Bos Garuda Blak-blakan Kondisi Terakhir Keuangan Perusahaan Setelah Lolos PKPU

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Irfan Setiaputra mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 21 Juni 2021. Dalam rapat tersebut, Irfan mengatakan bahwa ada sebanyak 1.099 karyawan Garuda yang mendaftar untuk pensiun dini. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Irfan Setiaputra menceritakan kondisi terkini keuangan perusahaan setelah perseroan lolos dari penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU). Ia mengatakan ekuitas perusahaan yang semula minus, kini berangsur-angsur membaik. 

Perbaikan terjadi pasca-restrukturisasi masif, terutama yang menyangkut utang sewa pesawat. "Mengingat secara nilai klaim yang diajukan oleh PKPU sekitar 70 persen utang perseroan merupakan utang sewa pesawat kepada lessor," ujarnya dalam pemaparan publik secara virtual pada Kamis, 20 Oktober 2022. 

Sebelumnya sejak 2020, perseroan mengalami dampak yang signifikan karena pandemi. Hingga 2021, ekuitas perseroan negatif US$ 5,3 miliar. Namun pada Juni 2022, posisi ekuitas membaik menjadi minus US$ 1,5 miliar.

Baca juga: Terkini Bisnis: Jokowi Cek Smelter PT Timah, Garuda Indonesia Paparkan Kinerja

Mulai September 2021, menurut Irfan, sebenarnya perusahaan sudah mampu memperkecil gap antara pendapatan dan biaya yang dikeluarkan. Apalagi, perseroan terus berfokus meningkatkan pendapatan penumpang, kargo, dan lainnya. Perusahaan juga menerima sejumlah relaksasi oleh pemerintah.

Kondisi keuangan pun membaik seiring dengan implementasi efesiensi biaya yang dilakukan emiten berkode saham GIAA itu. Seiring dengan itu, perusahaan melakukan efisiensi dari sisi internal, seperti merampingkan jumlah karyawan dengan menawarkan opsi pensiun dini. 

Kemudian pada Juni 2022, perseroan mencatatkan laba bersih US$ 3,86 miliar. Keberhasilan itu, ucap Irfan, disebabkan adanya pendapatan restrukturisasi utang yang disetujuinya oleh perjanjian perdamaian dalam proses PKPU."Jadi adalah laba bersih yang disebabkan oleh berkurangnya utang perseroan," ucap Irfan.

Ia menekankan pencatatan dan audit telah mengikuti standar akuntansi yang berlaku di Indonesia. Pembukuan sudah diaudit oleh auditor independen, yakni PwC. "Juga mengikuti kaidah-kaidah yang berlaku di akuntansi dan ini sifatnya non cash," katanya. Di tengah proses restrukturisasi keuangan dan efisiensi beban operasional, Irfan mengungkapkan Garuda mengklaim kinerja perusahaan berjalan baik. 

RIANI SANUSI PUTRI 

Baca juga: Dirut Garuda Indonesia Ungkap Masalah Fundamental yang Membebani Perusahaan

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Game Adaptasi dari Komik Web Garuda Eleven Bakal Segera Hadir

5 jam lalu

Game Adaptasi dari Komik Web Garuda Eleven Bakal Segera Hadir

Game berjudul Garuda Eleven Metaleague itu dikembangkan dengan basis web 3.0 oleh pengembang gim RGMS.


Taspen Bangun Gedung Tertinggi di RI Senilai Rp 10,6 Triliun Tanpa Biaya Sepeser pun, Begini Ceritanya

9 jam lalu

Taspen Bangun Gedung Tertinggi di RI Senilai Rp 10,6 Triliun Tanpa Biaya Sepeser pun, Begini Ceritanya

PT Taspen (Persero) menggandeng Mitsubishi Estate Co dalam membangun kawasan Green Energy Superblock Oasis Central Sudirman di Jakarta.


65 Persen Dana Pensiun BUMN Bermasalah, Ekonom Sebut Dua Faktor Penyebab

19 jam lalu

65 Persen Dana Pensiun BUMN Bermasalah, Ekonom Sebut Dua Faktor Penyebab

Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir menyebut, sebanyak 65 persen dana pensiun di perushaan BUMN saat ini dalam kondisi bermasalah.


65 Persen Dana Pensiun BUMN Bermasalah, Indef: Menteri Harus Tahu Aliran Investasi

1 hari lalu

65 Persen Dana Pensiun BUMN Bermasalah, Indef: Menteri Harus Tahu Aliran Investasi

Agus Herta Sumarto mengatakan Erick Thohir harus mengetahui manajemen risiko investasi, termasuk dana pensiun, yang dilakukan perusahaan pelat merah.


Erick Thohir Tanggapi Tawaran BUMN Jadi Sponsor Formula E Jakarta 2023

1 hari lalu

Erick Thohir Tanggapi Tawaran BUMN Jadi Sponsor Formula E Jakarta 2023

PT JakPro belum mengantongi sponsor Formula E yang akan diadakan kedua kalinya di Indonesia itu. JakPro maskih melakukan penjajakan.


Erick Thohir Bicara soal Rencana BUMN Jadi Sponsor Formula E Jakarta

2 hari lalu

Erick Thohir Bicara soal Rencana BUMN Jadi Sponsor Formula E Jakarta

Pj Gubernur DKI Jakarta dan PT Jakpro membuka peluang bagi BUMN untuk menjadi sponsor Formula E. Menteri BUMN Erick Thohir pun buka suara


HUT Garuda Indonesia, Begini Terbang Tinggi dan Rendah Sang Maskapai Pelat Merah

5 hari lalu

HUT Garuda Indonesia, Begini Terbang Tinggi dan Rendah Sang Maskapai Pelat Merah

Hari ini 26 Januari sebagai HUT Garuda Indonesia. Maskapai pelat merah sempat berada di ujung tanduk karena dibekap utang. Bagaimana pasang surutnya?


Hutama Karya Ungkap Bidik Banyak Proyek di IKN, dari Istana Wapres hingga Rusun ASN

5 hari lalu

Hutama Karya Ungkap Bidik Banyak Proyek di IKN, dari Istana Wapres hingga Rusun ASN

Hutama Karya membeberkan bagaimana perusahaan itu membidik sejumlah proyek di IKN seperti pembangunan Istana Wakil Presiden dan rumah susun bagi ASN.


Guyonan Dirut Garuda Soal Biaya Haji: Kalau Diturunkan, Kami PKPU Lagi

5 hari lalu

Guyonan Dirut Garuda Soal Biaya Haji: Kalau Diturunkan, Kami PKPU Lagi

Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengeluarkan lelucon saat sedang melakukan RDP dengan Panja Komisi VIII DPR RI membahas Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Ia mengatakan, jika harga diturunkan Garuda bisa meminta penundaan kewajiban pembayaran utang atau PKPU lagi.


Jakpro Jajaki Sponsor Formula E: Tidak Harus dari BUMN

5 hari lalu

Jakpro Jajaki Sponsor Formula E: Tidak Harus dari BUMN

Jakpro sedang menjajaki segala kemungkinan dan terbuka terhadap berbagai pihak untuk sponsor Formula E. Tidak harus dari BUMN.