Siti Nurbaya Sebut Migas Punya Peran Penting untuk Ketersediaan Energi RI

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar (kanan) berfoto dengan Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Singapura Grace Fu Hai Yien (kiri) saat kegiatan G20 Joint Environment and Climate Ministerial Meeting (JECMM)di Nusa Dua, Badung, Bali, Rabu 31 Agustus 2022. Pertemuan para menteri bidang iklim dan lingkungan negara-negara G20 itu diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan bersama untuk melakukan aksi penyelamatan bumi. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

TEMPO.CO, Bali-Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menjelaskan bahwa industri minyak dan gas atau migas di Indonesia memiliki peran yang penting dalam memastikan ketersediaan energi. Menurut dia permintaan energi khususnya di sektor migas cukup tinggi.

“Migas punya peran penting dalam memastikan ketersediaan energi. Itu banyak diserap sektor transportasi dan industri,” ujar dia melalui keterangan video di acara 3rd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas 2022 di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali pada Kamis, 24 November 2022.

Namun, dia meminta agar perusahaan migas menerapkan dekarbonisasi guna mendukung upaya mewujudkan emisi nol karbon pada 2060 atau lebih cepat. Menurut Siti, migas merupakan sektor yang intensif memiliki karbon tinggi.

“Migas juga berada dalam tekanan yang tinggi dan tidak terhindarkan untuk merespons dengan tepat transisi menuju dekarbonisasi," ucap dia.

Menteri LHK pun menyambut baik perusahaan migas yang berkomitmen menerapkan dekarbonisasi hingga 2050 untuk merespons tantangan emisi nol karbon. Dia menuturkan beberapa upaya dalam menerapkan dekarbonisasi di antaranya dengan Carbon Capture, Utilization and Storage (CCUS) atau sistem penangkapan karbon (CO2) untuk menekan emisi karbon di sektor migas.

Secara total, Siti berujar, emisi gas rumah kaca di Indonesia pada 2020 mencapai 1,05 giga ton CO2. Dari jumlah tersebut sekitar 584 juta ton CO2 atau sekitar 55,62 persen berasal dari sektor energi. Lebih rinci, sektor migas berkontribusi 164,7 juta ton CO2 atau 15,69 persen dari kilang minyak, serta transportasi sekitar 12,8 persen.

Mengutip Data Badan Energi Internasional (IEA), Siti memperkirakan melalui kebijakan emisi nol karbon, permintaan minyak secara global menurun hingga 75 juga barel per hari pada 2030. “Salah satu pemicunya, penjualan kendaraan listrik yang melonjak hingga 60 persen pada 2030,” tutur Siti.

Selanjutnya: Dunia Semakin Bertransformasi Menuju Energi Bersih






Sri Mulyani: Sistem Keuangan Triwulan Empat 2022 Terus Membaik, Tekanan Global Mereda

4 jam lalu

Sri Mulyani: Sistem Keuangan Triwulan Empat 2022 Terus Membaik, Tekanan Global Mereda

Sri Mulyani Indrawati melaporkan Hasil Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) I Tahun 2023.


Di Tengah Isu Reshuffle, Menteri LHK Absen dalam Rapat Soal Beras dengan Jokowi

9 jam lalu

Di Tengah Isu Reshuffle, Menteri LHK Absen dalam Rapat Soal Beras dengan Jokowi

Di tengah isu reshuffle, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar tak hadir dalam rapat soal beras dengan Presiden Jokowi di Istana Negara hari ini.


Tak Capai Target Investasi Tahun 2022, Kementerian ESDM: Sektor Migas Stagnan

1 hari lalu

Tak Capai Target Investasi Tahun 2022, Kementerian ESDM: Sektor Migas Stagnan

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) gagal mencapai target realisasi investasi senilai US$ 31 miliar pada 2022.


Lampui Target, Pertamina EP Prabumulih Tambah Produksi dari Sumur Pengembangan Lembak

4 hari lalu

Lampui Target, Pertamina EP Prabumulih Tambah Produksi dari Sumur Pengembangan Lembak

Pertamina EP (PEP) Prabumulih Field berhasil menambah produksi migas dari Sumur Lembak Infield, LBK-INF5 (LBK-19) dan LBK-INF4 (LBK-20).


ICEL Luncurkan Portal Khusus Putusan Pengadilan Perkara Lingkungan, Simak Isi dan Harapannya

4 hari lalu

ICEL Luncurkan Portal Khusus Putusan Pengadilan Perkara Lingkungan, Simak Isi dan Harapannya

Indonesian Center for Environmental Law (ICEL) juga beberkan tantangan pencari keadilan lingkungan di Tanah Air saat ini.


Korea Selatan Menggandakan Kupon Energi untuk Hadapi Hujan Salju dan Gelombang Dingin

5 hari lalu

Korea Selatan Menggandakan Kupon Energi untuk Hadapi Hujan Salju dan Gelombang Dingin

Hujan Salju menutup beberapa taman nasional dan membatalkan lima penerbangan.


Komisi Eropa Diminta Usaha Tingkatkan Pengiriman Gas dari Azerbaijan

6 hari lalu

Komisi Eropa Diminta Usaha Tingkatkan Pengiriman Gas dari Azerbaijan

Komisi Eropa diminta mengalokasikan dana untuk pengembangan infrastruktur yang memungkinkan peningkatan pengiriman gas dari Azerbaijan ke Uni Eropa.


Satpol PP Tegur Wisatawan yang Merokok di Kota Tua Jakarta

6 hari lalu

Satpol PP Tegur Wisatawan yang Merokok di Kota Tua Jakarta

Satpol PP Jakarta Barat mengimbau wisatawan Kota Tua untuk tidak merokok di kawasan itu untuk menjaga daerah itu sebagai wilayah rendah emisi.


ESDM Sebut Permen Perdagangan Karbon Aturan Wajib, Apa Saja yang Diatur?

7 hari lalu

ESDM Sebut Permen Perdagangan Karbon Aturan Wajib, Apa Saja yang Diatur?

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif resmi menerbitkan peraturan teknis terkait perdagangan karbon di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU)


Inovasi Aplikasi Pantau Konsumsi Listrik Real Time di Pabrik

8 hari lalu

Inovasi Aplikasi Pantau Konsumsi Listrik Real Time di Pabrik

Kemajuan teknologi informasi dan telekomunikasi turut memberikan peranan penting bagi kemudahan dan fasilitas dalam memonitor konsumsi listrik.