BIKE Pede Raup Laba Rp 40 Miliar Tahun Depan, Didorong Penjualan Motor Listrik?

Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis, 28 April 2022. IHSG parkir pada posisi 7.246,25 atau naik 0,69 persen. IHSG sempat mencatatkan posisi tertinggi pada level 7.267,11. Tercatat, 317 saham menguat, 200 saham melemah dan 163 saham bergerak stagnan pada akhir sesi I perdagangan. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Emiten yang bergerak di bidang perdagangan sepeda, PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk. menargetkan pendapatan sebesar Rp 500 miliar pada tahun depan. Pada periode yang sama, perusahaan berkode saham BIKE tersebut juga mematok target laba sebesar Rp 40 miliar.

Proyeksi ini seiring dengan ekspansi bisnis perusahaan yang digandeng oleh PT Terang Dunia Internusa. Perusahaan tersebut adalah pabrikan lokal dari produk United E-Motor atau motor listrik untuk menjadikannya distributor produk United E-Motor. 

"Diharapkan dengan kerja sama yang terjalin ini, mampu membawa industri dalam negeri, khususnya kendaraan listrik, semakin berkembang pesat," kata Presiden Direktur PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk Andrew Mulyadi saat paparan publik di kantornya, Tangerang Selatan, Rabu, 9 November 2022.

Baca: 6 Tips Berinvestasi di Tengah Ancaman Resesi Global 2023, Apa Saja?

Hingga saat ini, PT Sepeda Bersama Indonesia Tbk telah memiliki 684 dealer di lebih dari 28 provinsi di Indonesia. Pengembangan area pemasaran yang progresif menjadi salah satu kunci strategi yang dijalankan manajemen untuk memenangkan persaingan usaha di pasar Indonesia.

Kondisi finansial pun tercatat mengalami peningkatan hingga kuartal III - 2022, Andrew mengatakan, dari sisi aset meningkat 46,3 persen dalam bentuk tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) dan ekuitas meningkat 235,8 persen (CAGR) selama periode 2018 hingga kuartal ketiga 2022. 

"Dari sisi produk, e-moped atau sepeda listrik menjadi produk yang penjualannya meningkat cukup signifikan," ucap Andrew Mulyadi.

Sementara itu, sepanjang 9 bulan pertama tahun ini, BIKE mencatatkan laba bersih sebesar Rp 22,97 miliar hingga kuartal III 20222, meningkat dari kuartal III 2021 sebesar 20,27 miliar atau tumbuh sekitar 13,29 persen.

Dari sisi pendapatan sendiri atau revenue hingga kuartal III 2022 sebesar Rp 169,06 miliar atau meningkat sekitar 37,51 persen dibandingkan dengan pendapatan pada periode yang saham tahun sebelumnya sebesar Rp 122,93 miliar.

"Dengan berbagai strategi yang komprehensif, perseroan memiliki optimisme tinggi untuk memenangkan persaingan usaha di pasar Indonesia yang luas," kata Andrew lebih jauh soal kinerja BIKE tersebut.

Baca juga: BEI Catat 61 Persen Saham di Pasar Modal Indonesia adalah Saham Syariah

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Raffi Ahmad Belum Putuskan Waktu RANS Lakukan IPO

10 jam lalu

Raffi Ahmad Belum Putuskan Waktu RANS Lakukan IPO

Selebritas Raffi Ahmad mengaku masih belum dapat memastikan kapan perusahaannya RANS Entertainment melakukan penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO).


Samsung Catat Rekor Pendapatan pada 2022, Laba Berkurang

11 jam lalu

Samsung Catat Rekor Pendapatan pada 2022, Laba Berkurang

Periode kuartal keempat dapat dikatakan mengecewakan bagi Samsung, karena mencatatkan penurunan penjualan di hampir semua divisi.


PLN UP3 Masohi Lakukan Konversi Motor Listrik, Kecepatannya 150 Km/Jam

13 jam lalu

PLN UP3 Masohi Lakukan Konversi Motor Listrik, Kecepatannya 150 Km/Jam

PLN Unit Pelayanan Pelanggan (UP3) Masohi, Maluku, telah melakukan konversi motor listrik pada tahun ini.


IHSG Hari Ini Akan Bergerak Konsolidasi, Samuel Sekuritas Cermati Saham ASII, BIPI dan TLKM

15 jam lalu

IHSG Hari Ini Akan Bergerak Konsolidasi, Samuel Sekuritas Cermati Saham ASII, BIPI dan TLKM

Tim Riset PT Samuel Sekuritas Indonesia memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada hari ini akan bergerak konsolidasi.


Harga Motor Listrik Alva Naik Rp 1,5 Juta, Bukan karena Insentif

18 jam lalu

Harga Motor Listrik Alva Naik Rp 1,5 Juta, Bukan karena Insentif

Harga motor listrik Alva One di awal tahun ini dibanderol Rp 36.490.000, naik Rp 1,5 juta dari banderol awalnya, yakni Rp 34.990.000.


Tanggapan Alva Soal Insentif Motor Listrik Sebesar Rp 7 juta

18 jam lalu

Tanggapan Alva Soal Insentif Motor Listrik Sebesar Rp 7 juta

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan insentif motor listrik akan diberikan sekitar Rp 7 juta.


Harga Gesits Tidak Naik Menjelang Insentif Motor Listrik 7 Juta

1 hari lalu

Harga Gesits Tidak Naik Menjelang Insentif Motor Listrik 7 Juta

Harga Gesits G1 dibanderol sekitar Rp 28 juta OTR DKI Jakarta. Harga setelah insentif motor listrik menjadi Rp 21 juta.


Gesits Bicara soal Insentif Kendaraan Listrik Rp 7 Juta

1 hari lalu

Gesits Bicara soal Insentif Kendaraan Listrik Rp 7 Juta

WIMA, pemegang merek motor listrik Gesits, belum diberi kesempatan berkomunikasi langsung dengan pemerintah mengenai insentif kendaraan listrik.


IHSG Ambrol ke 6.841,4, Samuel Sekuritas: Indeks Sektor Kesehatan Turun Paling Tajam

1 hari lalu

IHSG Ambrol ke 6.841,4, Samuel Sekuritas: Indeks Sektor Kesehatan Turun Paling Tajam

IHSG menutup sesi pertama di level 6.841,4, atau jeblok 0,45 persen ketimbang pada level penutupan Senin kemarin.


Perusahaan Gautam Adani, Adani Group, Diterpa Masalah hingga Merugi US$ 65 Miliar

1 hari lalu

Perusahaan Gautam Adani, Adani Group, Diterpa Masalah hingga Merugi US$ 65 Miliar

Adani Group sedang menjadi sorotan karena dituduh melakukan penipuan akuntansi. Perusahaan itu dimiliki oleh orang terkaya di Asia, Gautam Adani.