Krisis, Empat Negara Ini Meminta Bantuan IMF

Orang-orang mengantre untuk menerima makanan di dapur umum di luar gereja, di tengah krisis ekonomi negara, di Kolombo, Sri Lanka, 25 Juli 2022. REUTERS/Adnan Abidi

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Jokowi mengklaim saat ini sudah ada 28 negara mengantre untuk dibantu oleh International Monetary Fund atau IMF untuk mengatasi problem ekonominya masing-masing. Menurut Jokowi, ini dampak dari inflasi dan ancaman resesi global akibat pandemi Covid-19 dan perang Rusia-Ukraina.

Selain 28 negara yang sedang antre ada setidaknya empat negara yang sedang dalam krisis moneter dibantu IMF. Berikut adalah Negara-negara itu:

  • Sri Lanka

Sri Lanka yang dilanda krisis keuangan telah mencapai kesepakatan awal dengan IMF untuk mendapatkan pinjaman US$ 2,9 miliar atau setara Rp 43 triliun. Perjanjian pinjaman itu harus disetujui oleh manajemen IMF dan dewan eksekutifnya. Perjanjian ini juga bergantung pada otoritas Sri Lanka untuk menindaklanjuti dengan langkah-langkah yang telah disepakati sebelumnya.

Sri Lanka sedang menghadapi kelangkaan bahan bakar dan barang-barang pokok lainnya selama berbulan-bulan. Krisis parah telah menyebabkan kekacauan politik dan inflasi yang tak terkendali. Kini inflasi di negara itu hampir 65 persen.

  • Ukraina

Sabtu, 8 Oktober 2022, IMF memberikan bantuan darurat senilai US$ 1,3 miliar kepada Ukraina melalui program bantuan krisis pangan yang baru. Ukraina dinilai layak mendapatkan kredit besar karena telah mempertahankan tingkat stabilitas keuangan makro yang penting.

Pekan lalu, Bank Dunia memberikan bantuan tambahan kepada Ukraina senilai US$ 530 juta. Bantuan tambahan ini untuk memenuhi kebutuhan mendesak akibat invasi Rusia. Bank Dunia telah memobilisasi dana darurat senilai hampir US$ 13 miliar, sekitar US$11 miliar di antaranya telah dicairkan.

  • Argentina

Dikutip dari laman Reuters, IMF telah mencapai kesepakatan mengenai pengaturan penyuntukan dana tambahan seniali US$ 44 miliar. Perjanjian ini untuk pembangunan kembali cadangan devisa Argentina dan menekan inflasi yang melonjak. Selain itu, perjanjian ini diharapkan dapat mengurangi defisit fiskal primer untuk meningkatkan keuangan negara.

  • Mesir

Melansir Reuters, Mesir telah menyelesaikan kesepakatan dengan IMF mengenai komponen dan program dari perjanjian itu, pada Minggu, 16 Oktober 2022. Mesir memulai pembicaraan dengan IMF pada Maret segera setelah krisis Ukraina berdampak pada keuangan negara Mesir. Mengutip pernyataan IMF, kebijakan perjanjian yang dibahas termasuk kebijakan moneter, nilai tukar uang, pengurangan utang publik, perluasan jaring pengaman sosial, dan peningkatan daya saing dalam perekonomian.

MUHAMMAD SYAIFULLOH

Baca juga: IMF, Tukang Dandan untuk Negara yang Dilanda Krisis






Bakal Kunjungi Indonesia, Direktur Kadin Ukraina: Perdagangan dengan RI Rp 18,7 T Sebelum Perang

4 jam lalu

Bakal Kunjungi Indonesia, Direktur Kadin Ukraina: Perdagangan dengan RI Rp 18,7 T Sebelum Perang

Delegasi Ukraina bakal mengunjungi Indonesia bulan ini.


Delegasi Ukraina Kunjungi Indonesia di Tengah Perang dengan Rusia

5 jam lalu

Delegasi Ukraina Kunjungi Indonesia di Tengah Perang dengan Rusia

Utusan Ukraina akan mengunjungi Indonesia. Perdagangan Indonesia - Ukraina sebelum invasi Rusia mencapai Rp 18 triliun per tahun sebelum perang.


Rusia Peringatkan Israel Jangan Kirim Senjata ke Ukraina

1 hari lalu

Rusia Peringatkan Israel Jangan Kirim Senjata ke Ukraina

Moskow bereaksi setelah Perdana Menteri Israel mempertimbangkan bantuan senjata untuk Kyiv dan juga bersedia menjadi penengah dalam konflik


Jelang Setahun Invasi ke Ukraina, Uni Eropa Akan Terapkan Sanksi Baru terhadap Rusia

1 hari lalu

Jelang Setahun Invasi ke Ukraina, Uni Eropa Akan Terapkan Sanksi Baru terhadap Rusia

Uni Eropa berencana menampar Rusia dengan sanksi baru menjelang peringatan setahun invasi Moskow ke Ukraina


Terpopuler: Jokowi Tegur Luhut Tiga Kali Soal F1 Powerboat, PayPal Akan PHK 2.000 Karyawan

1 hari lalu

Terpopuler: Jokowi Tegur Luhut Tiga Kali Soal F1 Powerboat, PayPal Akan PHK 2.000 Karyawan

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Kamis, 2 Februari 2023 dimulai dari teguran Presiden Jokowi ke Luhut soal Event F1 Powerboat.


Top 3 Dunia: Jokowi Kirim Jenderal ke Myanmar, Iron Dome untuk Ukraina

1 hari lalu

Top 3 Dunia: Jokowi Kirim Jenderal ke Myanmar, Iron Dome untuk Ukraina

Berita Top 3 Dunia pada Kamis 2 Februari 2023 diawali kabar Jokowi akan kirim jenderal ke Myanmar


Sergei Lavrov Komentari Pengiriman Bantuan Senjata ke Ukraina

1 hari lalu

Sergei Lavrov Komentari Pengiriman Bantuan Senjata ke Ukraina

Sergei Lavrov melihat Ukraina harus memenuhi keinginan negara-negara Barat yang berjanji akan memberikan Kyiv senjata-senjata jarak jauh


10 Firaun Mesir Kuno yang Terkenal, Siapa Paling Kejam?

2 hari lalu

10 Firaun Mesir Kuno yang Terkenal, Siapa Paling Kejam?

Dari 170 firaun yang dahulu memerintah Mesir Kuno sejak tahun 2600 SM, berikut nama sepuluh firaun yang paling terkenal hingga saat ini


IMF Sebut 2023 Ekonomi Dunia Gelap Gulita, Sri Mulyani: Pemulihan Ekonomi RI Meningkat Pesat

2 hari lalu

IMF Sebut 2023 Ekonomi Dunia Gelap Gulita, Sri Mulyani: Pemulihan Ekonomi RI Meningkat Pesat

Sri Mulyani merepons pernyataan Presiden Jokowi soal peringatan IMF bahwa dunia akan gelap gulita pada 2023. Indonesia malah sedang meningkat pesat.


Sri Mulyani Ungkap Tantangan Global Setelah Pandemi Covid-19 Ditangani, Apa Saja?

2 hari lalu

Sri Mulyani Ungkap Tantangan Global Setelah Pandemi Covid-19 Ditangani, Apa Saja?

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkap tantangan global yang terjadi saat ini tidak berhenti pada pandemi Covid-19 yang masih terjadi. Setelah pandemin pun, begitu bisa ditangani terjadi komplikasi yang baru.