Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Resmi, Daftar Lengkap 156 Obat Sirup yang Boleh Diresepkan Kembali

image-gnews
Ilustrasi obat sirup. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana/Ilustrasi
Ilustrasi obat sirup. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana/Ilustrasi
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kesehatan atau Kemenkes mengizinkan sejumlah obat sirup untuk kembali diresepkan oleh fasilitas pelayanan kesehatan. Hal tersebut tertuang dalam Surat Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan No. SR.01.05/III/3461/2022 tertanggal 18 Oktober 2022.

Surat tersebut mengatur tentang Petunjuk Penggunaan Obat Sediaan Cair/ Sirup pada Anak dalam rangka Pencegahan Peningkatan Kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA)/(Atypical Progressive Acute Kidney Injury).

Juru Bicara Kementerian Kesehatan M Syahril memastikan deretan obat tersebut tidak menggunakan Propilen Glikol, Polietilen Glikol, Sorbitol, Dan/Atau Gliserin/Gliserol, dan aman sepanjang digunakan sesuai aturan pakai.

Baca: Ramai Obat Sirup Tercemar EG dan DEG, Kepala BPOM Beberkan Proses Pengawasan Selama Ini

“Jenis obat yang boleh digunakan sesuai dengan rekomendasi Badan POM,” kata Syahril dikutip dari keterangan tertulis, Selasa, 25 Oktober 2022.

Adapun tenaga kesehatan pada fasilitas pelayanan kesehatan dapat meresepkan atau memberikan obat dalam bentuk sediaan cair/sirup berdasarkan pengumuman dari Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM. Tenaga kesehatan juga dapat meresepkan atau memberikan obat, yang sulit digantikan dengan sediaan lain sampai didapatkan hasil pengujian dan diumumkan oleh BPOM.

Sebanyak 12 merek obat yang mengandung zat aktif asam valporat, sidenafil, dan kloralhidrat dapat digunakan. "Tentunya pemanfaatannya harus melalui monitoring terapi oleh tenaga kesehatan” ucap Syahril.

Apotek dan toko obat dapat menjual bebas atau bebas terbatas kepada masyarakat sebagaimana tercantum dalam lampiran 1 dan lampiran 2 sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Berikutnya, dalam keterangan resmi itu disebutkan Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan harus mengawasi dan mengedukasi masyarakat soal penggunaan obat sirup sesuai dengan kewenangan masing-masing.

“Kementerian kesehatan RI akan mengeluarkan surat pemberitahuan kembali setelah diperoleh hasil pengujian Badan POM RI atas jenis obat obatan sirup lainnya” tutur Syahril.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Berikut ini adalah daftar 156 obat cair yang dinyatakan aman dari ED dan DEG dan dapat diresepkan kembali:

  1. AFICITRIN SIRUP 10 ML (AFIFARMA) OBAT CACING
  2. ALERFED SIRUP 60 ML (GUARDIAN PHARMATAMA) OBAT FLU
  3. ALERGON SIRUP DUS, 60 ML (KONIMEX) OBAT ALERGI
  4. AMOXICILLIN TRIHYDRATE DROPS 20 ML (MEPROFARM) ANTIBIOTIKA
  5. AMOXSAN DROPS 15 ML (CAPRIFARMINDO LABORATORIES) ANTIBIOTIKA
  6. ASTEROL SIRUP DUS 60 ML (MEPROFARM) OBAT ASMA
  7. AVAMYS SUSPENSI 120 SPRAY (GLAXO WELLCOME INDONESIA) OBAT ALERGI
  8. AVAMYS SUSPENSI 120 SPRAY (GLAXO WELLCOME INDONESIA) OBAT ALERGI
  9. B-DEX SIRUP 60 ML (NULAB PHARMACEUTICAL INDONESIA) OBAT ALERGI
  10. BDM SIRUP 60 ML (NULAB PHARMACEUTICAL INDONESIA) OBAT ALERGI
  11. BUFAGAN EXPECTORANT 60 ML (BUFA ANEKA) OBAT BATUK
  12. BUFAGAN EXPECTORANT SIRUP 60 ML (BUFA ANEKA) OBAT BATUK
  13. CAZETIN DROPS 15 ML (IFARS PHARMACEUTICAL LABORATORIES) ANTI JAMUR
  14. CEFADROXIL MONOHYDRATE DROPS (SERBUK KERING) 15 ML (LAPI LABORATORIES) ANTIBIOTIKA
  15. CETIRIZINE DIHYDROCHLORIDE SIRUP 60 ML (NOVAPHARIN) OBAT ALERGI
  16. CETZIN SIRUP 60 ML (NUFARINDO) OBAT ALERGI
  17. CITOCETIN SUSPENSI 60 ML )CIUBROS FARMA) OBAT FLU
  18. COHISTAN EXPECTORANT SIRUP 60 (ML DARYA-VARIA LABORATORIA TBK) OBAT BATUK
  19. COHISTAN EXPECTORANT SIRUP 100 ML DARYA-VARIA LABORATORIA TBK OBAT BATUK
  20. COLFIN SIRUP 60 ML NUFARINDO OBAT BATUK
  21. COLSANCETINE SUSPENSI 60 ML SANBE FARMA ANTIBIOTIKA
  22. COMBICITRINE SIRUP 10 ML BERLICO MULIA FARMA OBAT CACING
  23. CONSTIPEN SIRUP 120 ML PHARMA HEALTH CARE PENCAHAR
  24. CONSTULOZ SIRUP 120 ML NOVELL PHARMACEUTICAL LABORATORIES PENCAHAR
  25. COREDRYL EKSPEKTORAN SIRUP 100 ML GLOBAL MULTI PHARMALAB OBAT BATUK
  26. COTRIMOXAZOLE SUSPENSI 60 ML ERRITA PHARMA ANTIMIKROBA
  27. COTRIMOXAZOLE SUSPENSI 60 ML HARSEN ANTIBIOTIKA
  28. DARYAZINC SIRUP 60 ML DARYA-VARIA LABORATORIA TBK OBAT DIARE
  29. DARYAZINC DROPS 15 ML DARYA-VARIA LABORATORIA TBK OBAT DIARE
  30. DECATRIM SUSPENSI 60 ML HARSEN ANTIMIKROBA
  31. DEFERIPRONE CAIRAN ORAL 250 ML PRATAPA NIRMALA CHELATING
  32. DIAKIDS SIRUP 60 ML BERNOFARM OBAT DIARE
  33. DOMINO DROPS 10 ML AFIFARMA OBAT MUAL
  34. DOMPERIDONE. DROPS 10 ML AFIFARMA OBAT MUAL
  35. DURAFER CAIRAN ORAL 250 ML PRATAPA NIRMALA CHELATING
  36. ERLAMYCETIN SUSPENSI 60 ML ERLANGGA EDI LABORATORIES (ERELA) ANTIBIOTIKA
  37. ETAMOXUL SUSPENSI 60 ML ERRITA PHARMA ANTIMIKROBA
  38. EXTROPECT SIRUP 60 ML GUARDIAN PHARMATAMA OBAT BATUK
  39. GARKENE SIRUP 120 ML GUARDIAN PHARMATAMA OBAT EPILEPSI
  40. GLISEND EXPECTORANT SIRUP 60 ML KONIMEX OBAT BATUK

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Dokter Ingatkan Kelebihan Konsumsi Garam dan Risiko Gagal Ginjal

1 hari lalu

Ilustrasi ginjal. Shutterstock
Dokter Ingatkan Kelebihan Konsumsi Garam dan Risiko Gagal Ginjal

Dokter mengungkapkan kebiasaan mengonsumsi garam berlebihan dapat meningkatkan risiko gagal ginjal dan kini dialami banyak anak muda.


Harga Obat 5 Kali Lipat Lebih Mahal dari Malaysia, Menkes Budi Sebut Sejumlah Faktor Penyebabnya

3 hari lalu

Ilustrasi pembuatan obat di pabrik. Shutterstock
Harga Obat 5 Kali Lipat Lebih Mahal dari Malaysia, Menkes Budi Sebut Sejumlah Faktor Penyebabnya

Menteri Kesehatan Budi Gunadi menyebut ada beberapa faktor yang menyebabkan harga obat di Indonesia bisa lima kali lipat lebih mahal dari Malaysia.


PKBI Sebut Pengambilalihan Kantor oleh Kemenkes Tidak Sesuai Prosedur

3 hari lalu

Direktur Eksekutif Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Eko Maryadi saat ditemui Tempo di kantornya yang tengah dilakukan penertiban oleh aparat pada Rabu, 10 Juli 2024. TEMPO/Amelia Rahima Sari
PKBI Sebut Pengambilalihan Kantor oleh Kemenkes Tidak Sesuai Prosedur

Direktur Eksekutif PKBI Eko Maryadi mengatakan pengambilalihan secara paksa kantor PKBI oleh Kemenkes tidak sesuai prosedur.


SK Gubernur Ali Sadikin Jadi Dasar PKBI Pertahankan Kantornya dari Pengambilalihan oleh Kemenkes

3 hari lalu

Pengurus KBI mendirikan Posko Rumah Perjuangan PKBI sebagai simbol untuk tetap bertahan di kantornya yang telah diambil alih secara paksa oleh Kementrian Kesehatan Rabu, 17 Juli 2024. Tempo/Maulani Mulianingsih
SK Gubernur Ali Sadikin Jadi Dasar PKBI Pertahankan Kantornya dari Pengambilalihan oleh Kemenkes

PKBI menyatakan SK Gubernur DKI Ali Sadikin itu belum dicabut dan menjadi dasar bagi mereka menempati kantor di Jalan Hang Jebat.


Bantah Tuduhan Kemenkes Sewakan Ruangan Kantor, PKBI: Itu Kampanye Busuk Mereka

3 hari lalu

Direktur Eksekutif Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Eko Maryadi saat ditemui Tempo di kantornya yang tengah dilakukan penertiban oleh aparat pada Rabu, 10 Juli 2024. TEMPO/Amelia Rahima Sari
Bantah Tuduhan Kemenkes Sewakan Ruangan Kantor, PKBI: Itu Kampanye Busuk Mereka

PKBI menuduh balik Kemenkes melakukan kampanye busuk soal penyewaan ruangan di kantor PKBI di Jalan Hang Jebat.


PKBI Bangun Posko sebagai Simbol Bertahan Usai Kantornya Diambil Alih Kemenkes

3 hari lalu

Direktur Eksekutif Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Eko Maryadi saat ditemui Tempo di kantornya yang tengah dilakukan penertiban oleh aparat pada Rabu, 10 Juli 2024. TEMPO/Amelia Rahima Sari
PKBI Bangun Posko sebagai Simbol Bertahan Usai Kantornya Diambil Alih Kemenkes

Eko mengatakan PKBI tidak rela kantornya diambil alih begitu saja oleh Kemenkes.


Upaya BPKN Gencarkan Implementasi Regulasi Pelabelan BPA

5 hari lalu

BPOM Sosialisasi Aturan Baru LabelBahaya BPA
Upaya BPKN Gencarkan Implementasi Regulasi Pelabelan BPA

BKPN mendorong penerbitan petunjuk teknis dan produsen besar memberi contoh penerapan label BPA.


PKBI Buka Posko Darurat Usai Kantornya Dikosongkan Aparat Gabungan

5 hari lalu

Penggusuran paksa kantor PKBI di Jalan Hang Jebat Jaksel (Sumber: Eko Maryadi, Direktur Eksekutif PKBI)
PKBI Buka Posko Darurat Usai Kantornya Dikosongkan Aparat Gabungan

Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) membuka posko darurat usai kantor PKBI dikosongkan dan disegel aparat gabungan.


Pentingnya Literasi Pengawasan Obat dan Makanan pada Masyarakat

6 hari lalu

Ilustrasi obat ilegal. Pixabay
Pentingnya Literasi Pengawasan Obat dan Makanan pada Masyarakat

Masyarakat diminta paham terhadap produk obat dan makanan dengan memperhatikan legalitas keamanan, mutu, khasiat, gizi dan manfaatnya.


Pakar Sebut Minuman Manis Bisa Picu Gagal Ginjal

10 hari lalu

Ilustrasi minuman manis (pixabay.com)
Pakar Sebut Minuman Manis Bisa Picu Gagal Ginjal

Pakar menyebut mayoritas penderita gagal ginjal disebabkan kerap mengonsumsi minuman manis saat masih sehat.