Indonesia Kalah Sengketa Soal Ekspor Nikel, Apa Manfaat Nikel untuk Peralatan Militer?

19_ekbis_nikel

TEMPO.CO, Jakarta - Hasil final panel report World Trade Organization (WTO) telah keluar dan memutuskan bahwa Indonesia kalah dalam gugatan sengketa larangan ekspor nikel yang dilayangkan oleh Uni Eropa. Merespons putusan tersebut, pemerintah menyatakan bahwa sedang memikirkan upaya untuk melakukan banding.

Dalam laporan Koran Tempo, disebutkan bahwa sampai kemarin belum memutuskan langkah selanjutnya setelah putusan tersebut keluar dan sedang menimbang berbagai pilihan yang akan dilakukan.

"Kami sedang berdiskusi lebih lanjut dengan tim kuasa hukum untuk mencari penyelesaian yang tepat guna mengamankan kepentingan Indonesia serta posisi Indonesia di WTO," kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Didi Sumedi.

Sebelumnya, keputusan tersebut dikeluarkan oleh WTO pada 17 Oktober 2022, tetapi putusan tersebut baru akan didistribusikan kepada seluruh anggota WTO pada 30 November 2022.

"Setelah keputusan didistribusikan, pemerintah baru bisa secara terbuka berdiskusi terhadap tindak lanjut penanganan sengketa nomor D592 tersebut," kata Didi.

Baca: RI Kalah Gugatan Perkara Ekspor Nikel di WTO, Menteri ESDM: Ada Peluang Banding

Apa Sebenarnya Nikel dan Manfaatnya?

Melansir laman Geology, disebutkan bahwa nikel merupakan sebuah logam berwarna putih keperak-perakan. Nikel termasuk mineral tambang yang memilikki tekstur keras, tetapi sifatnya lentur.

Di banyak industri, bahan tambang yang ditemukan pada 1751 ini sudah banyak digunakan. Selain dimanfaatkan untuk industri, nikel juga sangat bermanfaat untuk kebutuhan masyarakat. Berikut manfaat nikel:

1. Bahan membuat monel

Monel merupakan sebuah logam yang terdiri atas nikel, tembaga, dan tambahan bahan logam lain. Sebagai informasi, nikel digunakan sebagai bahan gabungan untuk pengerjaan monel. Bahkan, kualitas monel dengan gabungan monel mirip dengan emas yang dimanfaatkan sebagai perhiasan.

2. Bahan membuat stainless steel

Dalam pengerjaan stainless steel, nikel juga digunakan sebagai bahan gabungan karena memiliki ketahanan terhadap karat. Sejumlah perlengkapan dapur yang menggunakan nikel, antara lain sendok, garpu, wajan, dan panci.

3. Bahan membuat uang koin

Nikel juga digunakan sebagai bahan untuk membuat koin karena nikel memiliki bahan yang mudah untuk dibuat menjadi koin. Pada 2010, Bank Indonesia menggunakan nikel sebagai bahan dasar untuk uang koin pecahan Rp 1.000.

4. Bahan membuat kawat

Nikel memilikki sofat antikarat dan karenanya nikel bahnyak digunakan untuk membuat sejumlah perlengkapan, salah satunya kawat. Selain itu, kawat yang dibuat menggunakan nikel dapat menjadi penghantar panas yang baik.

5. Katalis

Katalis merupakan zat yang berperan untuk mempercepat pergerakan pada suatu reaksi. Dalam kehidupan sehari-hari, nikel dapat menjadi katalis dalam proses hidrogenasi minyak.

6. Militer

Dikutip dari nikel.co.id, kekuatan yang dimiliki baja hasil olahan nikel memang sudah tidak diragukan lagi. Oleh karenanya militer di negara mana pun memanfaatkannya sebagai peralatan militer mereka. Mulai dari senjata, pelapis dan kerangka kendaraan militer, hingga menjadi bahan pelindung pesawat ruang angkasa yang tahan panas matahari.

EIBEN HEIZIER  I  SDA

Baca juga: Apa Itu Nikel, Berbahayakah Jika Ditambang?

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Lobi-lobi Jokowi ke Tesla: Tawarkan Insentif hingga Konsesi Nikel

2 jam lalu

Lobi-lobi Jokowi ke Tesla: Tawarkan Insentif hingga Konsesi Nikel

Presiden Joko Widodo atau Jokowi terus melakukan komunikasi dengan pabrikan mobil listrik Tesla, untuk bisa berinvestasi di Indonesia.


Uni Eropa Legalkan Serangga Sebagai Bahan Pangan, Qatar: Haram

4 jam lalu

Uni Eropa Legalkan Serangga Sebagai Bahan Pangan, Qatar: Haram

Uni Eropa melegalkan penggunaan serangga sebagai bahan pangan. Namun menurut Qatar, serangga adalah makanan haram.


Naik Lagi, Berikut Daftar Harga Beras Per Februari 2023 Terbaru

19 jam lalu

Naik Lagi, Berikut Daftar Harga Beras Per Februari 2023 Terbaru

Daftar harga beras per Februari 2023 menurut BPS, Kementerian Perdagangan, Badan Pangan Nasional, hingga Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional


Jelang Setahun Invasi ke Ukraina, Uni Eropa Akan Terapkan Sanksi Baru terhadap Rusia

1 hari lalu

Jelang Setahun Invasi ke Ukraina, Uni Eropa Akan Terapkan Sanksi Baru terhadap Rusia

Uni Eropa berencana menampar Rusia dengan sanksi baru menjelang peringatan setahun invasi Moskow ke Ukraina


Harga Minyak Dunia Diprediksi Melemah Hari Ini, Begini Kata Analis

1 hari lalu

Harga Minyak Dunia Diprediksi Melemah Hari Ini, Begini Kata Analis

Harga minyak dunia diperkirakan melemah di rentang US$ 74,00 hingga US$ 78,50 per barel dalam perdagangan hari ini, Jumat, 3 Februari 2023.


Militer Israel Mengkonfirmasi Lancarkan Serangan ke Gaza

1 hari lalu

Militer Israel Mengkonfirmasi Lancarkan Serangan ke Gaza

Serangan Israel dilakukan setelah sebuah roket ditembakkan ke arah Israel, namun bisa dicegat oleh sistem pertahanan udara Iron Dome.


Iran Tuding Israel Dalang Serangan Drone di Pabrik Militer, Ancam Pembalasan

1 hari lalu

Iran Tuding Israel Dalang Serangan Drone di Pabrik Militer, Ancam Pembalasan

Serangan itu terjadi di tengah ketegangan antara Iran dan Barat atas aktivitas nuklir Teheran dan pasokan senjata.


Sri Mulyani Masuk Bursa Calon Gubernur BI, Ekonom: Soal Pengalaman Bagus, tapi ...

1 hari lalu

Sri Mulyani Masuk Bursa Calon Gubernur BI, Ekonom: Soal Pengalaman Bagus, tapi ...

Direktur Celios menanggapi nama Sri Mulyani Indrawati yang diisukan masuk dalam bursa calon Gubernur Bank Indonesia (BI).


Terkini Bisnis: Jokowi Berpesan ke Buwas Soal Mafia Beras, 300 Slot Beasiswa S2 dari Kominfo

2 hari lalu

Terkini Bisnis: Jokowi Berpesan ke Buwas Soal Mafia Beras, 300 Slot Beasiswa S2 dari Kominfo

Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Rabu sore, 1 Februari 2023 dimulai Bos Bulog Budi Waseso alias Buwas menemui Jokowi.


Inflasi Januari 2023 Mencapai 0,34 Persen, BPS: Disumbang Komoditas Pangan

3 hari lalu

Inflasi Januari 2023 Mencapai 0,34 Persen, BPS: Disumbang Komoditas Pangan

BPS mengumumkan laju inflasi pada Januari 2023 sebesar 0,34 persen month to month (mtm) bila dibandingkan Desember 2022.