Gempa Cianjur, PUPR: Ruas Jalan Cianjur-Cipanas Segera Terbuka

Warga melintas di dekat tiang listrik yang roboh akibat gempa di Desa Cibeureum, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin, 21 November 2022. sebanyak 14 posko pengungsian didirikan untuk memfasilitasi warga berjumlah 13.784 pengungsi yang terdampak gempa. ANTARA/Yulius Satria Wijaya

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan ruas Jalan Cianjur-Cipanas akan segera beroperasi kembali setelah tertimpa longsoran gempa. Gempa Cianjur berkekuatan 5,6 magnitudo kemarin telah menyebabkan sejumlah bangunan runtuh, tanah longsor, dan pohon tumbang. 

"Karena itu, insya Allah nanti siang atau sore sudah bisa kita bersihkan longsoran pada badan jalan dan ruas jalan Cianjur-Cipanas bisa terbuka kembali," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono melalui keterangannya kepada Media, Selasa, 22 November 2022. 

Basuki menjelaskan tim PUPR telah mengirim alat berat ke lokasi yang terimbas gempa pada pukul 01.00 WIB, 22 November. Total alat berat yang bekerja untuk membersihkan jalur Cianjur dan Cipanas itu sebanyak enam unit ekskavator dan enam dump trucks

Alat berat yang diterjunkan ke lokasi berfokus membersihkan pohon yang tumbang dan longsoran tanah yang menutup Jalan Cipanas-Cianjur. Selain itu, Kementerian PUPR menerjunkan enam unit hidran umum, empat unit mobil tangki air, dan enam toilet portable. 

Fasilitas itu ditempatkan di tenda-tenda pengungsian darurat, terutama di sekitar Pendopo Bupati dan RSUD Cianjur. Basuki pun memastikan telah meninjau lokasi longsor akibat gempa di Kecamatan Cugenang, Cianjur. Dia dan tim tiba pukul 21.45 WIB. Basuki mengaku masih merasakan gempa susulan yang terjadi di lapangan pukul 21.30 WIB, pada Senin, 21 November 2022.

Baca: Gempa Cianjur, Kominfo Beberkan Hasil Monitoring 5 Operator Telekomunikasi

Dia berharap mobilisasi bantuan dapat lebih lancar, seperti bantuan obat-obatan, tenaga medis, bahan makanan, minuman, baju, selimut, sarung, dan lainnya.

Gempa Cianjur Terasa Sampai Kabupaten Bandung

Sebelumnya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menjelaskan pusat gempa Cianjur berada di darat, 10 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Fenomena ini terjadi pada Senin, 21 November pukul 13.21 WIB. Hingga kini, ada 162 orang tewas akibat peristiwa tersebut. 

BPBD Kota Sukabumi melaporkan warganya merasakan guncangan cukup kuat selama 7 sampai 10 detik. Sedangkan BPBD Kabupaten Sukabumi menyampaikan adanya guncangan kuat selama 5 sampai 7 detik. Gempa juga dirasakan di Kabupaten Bandung selama 5 hingga 7 detik.  

Pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyarankan masyarakat memastikan tidak ada kerusakan struktur pada tiang rumah, kuda-kuda atap dan lainnya. "Di samping itu, tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dengan terus mengikuti pemutakhiran data dari instansi berwenang," ujarnya, kemarin.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun mengimbau kepada pemerintah daerah dan warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi bahaya gempa bumi. Warga di wilayah terdampak gempa Cianjur diminta melakukan pengecekan struktur bangunan apabila ingin memasuki rumahnya kembali. 

Baca juga: Gempa Cianjur, Sandiaga Uno: Saatnya Berbagi dan Beri Pertolongan ke Saudara Kita

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Kementerian Keuangan Bentuk Sekretariat Ekosistem Perumahan

1 hari lalu

Kementerian Keuangan Bentuk Sekretariat Ekosistem Perumahan

Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan menyebut sektor perumahan salah satu sektor yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.


Terkini Bisnis: PUPR Singgung Kasus Meikarta, Kronologi Pembobolan Rekening BCA Rp320 Juta

1 hari lalu

Terkini Bisnis: PUPR Singgung Kasus Meikarta, Kronologi Pembobolan Rekening BCA Rp320 Juta

Dirjen Pembiayaan Infrastruktur PUPR Herry Trisaputra Zuna menyinggung kasus Meikarta yang ramai dibicarakan akhir-akhir ini.


Jokowi Tambah Dana Rp32,7 Triliun untuk Perbaikan Jalan Daerah

1 hari lalu

Jokowi Tambah Dana Rp32,7 Triliun untuk Perbaikan Jalan Daerah

Jokowi bakal menerbitkan Instruksi Presiden tentang penambahan dana perbaikan jalan daerah. Total dana yang bakal digelontorkan Rp 32,7 triliun.


Singgung Kasus Meikarta, PUPR Siapkan Skema Penjaminan Pembiayaan Perumahan

1 hari lalu

Singgung Kasus Meikarta, PUPR Siapkan Skema Penjaminan Pembiayaan Perumahan

Dirjen Pembiayaan Infrastruktur PUPR menilai kasus sengketa proyek Meikarta terjadi lantaran tidak ada skema penjaminan pembiayaan.


Sejumlah Fakta Seputar Rumah Menteri di IKN yang Telan Biaya Rp 537,1 Miliar

1 hari lalu

Sejumlah Fakta Seputar Rumah Menteri di IKN yang Telan Biaya Rp 537,1 Miliar

Rumah tapak jabatan menteri yang akan dibangun di IKN menelan biaya Rp 537,1 Miliar. Seperti apa fakta rumah tapak jabatan menteri itu? Simak deretan faktanya.


PUPR Targetkan 13 Bendungan Selesai Tahun Ini, Di Mana Saja?

1 hari lalu

PUPR Targetkan 13 Bendungan Selesai Tahun Ini, Di Mana Saja?

PUPR melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air menargetkan pembangunan 13 bendungan rampung pada tahun ini.


Cerita di Balik Sodetan Ciliwung, Anies Cabut Kasasi Ahok Agar Lahan Warga Dibeli Negara

2 hari lalu

Cerita di Balik Sodetan Ciliwung, Anies Cabut Kasasi Ahok Agar Lahan Warga Dibeli Negara

Proyek Sodetan Ciliwung sudah terhenti sejak 2015, saat Basuki Tjahaja Purnama masih menjabat Gubernur DKI. Terkendala pembebasan lahan.


Jokowi Dijadwalkan Ajak Investor ke IKN Bulan Depan

2 hari lalu

Jokowi Dijadwalkan Ajak Investor ke IKN Bulan Depan

Menteri PUPR Baski Hadimuljono kembali menyampaikan rencana kunjungan Presiden Jokowi ke lokasi proyek Ibu Kota Negara atau IKN.


Jokowi Minta Hutama Karya Percepat Pembangunan 14 Ruas Tol Trans Sumatera, Apa Dasar Hukumnya?

2 hari lalu

Jokowi Minta Hutama Karya Percepat Pembangunan 14 Ruas Tol Trans Sumatera, Apa Dasar Hukumnya?

Jokowi menerbitkan Peraturan Presiden No. 131/2022 yang mewajibkan Hutama Karya menyelesaikan 14 jalan Tol Trans Sumatera paling lambat 2024.


Gempa Cianjur Getarkan Jakarta Dini Hari Akibat Aktivitas Sesar Cugenang

3 hari lalu

Gempa Cianjur Getarkan Jakarta Dini Hari Akibat Aktivitas Sesar Cugenang

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Cugenang.