Tahun Depan, Peserta Program Kartu Prakerja Terima Insentif Rp 4,2 Juta


TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah akan menaikkan sesaran insentif Kartu Prakerja menjadi Rp 4,2 juta pada tahun depan.

Selama ini, atau sejak awal pandemi Covid-19, peserta Kartu Prakerja mendapatkan insentif sebesar Rp3,5 juta.

Skema Program Kartu Prakerja yang selama ini bersifat semi bansos juga akan dikembalikan ke desain awal pada tahun depan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa keputusan ini dimaksudkan agar Program Kartu Prakerja difokuskan untuk meningkatkan skill dan produktivitas angkatan kerja, sesuai dengan tujuan awalnya.

“Program Kartu Prakerja akan lebih fokus pada peningkatan kompetensi angkatan kerja sebagaimana konsep awal program ini dicanangkan sebelum era pandemi Covid-19,” katanya, Senin 3 Oktober 2022.

Baca: Cara Daftar Prakerja Gelombang 46 Beserta Syaratnya

Airlangga menyampaikan, keikutsertaan Program Kartu Prakerja dimungkinkan juga bagi penerima bantuan sosial dari kementerian/lembaga lainnya seperti Kementerian Sosial, Bantuan Subsidi Upah, atau Bantuan Pelaku Usaha Mikro (BPUM).

Dengan kembalinya Program Kartu Prakerja ke desain awal, pemerintah akan menaikkan insentif pelatihan menjadi sebesar Rp3,5 juta, dari sebelumnya Rp1 juta per peserta.

Di samping insentif pelatihan tersebut, pemerintah akan memberikan insentif pasca pelatihan Rp600.000 sebanyak 1 kali dan insentif survei sebesar Rp100.000 untuk dua kali pengisian survei.

Komite Cipta Kerja nantinya akan meminta kerja sama dan pendampingan antara Kejaksaan Agung, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja yang sudah berlangsung sejak 2020 agar tetap dilanjutkan.

Baca: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 44 Dibuka, Cek Cara Daftar dan Syaratnya

BISNIS

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Ekonomi Mulai Bangkit, Sri Mulyani Sebut Defisit APBN Tahun Ini Turun jadi Rp 598 T

7 jam lalu

Ekonomi Mulai Bangkit, Sri Mulyani Sebut Defisit APBN Tahun Ini Turun jadi Rp 598 T

Sri Mulyani menyatakan Indonesia dapat menangani pandemi sekaligus mengelola dampak sangat baik dibandingkan banyak negara-negara lain di dunia.


Jangan Hanya Mobil Listrik, Mobil Hybrid Diharapkan Dapat Insentif

9 jam lalu

Jangan Hanya Mobil Listrik, Mobil Hybrid Diharapkan Dapat Insentif

Kendaraan elektrifikasi, termasuk mobil hybrid, diharapkan bisa mendapatkan keuntungan dan insentif non-fiskal dari pemerintah.


Jokowi Bicara Capres Rambut Putih dan Berkeriput, Zulhas: Airlangga Punya Banyak Kerutan

10 jam lalu

Jokowi Bicara Capres Rambut Putih dan Berkeriput, Zulhas: Airlangga Punya Banyak Kerutan

Jokowi menganggap ciri-ciri pemimpin yang memikirkan rakyat memiliki banyak keriput pada wajahnya dan berambut putih.


Airlangga Bilang Koalisi Indonesia Bersatu Umumkan Anggota Baru saat Sudah Deal

13 jam lalu

Airlangga Bilang Koalisi Indonesia Bersatu Umumkan Anggota Baru saat Sudah Deal

Airlangga menyebut clue warna partai calon anggota Koalisi Indonesia Baru. Memiliki warna putih, merah dan biru.


Koalisi Indonesia Bersatu Beri Clue Warna Partai yang Bakal Bergabung

21 jam lalu

Koalisi Indonesia Bersatu Beri Clue Warna Partai yang Bakal Bergabung

Koalisi Indonesia Bersatu masih membuka pintu bagi personel lain yang hendak bergabung.


CORE Minta Pemerintah Tak Jorjoran Beri BLT: Kita Butuh Stimulus Kebijakan

22 jam lalu

CORE Minta Pemerintah Tak Jorjoran Beri BLT: Kita Butuh Stimulus Kebijakan

Selain BLT, menurut Hendri, pemerintah mesti membuat kebijakan yang mendorong perputaran ekonomi.


OJK Beri Insentif untuk Perusahaan Jasa Keuangan yang Dorong Industri Kendaraan Listrik

1 hari lalu

OJK Beri Insentif untuk Perusahaan Jasa Keuangan yang Dorong Industri Kendaraan Listrik

OJK berupaya mendukung program Program Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) yang dicanangkan pemerintah melalui pemberian sejumlah insentif.


Gubernur BI: Koordinasi Erat Jadi Kekuatan RI Hadapi Ekonomi Dunia yang Bergejolak

1 hari lalu

Gubernur BI: Koordinasi Erat Jadi Kekuatan RI Hadapi Ekonomi Dunia yang Bergejolak

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menyatakan Indonesia memiliki kekuatan tersendiri untuk menghadapi perekonomian global yang bergejolak.


Gubernur BI Paparkan 5 Risiko yang Dihadapi Perekonomian Global

1 hari lalu

Gubernur BI Paparkan 5 Risiko yang Dihadapi Perekonomian Global

Di tengah perekonomian global yang masih bergejolak, Gubernur BI Perry Warjiyo memperkirakan ada risiko stagflasi, bahkan resflasi.


Koalisi Indonesia Bersatu Bersua Malam Ini, Bahas Capres-Cawapres

1 hari lalu

Koalisi Indonesia Bersatu Bersua Malam Ini, Bahas Capres-Cawapres

Pertemuan Koalisi Indonesia Bersatu bakal dihadiri ketua umum masing-masing partai, yakni Airlangga Hartarto, Zulkifli Hasan, Muhamad Mardiono.