CORE Minta Pemerintah Tak Jorjoran Beri BLT: Kita Butuh Stimulus Kebijakan

Warga antre mencairkan BLT BBM sesuai kelurahan di Kantor Pos Asia Afrika, Bandung, Kamis, 15 September 2022. Kementerian Sosial menyatakan bahwa BLT BBM disalurkan untuk 20,65 juta keluarga penerima manfaat yang terdaftar. TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.CO, Jakarta - Di tengah ancaman krisis ekonomi global saat ini, ekonom senior Center of Reform on Economics (CORE), Hendri Saparin, menyebut pemerintah tidak boleh jorjoran memberikan bantuan langsung tunai atau BLT untuk masyarakat. Apalagi, pemerintah akan mengembalikan defisit fiskal sebesar 3 persen pada tahun depan.

“Yang diperlukan kelompok kelas bawah bukan cuma BLT. Jadi yang kami harapkan adalah kebijakan besar yang memungkinkan mereka mendapat pemasukan tambahan,” ujar Hendri ketika ditemui di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu, 30 November 2022. 

Menurut Hendri, pemerintah mesti membuat kebijakan yang mendorong perputaran ekonomi. Sehingga, stimulus ekonomi tidak hanya digunakan untuk konsumsi, tetapi juga untuk produksi.

Baca: BLT UMKM Rp 1,2 Juta Segera Cair, Cek Syarat dan Tahapan Mendaftar Secara Online

“Kita butuh stimulus kebijakan, bukan hanya stimulus uang. Karena, budget juga terbatas,” ujar Hendri.

Dia lantas mencontohkan kebijakan pemerintah untuk piknik gratis bagi sekolah, alih-alih hanya memberi insentif atau subsidi bagi pelaku wisata. Dari dana pemerintah untuk piknik, masyarakat bisa mengeluarkan uang—minimal Rp 10 ribu—untuk berwisata. Dengan begitu, ada perputaran uang untuk rekreasi, konsumsi, hingga sewa transportasi.

“Nanti UKM di sektor wisata juga dibeli dann akann melakukan produksi lagi. Di situ multiplier effect-nya,” kata dia. 

Tak hanya itu, dia menyinggung soal program Kartu Prakerja. Menurutnya, program tersebut tidak hanya dilakukan dengan pemberian pelatihan. Namun, harus dilanjutkan dengan program magang untuk mengasah keahlian. 

“Jadi, pemerintah yang membayar dia untuk bekerja. UKM senang karena ada tenaga tanpa dibayar dan si anak jadi punya keterampilan,” ucap Hendri. 

Baca juga: Kemensos Rancang Program Bansos untuk Lansia, Disabilitas dan Yatim Piatu Rp 493 Miliar

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Harga Minyak Diprediksi Jeblok ke USD 68 per Barel, Analis: Pasar Khawatirkan Resesi

6 jam lalu

Harga Minyak Diprediksi Jeblok ke USD 68 per Barel, Analis: Pasar Khawatirkan Resesi

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi, memperkirakan harga minyak dunia masih akan melanjutkan tren pelemahan pada esok hari, Senin.


Terkini: Rhenald Kasali Sentil Sri Mulyani, Faisal Basri Ungkap Biang Keladi Minyak Goreng Mahal

10 jam lalu

Terkini: Rhenald Kasali Sentil Sri Mulyani, Faisal Basri Ungkap Biang Keladi Minyak Goreng Mahal

Berita ekonomi dan bisnis paling banyak dibaca siang ini dimulai dari kritik Rhenald Kasali ke Menkeu Sri Mulyani soal ancaman resesi.


Ancaman Resesi Global 2023, Rhenald Kasali Sentil Sri Mulyani: Pemerintah Jangan Jumawa

14 jam lalu

Ancaman Resesi Global 2023, Rhenald Kasali Sentil Sri Mulyani: Pemerintah Jangan Jumawa

Rhenald Kasali Rhenald juga menyentil Menteri Keuangan Sri Mulyani yang terlalu pede bahwa Indonesia jauh dari resesi pada tahun 2023 ini.


Bantah Situasi Ekonomi Indonesia 2023 Gelap, Sri Mulyani: yang Tidak Baik-baik Saja di Sana

2 hari lalu

Bantah Situasi Ekonomi Indonesia 2023 Gelap, Sri Mulyani: yang Tidak Baik-baik Saja di Sana

Menteri Keuangan Ekonomi Sri Mulyani kembali menyinggung soal kondisi perekonomian global 2023 yang diprediksi gelap gulita.


IMF Sebut 2023 Ekonomi Dunia Gelap Gulita, Sri Mulyani: Pemulihan Ekonomi RI Meningkat Pesat

3 hari lalu

IMF Sebut 2023 Ekonomi Dunia Gelap Gulita, Sri Mulyani: Pemulihan Ekonomi RI Meningkat Pesat

Sri Mulyani merepons pernyataan Presiden Jokowi soal peringatan IMF bahwa dunia akan gelap gulita pada 2023. Indonesia malah sedang meningkat pesat.


Jokowi Bagikan Bantuan Door to Door di Malam Hari di Bali

3 hari lalu

Jokowi Bagikan Bantuan Door to Door di Malam Hari di Bali

Jokowi yang mengenakan jaket bomber hijau menyapa warga yang masih berjaga di teras rumahnya.


Faisal Basri Sebut Peluang Resesi Indonesia Kecil, tapi Pemulihan Ekonominya Belakangan

4 hari lalu

Faisal Basri Sebut Peluang Resesi Indonesia Kecil, tapi Pemulihan Ekonominya Belakangan

Ekonom senior Faisal Basri menyebut kecil kemungkinan Indonesia mengalami resesi.


PSI Setuju Reshuffle untuk Mengganti Menteri yang Punya Kinerja Buruk

4 hari lalu

PSI Setuju Reshuffle untuk Mengganti Menteri yang Punya Kinerja Buruk

Grace Natalie mengatakan reshuffle sah saja dilakukan Presiden Joko Widodo terhadap menteri yang memiliki kinerja buruk, terlebih ada ancaman resesi


Infobrand Forum 2023, Membangun Optimisme Hadapi Ancaman Resesi

5 hari lalu

Infobrand Forum 2023, Membangun Optimisme Hadapi Ancaman Resesi

Infobrand Forum 2023, sebuah pertemuan akbar bagi para pelaku brand, pengamat bisnis, agency dan pelaku pendukung lainnya di Indonesia


Bos Samsung Indonesia: Pencabutan PPKM Beri Angin Segar Bagi Pengusaha

9 hari lalu

Bos Samsung Indonesia: Pencabutan PPKM Beri Angin Segar Bagi Pengusaha

Presiden Jokowi secara resmi menghentikan PPKM pada Jumat, 30 Desember 2022.