Garuda Geber Pendapatan dari Bisnis Kargo Usai Jumlah Penumpang Tergerus

Pesawat Garuda Indonesia di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, 28 Februari 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. tengah meningkatkan lini bisnis penerbangan angkutan barang atau kargo. Manajemen melihat tren bisnis kargo tumbuh lebih tinggi ketimbang angkutan penumpang. 

Direktur Layanan dan Niaga Garuda Indonesia Ade R. Susardi mengatakan sejak pandemi Covid-19, bisnis angkutan penumpang lesu. Jumlah penumpang maskapainya menurun drastis dalam dua tahun karena pembatasan perjalanan. 

"Fokus kita terhadap kargo akan tetap seperti sekarang atau malah ditingkatkan karena kita tahun ini, (kargo) menjadi salah satu penopang bisnis kita di Garuda," ujar Ade seusai acara pemaparan publik secara virtual pada Kamis, 20 Oktober 2022. 

Baca juga: Bos Garuda Blak-blakan Kondisi Terakhir Keuangan Perusahaan Setelah Lolos PKPU

Ade menuturkan bisnis kargo berhasil mengerek pendapatan emiten berkode saham GIAA itu. Apalagi, maskapai memiliki kapasitas armada yang cukup besar untuk menampung barang. Sejalan dengan itu, market share lini penerbangan kargo terus melaju di jalur positif. 

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengakui perseroan sempat lesu darah lantaran pandemi Covid-19. Hingga 2021, ekuitas perseroan negatif US$ 5,3 miliar. 

Irfan mengatakan perbaikan baru terjadi setelah manajemen melakukan restrukturisasi secara masif, terutama untuk mereposisi utang sewa pesawat. Sekitar 70 persen utang Garuda Indonesia, kata dia, merupakan beban sewa kepada lessor.

Ketika pandemi mereda pada September 2021, Irfan mengatakan perusahaan sudah mampu memperkecil gap antara pendapatan dan biaya. Sebab, angkutan penumpan mulai tumbuh. Perseroan juga berhasil meningkatkan pendapatan dari bisnis kargo hinggsa mendapatkan relaksasi dari pemerintah.

Selanjutnya pada Juni 2022, perseroan mencatatkan laba bersih sebesar US$ 3,86 miliar. Kondisi keuangan Garuda Indonesia membaik seiring dengan implementasi efesiensi biaya, restrukturisasi keuangan, termasuk program-program pensiun dini terhadap para karyawan. Perseroan pun mencatatkan perbaikan ekuitas, yang tadinya minus US$ 3,5 miliar, menjadi minus US$ 1,5 miliar.

RIANI SANUSI PUTRI 

Baca juga: Dirut Garuda Indonesia Ungkap Masalah Fundamental yang Membebani Perusahaan

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Teken Kerja Sama dengan Jeju Air, Angkasa Pura I Berharap Pariwisata RI Pulih Lebih Cepat

2 jam lalu

Teken Kerja Sama dengan Jeju Air, Angkasa Pura I Berharap Pariwisata RI Pulih Lebih Cepat

PT Angkasa Pura I bekerja sama dengan maskapai penerbangan asal Korea Selatan, Jeju Air.


Game Adaptasi dari Komik Web Garuda Eleven Bakal Segera Hadir

3 jam lalu

Game Adaptasi dari Komik Web Garuda Eleven Bakal Segera Hadir

Game berjudul Garuda Eleven Metaleague itu dikembangkan dengan basis web 3.0 oleh pengembang gim RGMS.


Barang-barang yang Bisa Didapatkan Gratis oleh Penumpang Pesawat Kelas Ekonomi

2 hari lalu

Barang-barang yang Bisa Didapatkan Gratis oleh Penumpang Pesawat Kelas Ekonomi

Dalam beberapa kasus, penumpang pesawat dapat meminta beberapa barang gratis kepada pramugari untuk membuat perjalanan sedikit lebih nyaman.


HUT Garuda Indonesia, Begini Terbang Tinggi dan Rendah Sang Maskapai Pelat Merah

5 hari lalu

HUT Garuda Indonesia, Begini Terbang Tinggi dan Rendah Sang Maskapai Pelat Merah

Hari ini 26 Januari sebagai HUT Garuda Indonesia. Maskapai pelat merah sempat berada di ujung tanduk karena dibekap utang. Bagaimana pasang surutnya?


Guyonan Dirut Garuda Soal Biaya Haji: Kalau Diturunkan, Kami PKPU Lagi

5 hari lalu

Guyonan Dirut Garuda Soal Biaya Haji: Kalau Diturunkan, Kami PKPU Lagi

Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengeluarkan lelucon saat sedang melakukan RDP dengan Panja Komisi VIII DPR RI membahas Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Ia mengatakan, jika harga diturunkan Garuda bisa meminta penundaan kewajiban pembayaran utang atau PKPU lagi.


Lion Air Minta Maaf Sayap Pesawatnya Hantam Garbarata Bandara Mopah Merauke

5 hari lalu

Lion Air Minta Maaf Sayap Pesawatnya Hantam Garbarata Bandara Mopah Merauke

Sayap pesawat Lion Air menghantam garbarata Bandara Mopah dan membuat 122 penumpang gagal terbang. Begini permintaan maaf maskapai tersebut.


Simak Kilas Balik 26 Januari sebagai HUT Garuda Indonesia

5 hari lalu

Simak Kilas Balik 26 Januari sebagai HUT Garuda Indonesia

Hari ini 26 Januari diperingati sebagai Hari Ulang Tahun (HUT) Garuda Indonesia.


Profil dan Sejarah Uber, Perusahaan Ride Hailing yang Baru PHK Karyawan

5 hari lalu

Profil dan Sejarah Uber, Perusahaan Ride Hailing yang Baru PHK Karyawan

Uber kembali melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dilakukan oleh anak perusahaan Uber, yaitu Uber Freight, sebuah perusahaan kargo. Bagaimana profil dan sejarah Uber?


Sambut HUT ke-74, Garuda Indonesia Tebar Diskon Harga Tiket Hingga 74 Persen

6 hari lalu

Sambut HUT ke-74, Garuda Indonesia Tebar Diskon Harga Tiket Hingga 74 Persen

Garuda Indonesia menyambut hari ulang tahun ke-74 dengan menggelar Sales Offine Travel Fair Soft (SOTF) 2023 pada 23 hingga 29 Januaru 2023.


Kemenhub: Angkutan Udara Perintis Beroperasi di Semua Korwil pada Januari 2023

7 hari lalu

Kemenhub: Angkutan Udara Perintis Beroperasi di Semua Korwil pada Januari 2023

Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub mengatakan program angkutan udara perintis penumpang dan kargo sudah beroperasi pada Januari 2023.