Para Pekerja Wajib Kenali Perbedaan Upah: UMR, UMP dan UMK

Ilustrasi buruh perempuan. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Upah adalah salah satu hal penting dalam dunia kerja. Secara umum, upah adalah imbalan dasar yang diberikan untuk pekerja berdasarkan tingkat atau jenis pekerjaan. Penetapan upah pun ditentukan atas kesepakatan.

Sejatinya, upah diberikan sesuai dengan standar minimum yang diberlakukan di daerah. Standar upah minimum di Indonesia terdapat  istilah yang dikenal masyarakat, yaitu UMR, UMK, dan UMP. Ketiganya meskipun secara garis besar mengatue mengenai upah minimum tetapi memiliki perbedaan.

Upah Minimum Regional (UMR)

Upah Minimum Regional (UMR) ialah standar upah minimum pekerja yang berlaku di tingkat I atau wilayah provinsi, termasuk kabu[aten/kota di dalamnya. Namun, istilah UMR pun sudah tidak digunakan lagi. Sebagai gantinya, merujuk pada Keputusan Menteri Tenaga Kerja (Menaker) dan Transmigrasi Nomor 226 Tahun 2022, UMR tingkat I diganti dengan istilah Upah Minimum Provinsi (UMP) sedangkan UMR tingkat II diganti dengan nama Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

Baca: Penuhi Syarat dan Ketentuan Menerima BSU Tahap 4

Upah Minimum Provinsi (UMP)

Upah Minimum Provinsi (UMP) merupakan batasan upah minimal yang ditetapkan oleh suatu provinsi dan berlaku di kabupaten/ kota yang tercakup. Menurut Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 3 Pasal 1 terkait Upah Minimum, besaran UMP ditetapkan sesuai standar setiap kabupaten/kota. Hal ini karena setiap habupaten/kota  memiliki kondisi ekonomi yang berbeda-beda. Biasanya, gubernur akan mengesahkan UMP pada 21 November setiap tahunnya.  Pengesahan ini akan mulai diterapkan pada 1 Januari di tahun selanjutnya.

Upah Minimum Kabupaten/ Kota (UMK)

Upah Minimum Kabupaten/ Kota atau UMK adalah standar upah minimum pekerja yang berlaku di wilayah kabupaten/kota. Meskipun ditetapkan oleh gubernur tetapi pengajuan standar upah minimum dilakukan oleh bupati atau wali kota. Penentuan UMK ditetapkan setelah penetapan UMP berlangsung. Umumnya, nilai UMK lebih tinggi dibandingkan UMP yang sudah ditetapkan.

NAOMY A. NUGRAHENI 

Baca juga: Berhitung dari Inflasi Serikat Buruh Tuntut Upah Tahun 2023 Naik 13 Persen

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






UMP 2023: Ketahui Perbedaan UMP, UMR, dan UMK

1 jam lalu

UMP 2023: Ketahui Perbedaan UMP, UMR, dan UMK

Senin, 28 November 2022 menjadi batas akhir Pemerintah Provinsi untuk mengumumkan Upah Minimum Provinsi alias UMP 2023. Ini perbedaan UMP, UMR, UMK.


Daftar 10 Provinsi dengan UMP Terendah, Yogyakarta Tidak Lagi di Peringkat 1

3 jam lalu

Daftar 10 Provinsi dengan UMP Terendah, Yogyakarta Tidak Lagi di Peringkat 1

Peringkat pertama provinsi dengan UMP terendah tidak lagi ditempati Provinsi Yogyakarta. Berikut daftar 10 provinsi dengan UMP terendah.


Terpopuler: Daftar Lengkap Kenaikan UMP, Energy Watch Soroti 680 Ribu Rice Cooker Gratis

4 jam lalu

Terpopuler: Daftar Lengkap Kenaikan UMP, Energy Watch Soroti 680 Ribu Rice Cooker Gratis

Berita mengenai penetapan UMP hingga rencana pemberian 680 ribu rice cooker paling banyak dibaca sepanjang Selasa, 29 November.


Buruh Bakal Demo, UMP DKI 2023 Dinilai Tidak Sesuai Formula Permenaker

5 jam lalu

Buruh Bakal Demo, UMP DKI 2023 Dinilai Tidak Sesuai Formula Permenaker

Presiden Aspek menilai angka 5,6 persen tidak sesuai dengan perumusan penetapan UMP yang terdapat dalam Permenaker.


Kadin Sebut Penetapan Kenaikan UMP 2023 Bisa Sebabkan PHK hingga Relokasi Industri

14 jam lalu

Kadin Sebut Penetapan Kenaikan UMP 2023 Bisa Sebabkan PHK hingga Relokasi Industri

Kadin menganggap akan ada banyak imbas terhadap ekosistem usaha tahun depan setelah penetapan UMP 2023.


Emoh Ikut Campur soal UMP 2023, Ketua Kadin: Tidak Boleh Cawe-cawe

17 jam lalu

Emoh Ikut Campur soal UMP 2023, Ketua Kadin: Tidak Boleh Cawe-cawe

Arsjad mengatakan Kadin menghormati proses kenaikan UMP 2023.


10 Provinsi dengan Kenaikan Tertinggi UMP 2023, DKI Jakarta Tak Termasuk

18 jam lalu

10 Provinsi dengan Kenaikan Tertinggi UMP 2023, DKI Jakarta Tak Termasuk

Sejumlah gubernur mengumumkan UMP 2023. Kenaikan tertinggi ada di Sumatera Barat sebesar 9,15 persen dan terendah di Papua Barat sebesar 2,6 persen.


UMP DKI Jakarta Alami Kenaikan 5,6 Persen, Begini Cara Hitung Upah Minimum Provinsi

19 jam lalu

UMP DKI Jakarta Alami Kenaikan 5,6 Persen, Begini Cara Hitung Upah Minimum Provinsi

UMP 2023 dihitung dengan mempertimbangkan penyesuaian nilai upah minimum berdasarkan inflasi dan pertumbuhan ekonomi. UMP DKI Jakarta naik 5,6 persen.


Daftar Kenaikan UMP di 33 Provinsi, Berlaku Mulai 1 Januari 2023

20 jam lalu

Daftar Kenaikan UMP di 33 Provinsi, Berlaku Mulai 1 Januari 2023

Menteri Ketenagakerjaan mengimbau semua pihak menaati dan mengimplementasikan keputusan gubernur perihal UMP 2023.


Kenaikan UMP 2023, Berikut Daftar Lengkapnya di Seluruh Provinsi

20 jam lalu

Kenaikan UMP 2023, Berikut Daftar Lengkapnya di Seluruh Provinsi

Pemerintah provinsi di Indonesia telah menetapkan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2023 dengan kenaikan di bawah 10 persen.