Senin, 17 Desember 2018

Aksi Beli Lima Saham Unggulan Akibatkan Indeks Naik 4,691 Poin

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Penutupan sesi I pada Jumat (4/01), indeks mengalami kenaikan sebesar 4,691 poin ke level 386,203. Sementara 45 indeks terlikuid (LQ45) naik 1,008 poin ke level 78,612, dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,103 poin ke level 59,762. Kenaikan indeks, dipicu karena aksi beli terjadi pada lima saham unggulan yang diikuti sejumlah saham lapis kedua dan ketiga. Selain itu karena technical rebound setelah penurunan indeks selama dua hari. Frekuensi perdagangan masih terlihat sepi, hanya tercatat 5.983 kali transaksi dengan volume 327, 419 lot senilai Rp 246,448 miliar. Terdapat 43 saham yang naik, 24 saham turun dan 313 saham stagnan. Untuk saham unggulan (top gainer) antara lain Indosat (ISAT) naik Rp 150 menjadi Rp 9.050. HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 150 menjadi Rp 3500. Gudang Garam (GGRM) naik Rp 100 menjadi Rp 8300. Telkom (TLKM)50 menjadi Rp 2.875. Astra Internasional (ASII) naik Rp 50 menjadi Rp 1300. Sementara saham Semen Cibinong (SMCB) yang hari ini dicabut suspennya dan mulai diperdagangkan kembali di Bursa Efek Jakarta (BEJ) langsung mengalami kenaikan sebesar Rp 95 menjadi Rp 480. Untuk saham yang menempati top losser antara lain Ramayana Lestari Sentosa (RALS) turun Rp 75 menjadi Rp 2.325. Asuransi Bintang (ASBI) turun Rp 50 menjadi Rp 360. Limas Stokhomindo (LMAS) turun Rp 50 menjadi Rp 525. Bank Eksekutif Internasional (BEKS) turun Rp 30 menjadi Rp 120. dan Tempo Scan Pacific (TSPC) turun Rp 25 menjadi Rp 3.150. (Andi Dewanto-Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".