Harga Batu Bara hingga Gas Naik, Saham Energi Jadi Primadona di Tengah Tekanan IHSG

Karyawan melintas di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 4 Juli 2022. IHSG pada penutupan perdagangan sore ini (4/7) ditutup melemah 2,28 persen. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Kalangan analis melihat saham-saham di sektor energi mampu menjadi salah satu penopang tekanan yang dialami indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Saat ini yang masih terlihat menarik dan memiliki prospek menjadi sektor penahan tekanan pada indeks yaitu sektor energi," kata Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, saat dihubungi, Rabu, 5 Oktober 2022.

Pada perdagangan Rabu, 5 Oktober 2022, hingga pukul 10.25 WIB, indeks sektor energi (IDXENERGY) bertengger di zona hijau dengan level 2.027,33. Indeks sektoral ini naik 1,64 persen dari penutupan perdagangan sebelumnya di level 1.994,63.

Ivan menjelaskan, saham emiten sektor energi kini menjadi primadona investor mengingat kebutuhan energi tinggi. Hal itu tercermin pada harga komoditas batu bara yang masih melejit, gas alam, serta minyak mentah yang mulai menunjukkan indikasi rebound.

Meski begitu, dia mengingatkan tren pelemahan IHSG sebetulnya akan berakhir pada bulan ini jika tidak tembus ke bawah 6.800. Sebab, memasuki masa kuartal IV 2022, perusahaan-perusahaan yang menjadi emiten di pasar saham akan menunjukkan laporan keuangan mereka masing-masing.

"Harapannya secara teknikal terlihat ada indikasi meredanya tekanan jual ketika laporan keuangan kuartal ketiga nanti mulai dirilis dan terjadi akumulasi pada emiten-emiten yang menunjukkan ketahanan dari sisi kinerjanya," ucap Ivan.

Senada dengan Ivan, tim analis PT Lotus Andalan Sekuritas juga mencatat penguatan IHSG sejak kemarin, utamanya ditopang oleh kenaikan saham sektor energi. Pada perdagangan Selasa, IHSG ditutup menguat +0,89 persen ke level 7.072,26.

Menurut mereka, penguatan sektor energi tidak terlepas dari harga batu bara acuan (HBA) yang kembali melesat. Tercatat pada Oktober 2022, HBA menyentuh 330,97 USD/ton, level tertingginya pada tahun ini.  "Penguatan IHSG utamanya ditopang oleh kenaikan saham sektor energi. Penguatan sektor energi tidak terlepas dari harga batu bara acuan (HBA) yang kembali melesat," ujar tim analis Lotus Sekuritas hari ini.

Mereka mencatat, seiring dengan penguatan sektor energi, saham INDY menjadi top gainer indeks LQ45 dengan penguatan mencapai kenaikan 7,07 persen, diikuti INCO yang naik 6,48 persen, dan MEDC yang naik 5,38 persen. 

"Fokus saat ini tertuju pada rilis laporan keuangan kuartal III. Kami optimistis Indonesia tidak akan terkena resesi, didukung oleh kinerja ekspor yang solid dan konsumsi rumah tangga yang kuat," ujar mereka.

Dengan kinclongnya saham-saham emiten energi disertai kinerja ekspor yang kuat, termasuk untuk laporan keuangannya, tim analis Lotus Sekuritas menganggap kondisi ini akan mempengaruhi ketahanan IHSG yang masih kuat dalam jangka menengah. 

IHSG, menurut mereka, berpeluang melanjutkan penguatan di kisaran 7.011-7.118. Sedangkan hingga saat ini, IHSG telah bertengger di level 7.119,87 atau menguat 0,67 persen dari level penutupan perdagangan kemarin sebesar 7.072,26.

Baca Juga: IHSG Dibuka Menghijau, Samuel Sekuritas Cermati 4 Saham Ini

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Samuel Sekuritas: IHSG Turun Cukup Dalam, Saham BCA Melemah usai Aksi Profit Taking

3 jam lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Turun Cukup Dalam, Saham BCA Melemah usai Aksi Profit Taking

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup di level 7.020,8, atau turun 0,85 persen dibandingkan angka penutupan kemarin, (7.081,3).


Hadapi Krisis 2023, Sri Mulyani: Belanja Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp 104,2 T

5 jam lalu

Hadapi Krisis 2023, Sri Mulyani: Belanja Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp 104,2 T

Sri Mulyani Indrawati mengatakan belanja negara pada tahun 2023 ditetapkan sebesar Rp 3.061,2 triliun.


Kaesang Pangarep Beberkan Alasan Tak Tertarik Beli Saham Teknologi: Capek, Boncos Banyak

9 jam lalu

Kaesang Pangarep Beberkan Alasan Tak Tertarik Beli Saham Teknologi: Capek, Boncos Banyak

Putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, blak-blakan menyatakan dirinya tak mau lagi berinvestasi saham emiten sektor teknologi. Ini sebabnya.


IHSG Diprediksi Menguat, Samuel Sekuritas: Saham BBNI hingga INCO Patut Dicermati

10 jam lalu

IHSG Diprediksi Menguat, Samuel Sekuritas: Saham BBNI hingga INCO Patut Dicermati

PT Samuel Sekuritas Indonesia memperkirakan Indeks harga saham gabungan atau IHSG pada hari ini, Kamis, 1 Desember 2022, akan menguat.


Kaesang Pangarep Targetkan Sejuta Nasabah Saham Rakyat pada 2023

11 jam lalu

Kaesang Pangarep Targetkan Sejuta Nasabah Saham Rakyat pada 2023

Kaesang Pangarep selaku pendiri dan brand ambassador Saham Rakyat menargetkan satu juta nasabah pada tahun 2023. Apa strateginya?


Cerita Kaesang Pangarep Pernah Rugi 70 Persen Saat Investasi Saham

20 jam lalu

Cerita Kaesang Pangarep Pernah Rugi 70 Persen Saat Investasi Saham

Kaesang Pangarep, mengatakan untung dan rugi saat investasi saham adalah hal yang wajar.


Gaet Ultra Voucher, Transaksi di Saham Rakyat Kini Bisa Dapat Bonus Poin

22 jam lalu

Gaet Ultra Voucher, Transaksi di Saham Rakyat Kini Bisa Dapat Bonus Poin

Dengan kerja sama tersebut, Saham Rakyat sekarang tidak hanya menawarkan potensi margin dari aktivitas jual-beli saham.


Tips Investasi Saham ala Kaesang Pangarep: Ndak Perlu Embel-embel Anak Presiden

1 hari lalu

Tips Investasi Saham ala Kaesang Pangarep: Ndak Perlu Embel-embel Anak Presiden

Kaesang Pangarep selaku Brand Ambassador Saham Rakyat-aplikasi jual beli saham-membagikan tips untuk berinvestasi saham.


IHSG Rebound di Sesi Pertama, Samuel Sekuritas: BSBK dan GOTO Terbanyak Diperdagangkan

1 hari lalu

IHSG Rebound di Sesi Pertama, Samuel Sekuritas: BSBK dan GOTO Terbanyak Diperdagangkan

IHSG menutup sesi di level 7.044,8 atau naik 0,47 persen lebih tinggi dari angka penutupan pada Selasa, 29 November 2022 di level 7.012.


IHSG Diprediksi Menguat, Samuel Sekuritas Cermati 6 Saham Ini

1 hari lalu

IHSG Diprediksi Menguat, Samuel Sekuritas Cermati 6 Saham Ini

Samuel Sekuritas memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat setelah kemarin sempat tertahan di area demand sekitar 7.000.