Sandiaga: Pergerakan Wisatawan Domestik Lampaui Sebelum Pandemi, Sudah 600 Juta

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat wawancara dengan Tempo di kantornya, Jakarta, Selasa, 6 September 2022. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat wawancara dengan Tempo di kantornya, Jakarta, Selasa, 6 September 2022. Sandiaga mengatakan Elon Musk dijadwalkan memberikan kuliah umum kepada para mahasiswa terbaik dan terpilih asal Indonesia. Sesi kuliah umum Elon Musk itu diharapkannya juga menjadi magnet untuk mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia selama diselenggarakannya KTT G20. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengungkap tren pergerakan wisatawan domestik atau nusantara sepanjang 2022. Dia menyebutkan periode Januari- September 2022 sudah ada sebanyak 600 juta pergerakan.

“Di atas target tahun ini 2022 sebesar 550 juta pergerakan wisatawan nusantara,” ujar dia kepada Tempo pada Kamis, 10 November 2022.

Bahkan, Sandiaga menjelaskan, capaian tersebut melampaui angka saat sebelum pandemi Covid-19 yakni pada tahun 2018 sebanyak 303,4 juta pergerakan. “Dan target tahun 2019 turun menjadi 275 juta pergerakan yang dipicu oleh kenaikkan harga tiket pesawat,” ucap Sandiaga.

Baca: Sandiaga: RI Raup Transaksi Rp 738,82 Miliar di World Tourism Market London

Sementara untuk wisatawan mancanegara (wisman), Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah kunjungan hingga September 2022 masih konsisten naik. Bahkan dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya naiknya hingga 10 ribu persen lebih. 

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Setianto, sebelumnya mengatakan jumlah kunjungan wisman ke Indonesia melalui pintu masuk utama pada September 2022 mencapai 538.320 kunjungan, atau naik 10.768,46 persen dibandingkan dengan kondisi September 2021 yang hanya 5.000 kunjungan.

"Ini masih terus mengalami peningkatan sejak Januari 2022," kata Setianto saat konferensi pers dari kantornya, Jakarta, Selasa, 1 November 2022.

Sementara itu, dibandingkan bulan sebelumnya, jumlah kunjungan wisman itu juga masih naik sebesar 5,5 persen karena pada Agustus 2022 jumlah kunjungannya sebanyak 510.200. Jumlah kunjungan wisman naik konsisten dari Januari 2022 yang hanya 15.100 kunjungan. 

Dengan demikian, secara kumulatif, jumlah kunjungan wisman pada periode Januari-September 2022 tercatat sebanyak 2,27 juta kunjungan, naik 2.530,58 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama pada 2021 sebanyak 86.240.

"Karena memang di Januari - September 2021 ini kunjungan wisman masih cukup rendah," ujar Setianto. 

Jumlah kunjungan wisman pada September 2022 terdiri atas wisman yang berkunjung dengan moda angkutan udara sebanyak 424.200 ribu kunjungan, moda angkutan laut sebanyak 109.160 kunjungan, dan moda angkutan darat sebanyak 4.960 kunjungan.

Melalui pintu masuk moda angkutan udara pada September 2022,  jumlah wisman meningkat 8.834,25 persen dibandingkan dengan kondisi September 2021, dengan moda angkutan laut pada September 2022 naik 84.517,05 persen, dan dengan moda angkutan darat pada September 2022 naik 6.427,63 persen dibandingkan dengan kondisi September 2021.  

Dilihat berdasarkan kebangsaan, wisman yang berkunjung ke Indonesia didominasi oleh wisman berkebangsaan Australia sebanyak 92.390 kunjungan, diikuti oleh wisman berkebangsaan Singapura sebanyak 85,99 ribu kunjungan, Malaysia sebanyak 57.240 kunjungan, dan India sebanyak 33.300 kunjungan.

Wisman yang datang dari wilayah ASEAN memiliki rata-rata lama tinggal paling singkat selama 5,3 hari, sedangkan wisman yang datang dari wilayah Eropa memiliki rata-rata lama tinggal paling lama selama 17,9 hari.

Dilihat berdasarkan kebangsaan, rata-rata lama tinggal terlama tercatat pada wisatawan asing berkebangsaan Rusia selama 51,74 hari, sedangkan yang tersingkat tercatat pada wisman berkebangsaan Singapura selama 3,48 hari.

Baca juga: Emak-Emak Lereng Merapi Ekspor Teh Kelor ke Amerika, Sandiaga: Aktif dan Tak Gentar

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta Digelar Sampai Besok, Sandiaga: Ada Makanan dari 172 UMKM, Barongsai hingga Perlombaan

2 jam lalu

Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta Digelar Sampai Besok, Sandiaga: Ada Makanan dari 172 UMKM, Barongsai hingga Perlombaan

Event wisata Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) kembali digelar mulai 30 Januari hingga 5 Februari 2023. Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan ada makanan dari 172 UMKM atau usaha mikro, kecil, dan menengah, barongsai hingga perlombaan dalam event ini.


Sandiaga: 1.000 Lebih Pelaku Ekonomi Kreatif Ikut ASEAN Tourism Forum 2023 di Yogyakarta

3 jam lalu

Sandiaga: 1.000 Lebih Pelaku Ekonomi Kreatif Ikut ASEAN Tourism Forum 2023 di Yogyakarta

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan lebih dari 1.000 pelaku ekonomi kreatif mengikuti opening ceremony ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023 di Yogyakarta.


Transmart Tutup Gerai, karena Ikuti Perubahan Pola Belanja Masyarakat?

22 jam lalu

Transmart Tutup Gerai, karena Ikuti Perubahan Pola Belanja Masyarakat?

Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah mengatakan, langkah yang dilakukan Transmart menutup sejumlah gerai adalah strategi bisnis semata.


Sri Mulyani Beberkan APBN jadi Andalan untuk Jawab Tantangan Ekonomi Global

2 hari lalu

Sri Mulyani Beberkan APBN jadi Andalan untuk Jawab Tantangan Ekonomi Global

Sri Mulyani membeberkan bagaima Indonesia menghadapi tantangan global mulai dari pandemi Covid-19, perang Rusia-Ukraina, hingga kenaikan inflasi.


Wisatawan Soroti Perizinan Masuk Kapal Yacht di Kepulauan Riau yang Perlu Waktu 2 Hari

2 hari lalu

Wisatawan Soroti Perizinan Masuk Kapal Yacht di Kepulauan Riau yang Perlu Waktu 2 Hari

Dengan beragam pesona bahari yang dimilikinya, Kepulauan Riau berpotensi menjadi destinasi populer bagi wisatawan yacht.


Jokowi Cerita Kebingungannya di Awal Pandemi Covid-19 hingga Tolak Lockdown

3 hari lalu

Jokowi Cerita Kebingungannya di Awal Pandemi Covid-19 hingga Tolak Lockdown

Jokowi menyebut akibat kegagapan menangani pandemi, terjadi turbulensi ekonomi dan membuat pertumbuhan ekonomi jatuh.


Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

3 hari lalu

Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

Pakar mengatakan karantina kesehatan tetap perlu dilakukan meskipun pandemi COVID-19 telah terkendali secara penuh.


ASEAN Tourism Forum di Yogyakarta, Wisatawan Bisa Belajar Membatik Sampai Buat Wayang

3 hari lalu

ASEAN Tourism Forum di Yogyakarta, Wisatawan Bisa Belajar Membatik Sampai Buat Wayang

ASEAN Tourism Forum 2023 ini menjadi ajang strategis mengangkat potensi ekonomi dan wisata Yogyakarta seluas-luasnya kepada dunia internasional.


China Optimistis Pandemi Covid-19 Akan Segera Berakhir

3 hari lalu

China Optimistis Pandemi Covid-19 Akan Segera Berakhir

China yakin pandemi Covid-19 segera berakhir seiring dengan jumlah kasus positif dan kematian yang terus menurun.


Prabowo dan Sandiaga Sempat Bahas Anies Baswedan sebagai Capres 2024

4 hari lalu

Prabowo dan Sandiaga Sempat Bahas Anies Baswedan sebagai Capres 2024

Jika harus dihadapkan dengan memilih antara Anies dan Prabowo, Sandiaga dengan tegas mengatakan akan memilih Prabowo.