Mendag Sebut Kinerja Ekspor Indonesia Masih Solid dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan datang ke acara Berdendang Bergoyang Festival 2022 di Jakarta, pada Sabtu, 29 Oktober 2022. TEMPO/Nadia Raichan Fitrianur

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan menekankan kinerja ekspor Indonesia masih tumbuh solid. Laju ekspor pun mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal III 2022 sebesar 5,72 persen secara tahunan atau lebih tinggi ketimbang pertumbuhan kuartal II 2022 sebesar 5,44 persen.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia ini tentunya juga didukung peningkatan kinerja ekspor nasional," ujar Zulkifli melalui keterangan tertulis, Rabu, 9 November 2022.

Menurut dia, pada kuartal III tahun ini, pertumbuhan ekonomi didukung oleh ekspor barang dan jasa yang naik  21,64 persen secara tahunan dengan kontribusi mencapai 26,23 persen. Angka tersebut meningkat dari kontribusi pada kuartal II dengan persentase sebesar 24,74 persen. 

Pria yang akrab disapa Zulhas itu berujar, komponen ekspor barang dan jasa mengalami pertumbuhan sebesar 21,64 persen. Capaian itu termasuk yang tertinggi kedua setelah impor barang dan jasa tumbuh 22,98 persen.

Kinerja ekspor tahun ini, kata dia, utamanya masih dipengaruhi peningkatan harga komoditas ekspor dunia atau supercycle commodity. Selain itu, perbaikan kinerja industri dalam negeri yang tercermin dari perbaikan angka purchasing manager index (PMI) industri manufaktur Indonesia juga turut mendorong ekspor manufaktur Indonesia hingga kuartal III 2022 dengan kontribusi 46,21 persen terhadap total ekspor Indonesia.

Baca juga: RI Lirik Pasar Timur Tengah untuk Perkuat Ekspor di Tengah Resesi, Ekonom: Agak Terlambat

“Beberapa komoditas yang mengalami peningkatan harga pada 2022 antara lain batu bara, kelapa sawit, nikel, dan kopi," ujar Zulhas.

Zulhas melanjutkan, nilai ekspor Indonesia pada kuartal III capaian kuartalan tertinggi selama dua tahun terakhir. Pada kuartal III 2022, total ekspor Indonesia menembus US$ 78,20 miliar atau meningkat 27,30 persen secara tahunan. Angka itu ditopang oleh ekspor nonmigas yang mencapai US$ 73,84 miliar dengan pertumbuhan 26,28 persen. 

Produk utama ekspor nonmigas Indonesia pada kuartal III 2022 adalah bahan bakar mineral (HS 27), lemak dan minyak hewani/nabati (HS 15), besi dan baja (HS 72), serta mesin dan perlengkapan elektrik (HS 85). Selain itu, kelompok kendaraan dan bagiannya (HS 87) turut memberikan kontribusi besar.  

"Khusus untuk batu bara (HS 27), pada kuartal III tercatat meningkat pesat dari US$ 8,84 miliar pada kuartal III 2021 menjadi US$ 15,72 miliar di kuartal III 2022," ucap Zulhas.

Dari sisi negara tujuan ekspor, Cina masih menempati posisi pertama sebagai negara mitra dagang Indonesia dengan nilai ekspor sebesar US$ 17,34 miliar pada kuartal III 2022. Nilai ekspor ini berkontribusi sebesar 23,49 persen dari ekspor nonmigas Indonesia pada kuartal III 2022 dan mengalami peningkatan 29,70 persen. 

"Selain Tiongkok, ekspor ke India juga tumbuh pesat pada kuartal III dengan membukukan nilai sebesar US$ 6,48 miliar atau tumbuh 61,18 persen," kata Zulhas.

Meskipun kinerja ekspor Indonesia menunjukkan kinerja yang baik, Kementerian Perdagangan, kata dia, tetap mewaspadai perlambatan ekonomi yang sudah terjadi di beberapa mitra dagang Indonesia. Negara mitra dagang tersebut adalah Arab Saudi, Singapura, Hongkong, dan Uni Eropa.

"Dalam memitigasi risiko perlambatan tersebut, Kementerian Perdagangan melakukan sejumlah langkah strategis di antaranya peningkatan akses pasar ekspor ke pasar nontradisional, khususnya di kawasan Afrika, Asia Selatan, dan Timur Tengah baik melalui promosi, misi dagang, maupun perjanjian kerja sama," ujarnya.

Baca: Cegah PHK, Pengusaha Minta Importir Tekstil Ilegal Ditindak dan Pasar Ekspor Baru Digenjot

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Akui Laju Inflasi Solo Tahun 2022 Tinggi, Gibran: Karena Banyak Penyelenggaran Event

9 jam lalu

Akui Laju Inflasi Solo Tahun 2022 Tinggi, Gibran: Karena Banyak Penyelenggaran Event

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengakui tingginya laju inflasi Kota Solo sepanjang tahun 2022.


Faisal Basri Sebut Peluang Resesi Indonesia Kecil, tapi Pemulihan Ekonominya Belakangan

14 jam lalu

Faisal Basri Sebut Peluang Resesi Indonesia Kecil, tapi Pemulihan Ekonominya Belakangan

Ekonom senior Faisal Basri menyebut kecil kemungkinan Indonesia mengalami resesi.


Amerika Disebut Akan Cabut Izin Ekspor Perusahaan yang Suplai Barang ke Huawei

1 hari lalu

Amerika Disebut Akan Cabut Izin Ekspor Perusahaan yang Suplai Barang ke Huawei

Tiga sumber menyebutkan Amerika telah menghentikan izin perusahaan yang biasa mengekspor sebagian besar item ke Huawei


Zulhas Sebut Minyakita Bakal Tersedia Lagi di Pasar: Insya Allah Mendekati Puasa

2 hari lalu

Zulhas Sebut Minyakita Bakal Tersedia Lagi di Pasar: Insya Allah Mendekati Puasa

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan alias Zulhas mengatakan bahwa minyak goreng merek Minyakita akan kembali tersedia di pasaran.


Sektor ESDM Realisasikan PNBP Senilai Rp 351 Triliun pada 2022

2 hari lalu

Sektor ESDM Realisasikan PNBP Senilai Rp 351 Triliun pada 2022

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan realisasi PNBP didominasi sektor mineral dan batu bara atau minerba senilai Rp 183,4 triliun.


Yakin Ekonomi 2022 Tumbuh 5 Persen, Gubernur BI: Global Hanya 3 Persen

2 hari lalu

Yakin Ekonomi 2022 Tumbuh 5 Persen, Gubernur BI: Global Hanya 3 Persen

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan inflasi setelah penyesuaian harga BBM pada September 2022 lalu, turun lebih cepat dari yang diperkirakan.


Bill Gates Tiba-tiba Puji Ekonomi Cina, Bandingkan dengan AS

2 hari lalu

Bill Gates Tiba-tiba Puji Ekonomi Cina, Bandingkan dengan AS

Bill Gates memuji ekonomi Cina sebagai kemenangan besar untuk dunia.


Harga Minyak Dunia Diprediksi Melemah Besok

3 hari lalu

Harga Minyak Dunia Diprediksi Melemah Besok

Harga minyak dunia diprediksi melemah besok Senin, 30 Januari 2023 dii rentang US$ 76,40 hingga US$ 82,00 perbarel.


Jepang Perketat Sanksi ke Rusia

5 hari lalu

Jepang Perketat Sanksi ke Rusia

Mengingat situasi sekitar Ukraina dan untuk berkontribusi pada upaya internasional dalam mengamankan perdamaian, Jepang pun memperketat sanksi.


Ekonomi DKI Jakarta Kian Menguat, Didorong Realisasi Pendapatan APBN Regional Rp 1.375,74 Triliun

5 hari lalu

Ekonomi DKI Jakarta Kian Menguat, Didorong Realisasi Pendapatan APBN Regional Rp 1.375,74 Triliun

Ekonomi DKI Jakarta makin menguat dengan adanya realisasi pendapatan dan hibah APBN Regional hingga 31 Desember 2022 sebesar Rp1.375,74 triliun.