama membuat kesepakatan untuk menjual telur dengan harga maksimal Rp 27.500 per kilogram. Yudianto mengatakan pelaku usaha telah menyetujui kesepakatan itu dan akan menyampaikan informasinya ke seluruh peternak. 

Kendati harga tersebut lebih tinggi ketimbang harga acuan pembelian (HAP) yang telah ditetapkan pemerintah, yaitu Rp 22-24 ribu per kilogram, Rumah Bersama menilai besaran itu sangat realistis. Sebab, harga telur yang disetujui pengusaha sudah termasuk dengan ongkos angkut dan kertas tempat alas telur.

Di sisi lain, dia melibat HAP yang berlaku saat ini belum memperhatikan kenaikan bahan bakar minyak (BBM) dan dampak dari situasi geopolitik akibat perang Rusia dan Ukraina. Ia menjelaskan harga Rp 27.500 per kilogram ditetapkan oleh Rumah Bersama dengan mempertimbangkan besarnya ongkos angkut bagi peternak di Jawa Timur untuk mengirimkan ke Jakarta sekitar Rp 1.200. Ditambah, biaya kertas alas telur sebesar Rp 500. Sehingga, menurut catatannya, harga telur yang dijual peternak tak jauh dari HAP, yakni sekitar Rp 25.800 per kilogram. 

"Kami sudah pertimbangkan, mengingat peternak kecil yang juga mungkin dari biayanya yang tidak rendah karena ada selisih biaya, itu kami sudah perhitungkan," tuturnya. 

Berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga telur per Kamis, 1 Desember 2022, menyentuh angka Rp 30.050 per kilogram. Harga tersebut naik 0,33 persen dari hari sebelumnya. Sementara itu, situs Informasi Pangan Jakarta mencatat harga telur mencapai Rp 30.627 pet kilogram atau naik sebesar Rp 436.

Baca JugaKemendag Jelaskan Rantai Masalah Penyebab Kenaikan Harga Telur Ayam

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Kandungan Gizi dalam Telur yang Dibutuhkan Balita

12 hari lalu

Kandungan Gizi dalam Telur yang Dibutuhkan Balita

Kepala BKKBN menganjurkan konsumsi telur untuk mencegah stunting pada anak balita karena kandungan gizinya baik untuk pertumbuhan.


Telur Dadar Khas Italia, Bagaimana Cara Membuat Frittata?

12 hari lalu

Telur Dadar Khas Italia, Bagaimana Cara Membuat Frittata?

Telur dadar frittata juga bisa diberi berbagai bahan pilihan seperti potongan daging, keju dan sayuran menyesuaikan selera


Mendag: Kami Berusaha Keras Memastikan Stok Bahan Pokok Bulan Puasa Terjaga Baik

18 hari lalu

Mendag: Kami Berusaha Keras Memastikan Stok Bahan Pokok Bulan Puasa Terjaga Baik

Mendag Zulkifli Hasan memastikan pemerintah memantau ketersediaan stok dan harga bahan pokok menjelang bulan Puasa.


Cara Menyimpan Telur agar Lebih Tahan Lama

27 hari lalu

Cara Menyimpan Telur agar Lebih Tahan Lama

Telur utuh akan disimpan selama sekitar tiga minggu dalam kulkas, bagaimana jika dibekukan?


Bandara Soekarno-Hatta Menjadi Bandara Tersibuk di Asean selama Nataru

27 hari lalu

Bandara Soekarno-Hatta Menjadi Bandara Tersibuk di Asean selama Nataru

Bandara Soekarno-Hatta menjadi bandar paling sibuk di kawasan Asean selama masa Nataru 2022-2023.


Kereta Panoramic Berhenti Beroperasi Mulai Besok, KAI: Evaluasi Menyeluruh

28 hari lalu

Kereta Panoramic Berhenti Beroperasi Mulai Besok, KAI: Evaluasi Menyeluruh

PT Kereta Api Pariwisata akan segera memberi kabar apabila sudah diputuskan jadwal perjalanan dan pengeporasian kereta Panoramic selanjutnya.


Jasa Marga: Lebih dari 5,6 Juta Kendaraan Melintas 4 Gerbang Tol Utama Selama Nataru

30 hari lalu

Jasa Marga: Lebih dari 5,6 Juta Kendaraan Melintas 4 Gerbang Tol Utama Selama Nataru

PT Jasa Marga Persero Tbk mencatat kendaraan yang meninggalkan Jabotabek tercatat total 2,83 juta unit.


Bolehkah Ibu Hamil Makan Mayones?

30 hari lalu

Bolehkah Ibu Hamil Makan Mayones?

Mayones boleh dikonsumsi ibu hamil asalkan telah melalui proses berikut.


Bapanas Klaim Harga Pangan di Awal Tahun Stabil, Cabai dan Telur Turun

31 hari lalu

Bapanas Klaim Harga Pangan di Awal Tahun Stabil, Cabai dan Telur Turun

Tercatat harga pangan yang sempat naik seperti cabai rawit merah, cabai merah keriting, dan telur berangsur mengalami penurunan.


Libur Nataru, Bos KAI: Volume Penumpang Kereta Sudah 85 Persen, Tanda Kebangkitan

32 hari lalu

Libur Nataru, Bos KAI: Volume Penumpang Kereta Sudah 85 Persen, Tanda Kebangkitan

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo mengatakan secara umum angkutan Nataru dengan kereta api berjalan dengan baik.