Bantah Cadangan Beras Turun karena Produktivitas Petani, Kementan: Bersaing Ketat dengan Swasta

Sejumlah petani melakukan persiapan penanaman padi di area persawahan dusun Bleberan Desa Sawahan, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, Rabu, 25 November 2020. Kementerian Pertanian menargetkan pada musim tanam pertama 2020-2021 penanaman padi mencapai seluas 8,2 juta hektare menghasilkan 20 juta ton beras.TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) meragukan stok cadangan beras nasional menipis. Sebab, pemain swasta seperti Grup Wilmar justru saat ini merambah bisnis beras dengan membuka pabrik di Sumatra Selatan.

Kepala Bagian Evaluasi Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Batara Siagian mengatakan kapasitas produksi di pabrik baru Wilmar Group itu akan dibangun sama besarnya dengan di Ngawi, Jawa Timur. Dengan demikian, dia yakin persediaan beras di tingkat petani dan penggilingan kini masih melimpah.

Menurutnya, hal tersebut membuktikan bisnis beras cukup menggiurkan, terutama bagi yang mempunyai pabrik atau penggilingan lantaran bisa menentukan harga.

"Kalau Wilmar Grup, beras di sana itu ditakuti, artinya apa? Ya ditakuti penggilingan," kata Batara dalam diskusi publik Pataka Channel secara virtual, Selasa 25 Oktober 2022.

Baca: Kementan Ragu Stok Beras Bulog Tiris, Singgung Persaingan dengan Swasta

Dia mengungkapkan yang menjadi persoalan pemerintah sulit menyerap beras, karena para swasta seperti Wilmar berani membeli hasil panen petani dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan harga pembelian Bulog. Terlebih, pada saat musim gadu kualitas gabah petani sedang bagus-bagusnya.

"Kalau petaninya senang harganya tinggi," ujarnya.

Merujuk pada kondisi itu, dia melihat stok cadangan beras pemerintah (CBP) di Bulog bukan merosot karena produktivitas petani, melainkan persaingan ketat dengan swasta. Bulog yang terikat ketentuan harga pembelian di tingkat petani, kalah saing dengan perusahaan swasta yang bisa membeli stok dengan harga lebih tinggi.

"Artinya pelaku usaha swasta masih bisa main. Berarti apa? Barang [beras] ada. Kalau enggak ada, tidak mungkin dia [swasta] bangun pabrik di sana," ujar Batara.

Terlebih, berdasarkan data dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), Bulog hanya menguasai 11,3 persen dari seluruh stok beras nasional, sedangkan di penggilingan, pasokannya mencapai 21,1 persen stok beras nasional.

Batara menuturkan kalau pun produksi petani menurun, seharusnya hasil panen bulan lalu dapat menutupi kebutuhan 2-3 bulan ke depan.

"Kok di pemerintah itu diskusinya panjang, sedangkan ada orang memainkan peranan yang simpel, tapi dia paling ditakuti di daerah Ngawi sana," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Rachmi Widiriani mengatakan stok cadangan beras pemerintah di Perum Bulog pada Oktober 2022 ini hanya 673.613 ton atau hanya 11 persen. Jika dibandingkan Oktober tahun lalu, stok saat ini adalah yang paling kecil. Pada Oktober 2021, stok CBP Bulog mencapai 1,25 juta ton.

Dia memprediksi target CBP sebesar 1,2 juta ton pada Desember 2022 tidak bisa tercapai. Dalam praktiknya, kata Rachmi, pengadaan beras pada dua bulan terakhir ini sangat sedikit. Bahkan, Bapanas memprediksi stok beras di Bulog pada akhir tahun di bawah 500.000 ton.

“Secara nasional stok beras di Indonesia aman. Karena kita prediksi sampai akhir tahun ada 5,5-5,7 juta ton. Hanya sebarannya di Bulog 11 persen. Idealnya Bulog punya 1,2 juta ton. Kenapa? Kebutuhan untuk melakukan intervensi stabilisasi pasokan dan harga itu kan harus berjalan tiap bulan ada supaya tidak seperti pemadam kebakaran, nggak sempat melonjak tinggi, karena dampak ke inflasi cukup tinggi untuk beras,” ungkap Rachmi.

BISNIS

Baca: Badan Pangan Nasional Sebut Cadangan Beras Pemerintah Bulan Ini Paling Kecil, Apa Dampaknya?

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Harga Beras Premium di Bandung Lampaui Rp 10.300 per Kg, Bulog Gelontorkan 643 Ton Beras

1 jam lalu

Harga Beras Premium di Bandung Lampaui Rp 10.300 per Kg, Bulog Gelontorkan 643 Ton Beras

Pemerintah Kota Bandung dan Bulog telah mendistribusikan sebanyak 643 ton beras atau lebih besar dari rencana semula yakni 500 ton.


Buwas Sebut Butuh 100 Ribu Ton Gula Kristal Putih Menjelang Ramadan: Bulog Tak Dapat Kuota Impor

3 jam lalu

Buwas Sebut Butuh 100 Ribu Ton Gula Kristal Putih Menjelang Ramadan: Bulog Tak Dapat Kuota Impor

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso atau Buwas mengaku pihaknya tak mendapat kuota impor gula konsumsi atau gula kristal putih sama sekali.


Mudah, Begini Resep Buat Bubur Beras Hitam Penuh Gizi

5 jam lalu

Mudah, Begini Resep Buat Bubur Beras Hitam Penuh Gizi

Bubur hitam dapat dijadikan rekomendasi olahan makanan berbahan dasar beras hitam. Begini cara membuatnya.


Buwas Soal Mafia Beras: Percuma Ditangkap Jika Tidak Selesai Persoalannya

6 jam lalu

Buwas Soal Mafia Beras: Percuma Ditangkap Jika Tidak Selesai Persoalannya

Direktur Utama Bulog Budi Waseso alias Buwas mengatakan percuma mafia beras ditangkap, jika persoalannya utamanya tidak kunjung diselesaikan.


Lampu Reshuffle Terangi Kursi Mentan

7 jam lalu

Lampu Reshuffle Terangi Kursi Mentan

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sempat disebut-sebut sebagai menteri yang bakal kena reshuffle.


Jabatan Dirut Bulog Tinggal 2 Bulan Lagi, Apa Rencana Buwas Berikutnya?

10 jam lalu

Jabatan Dirut Bulog Tinggal 2 Bulan Lagi, Apa Rencana Buwas Berikutnya?

Jabatan Buwas sebagai Dirut Bulog tinggal dua bulan lagi. Sempat berhembus kabar, dia akan menjadi Menteri Pertanian. Apa rencananya berikutnya?


Cegah Monopoli Swasta, Bos Bulog Sebut Impor Jagung dan Kedelai Akan Diatur Negara

10 jam lalu

Cegah Monopoli Swasta, Bos Bulog Sebut Impor Jagung dan Kedelai Akan Diatur Negara

Direktur Utama Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso mengatakan impor jagung dan kedelai akan diatur negara. Ini dilakukan supaya tidak ada lagi monopoli swasta dalam impor tersebut.


Zulhas Minta Bulog Lepas Pasokan Beras: Stok Masih Stabil tapi Harganya Tinggi

11 jam lalu

Zulhas Minta Bulog Lepas Pasokan Beras: Stok Masih Stabil tapi Harganya Tinggi

Zulhas mengatakan pasokan beras masih stabil meski harganya naik tinggi.


Bos Bulog: 300 Ribu Ton Beras Impor Sudah Masuk, Sisanya di Lautan dan Pelabuhan

11 jam lalu

Bos Bulog: 300 Ribu Ton Beras Impor Sudah Masuk, Sisanya di Lautan dan Pelabuhan

Direktur Utama Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso mengatakan 300 ribu ton beras impor sudah masuk ke Indonesia. Sementara sisanya atau sekitar 200 ribu ton beras masih berada di lautan dan pelabuhan.


Bulog Masifkan Operasi Pasar, 186 Ribu Ton Beras Sudah Digelontorkan

12 jam lalu

Bulog Masifkan Operasi Pasar, 186 Ribu Ton Beras Sudah Digelontorkan

Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) berupaya memasifkan penyaluran operasi pasar atau Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).