KNKT Ungkap Fakta Baru Kecelakaan Maut di Cibubur: Pengemudi Rasakan Rem Kurang Pakem

Keluarga korban melakukan tabur bunga di lokasi kecelakaan maut kawasan Cibubur CBD, Jalan Raya Alternatif Cibubur, Rabu, 20 Juli 2022. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merilis hasil investigasi kecelakaan beruntun truk tangki Pertamina di Jalan Transyogi Cibubur, Bekasi, Jawa Barat. Mereka pun mengungkapkan kronologi awal hingga terjadinya kecelakaan maut itu.

Senior Investigator KNKT, Ahmad Wildan, mengatakan saat akan memulai perjalanan, pengemudi truk tangki trailer Pertamina bernomor polisi B-9598-BEH itu tidak merasakan ada masalah teknis. Ia berangkat dari TBBM Plumpang sekitar jpukul 14.00 WIB menunju Cileungsi Kabupaten Bogor dengan membawa Pertalite 24 ribu liter pada 18 Juli 2022. 

"Saat pertama mengoperasikan pre-inspeksi, tidak ada kebocoran angin. Jadi kondisi awal sebelum berangkat tidak ada kendala," kata Ahmad saat konferensi pers di kantor KNKT, Jakarta, Selasa, 18 Oktober 2022.

Baca juga: Ringseknya Motor dan Truk Pertamina Akibat Kecelakaan di Alternatif Cibubur

Namun saat melewati Jalan Tol Rawamangun-Cawang, pengemudi mendengar suara mendesis dan tekanan angin di kabin menunjukkan angka 7 bar. Pengemudi kemudian memeriksa kendaraan, namun tidak menemukan sumber suara mendesis.

Selama perjalanan, pengemudi pun sudah merasakan bahwa rem kendaraannya kurang pakem. Kemudian kala keluar dari Gerbang Jalan Tol Cibubur, pengemudi mulai merasakan gangguan pada sistem rem. Saat itu perseneling kendaraan di posisi lima.

"Pengemudi berpindah lajur dari lajur cepat ke lajur lambat paling kiri dan mencoba melakukan pengereman namun tidak berhasil. Pengemudi juga sudah menarik rem trailer maupun hand brake, namun tidak bekerja sesuai yang diharapkan," ujar Wildan.

Akibat kondisi itu, pengemudi tidak dapat mengendalikan truk trailer dan menabrak dua mobil penumpang di lajur lambat. Setelah menabrak, truk trailer tetap melaju atau tidak berhenti. 

Pengemudi kemudian berinisiatif berpindah lajur untuk terlepas dari dua kendaraan yang ditabrak sebelumnya, yaitu di sebelah kiri trotoar cukup tinggi. Namun, kata Ahmad, di lajur kanan terdapat kerumunan kendaraan yang sedang berhenti karena lampu Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) atau lampu merah menunjukkan warna merah. 

Akibatnya, insiden kecelakaan pun terjadi dan menyebabkan sepuluh orang meninggal dunia, lima orang luka berat, dan satu orang luka ringan. Sebelumnya, Dirlantas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Latif Usman telah menjelaskan alasan sopir truk tangki PT Pertamina menjadi tersangka dalam tersangka kecelakaan maut di Jalan Alternatif Cibubur, Bekasi, Jawa Barat.

Menurut dia, berdasarkan hasil pemeriksaan, kecelakaan maut di Cibubur itu terjadi karena kelalaian sopir. "Kan dia yang mengemudikan. Setelah diuji kenapa terjadi kelalaian itu ya pada saat pemeriksaannya dia yang mengendalikan, harusnya dia mengetahui persis daripada kondisi mobil tersebut," ujar dia saat dihubungi wartawan pada Kamis, 21 Juli 2022.

Baca juga: Polisi Selidiki Kelayakan Truk Tangki Pertamina dalam Kecelakaan di Cibubur

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






KNKT Mulai Susun Laporan Kecelakaan Kereta Proyek KCJB

9 hari lalu

KNKT Mulai Susun Laporan Kecelakaan Kereta Proyek KCJB

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mulai menyusun laporan investigasi kecelakaan kereta kerja proyek KCJB


KNKT Lakukan Analisis Investigasi Kecelakaan Kereta Kerja KCIC

16 hari lalu

KNKT Lakukan Analisis Investigasi Kecelakaan Kereta Kerja KCIC

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan investigasi anjloknya kereta kerja PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC)


Pemasangan Rel di Lokasi Kereta Kerja Milik KCJB Anjlok Dilanjutkan, KCIC: Dilakukan Manual

16 hari lalu

Pemasangan Rel di Lokasi Kereta Kerja Milik KCJB Anjlok Dilanjutkan, KCIC: Dilakukan Manual

TEMPO.CO, Jakarta- Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) Rahadian Ratry memberikan perkembangan dari proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), khususnya di lokasi anjloknya kereta kerja pada Desember lalu. Menurut dia, pemasangan rel di lokasi kejadian anjlok sudah dilakukan kembali setelah sebelumnya sempat disetop sementara untuk dilakukan investigasi.


Hari Ini 2 Tahun Lalu, Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Renggut 62 Korban Jiwa

21 hari lalu

Hari Ini 2 Tahun Lalu, Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Renggut 62 Korban Jiwa

Awal tahun penuh duka 2 tahun lalu bagi keluarga penumpang dan kru Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang mengalami kecelakaan. 62 korban tewas.


Ini Bahayanya Pengendara Motor ABG Tanpa SIM C

23 hari lalu

Ini Bahayanya Pengendara Motor ABG Tanpa SIM C

Pengendara motor itu berhenti di tengah jalan karena hendak belok kiri. Yamaha Aerox yang dikendarai ABG EB menabraknya dari belakang. Bus datang...


Dua Bus Tabrakan Akibatkan 38 Tewas, Senegal Berkabung Nasional 3 Hari

24 hari lalu

Dua Bus Tabrakan Akibatkan 38 Tewas, Senegal Berkabung Nasional 3 Hari

Tiga puluh delapan orang tewas dan sekitar 80 lainnya terluka di setelah dua bus bertabrakan di Senegal pada Minggu dini hari.


Truk Tabrak Rombongan Pembawa Jenazah ke Krematorium China, 19 Tewas

24 hari lalu

Truk Tabrak Rombongan Pembawa Jenazah ke Krematorium China, 19 Tewas

Sembilan belas orang tewas dan 20 lainnya luka-luka di China timur setelah sebuah truk menabrak iring-iringan pembawa jenazah ke krematorium


KNKT Sebut Truk ODOL Bahaya di Jalanan dan Penyebab Kecelakaan Kapal

33 hari lalu

KNKT Sebut Truk ODOL Bahaya di Jalanan dan Penyebab Kecelakaan Kapal

KNKT mendukung kebijakan larangan truk over dimension over loading (ODOL)-yang mengangkut barang dengan kelebihan muatan-mulai tahun 2023.


Truk ODOL Dilarang Mulai 2023, KNKT: Harus Komprehensif dan Butuh Koordinasi

33 hari lalu

Truk ODOL Dilarang Mulai 2023, KNKT: Harus Komprehensif dan Butuh Koordinasi

KNKT merespons rencana dilarangnya truk over dimension over loading (ODOL)-yang mengangkut barang dengan kelebihan muatan-mulai tahun 2023.


KALEIDOSKOP 2022: Kecelakaan Maut Truk Pertamina di Cibubur

33 hari lalu

KALEIDOSKOP 2022: Kecelakaan Maut Truk Pertamina di Cibubur

Peristiwa Truk Pertamina yang menabrak belasan kendaraan dan menyebabkan 11 orang tewas di Cibubur menjadi salah satu berita yang populer pada 2022