Bahlil Cerita Investasi Pabrik Pipa Belanda Rp 1,9 Triliun Nyaris Berlabuh ke Vietnam

Presiden Joko Widodo berbincang dengan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia (tiga kiri) di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu, 8 Juni 2022. ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat kepresidenan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Investasi sekaligus Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menceritakan apa yang terjadi di balik realisasi investasi perusahaan pipa Belanda di Indonesia. Ia mengatakan investasi yang dilakukan Wavin ini nyaris berlabuh ke Vietnam.

"Dari bulan September kita rayu mereka, tadinya mau ke negara lain, salah satu negaranya ke Vietnam. Tapi kita kasih tawaran yang baik, hingga akhirnya mereka bisa hadir untuk groundbreaking hari ini," ungkap Bahlil dalam acara peresmian groundbreaking pabrik pipa Wavin di Batang, Jawa Tengah, pada Senin, 3 Oktober 2022.

Bahlil mengungkap perusahaan Wavin hampir kepincut Vietnam dan tidak jadi merealisasikan investasinya di Indonesia. Namun, setelah dirayu dan diberi tawaran sedemikian rupa, Wavin pada akhirnya mau untuk investasi di Indonesia.

Pada Senin, 3 Oktober 2022, pabrik pipa asal Belanda, Wavin Group, hari ini meletakkan batu pertama pabriknya atau groundbreaking di Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah. Menurut Bahlil, pendekatan Wavin sudah dilakukan oleh pihaknya sejak tahun 2020. Kemudian, negosiasi dilakukan pihaknya dengan Wavin di Belanda.

“Kami melaporkan tentang perusahaan Wavin ini dari 2020, waktu Covid perintah Bapak Presiden harus keliling Indonesia mencari Investasi. Alhamdulillah kami ke Belanda di bulan September, kami mencoba untuk melakukan pendekatan dengan Wavin,” ucap Bahlil.

Pemerintah sangat berharap investasi Wavin ini bisa turut menggenjot produksi pipa di dalam negeri untuk mensubstitusi impor. “Karena 80 persen pipa ini kita impor, jadi ini produknya substitusi impor,” kata Bahlil.

Ia menjelaskan, spek pipa Wavin ini akan menjadi yang terbesar. Produksinya tidak hanya untuk penetrasi di wilayah Asia Tenggara dan Asia Pasifik, tetapi juga akan diekspor ke Eropa.

Pabrik tersebut ditargetkan akan mulai beroperasi pada akhir tahun 2024 mendatang. Pabrik yang diproyeksikan memakan nilai investasi US$ 125 juta atau sekitar Rp 1,9 triliun akan langsung menyerap tenaga kerja sekitar 400-500 orang.

DEFARA DHANYA PARAMITHA

Baca: Mengenal CEO HMNS, Sarjana Geologi yang Jadi Pengusaha Parfum Usai Tolak Freeport

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Dubes Belanda Ingin Rumah Cimanggis jadi Wisata Sejarah Belanda di Depok

14 jam lalu

Dubes Belanda Ingin Rumah Cimanggis jadi Wisata Sejarah Belanda di Depok

Dubes Lambert Grijns telah mengunjungi Rumah Cimanggis dengan didampingi Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono.


Untung Berlipat dari Pasar Saham, Kaesang Pangarep Bagikan Cerita dan Strateginya

1 hari lalu

Untung Berlipat dari Pasar Saham, Kaesang Pangarep Bagikan Cerita dan Strateginya

Putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep membagikan ceritanya dalam berinvestasi di pasar saham.


Sebut Harga Tiket Kereta Cepat Terlampau Murah, Ekonom: Jadi Beban Berkepanjangan

2 hari lalu

Sebut Harga Tiket Kereta Cepat Terlampau Murah, Ekonom: Jadi Beban Berkepanjangan

Ekonom menilai proyek kereta cepat akan menjadi beban bagi Indonesia dalam jangka panjang karena harga tiket yang dijual terlampau murah.


Kisah Louis Van Gaal Pelatih Timnas Belanda di Piala Dunia 2022 Melawan Kanker Prostat

2 hari lalu

Kisah Louis Van Gaal Pelatih Timnas Belanda di Piala Dunia 2022 Melawan Kanker Prostat

Pelatih Timnas Belanda di Piala Dunia 2022, Louis Van Gaal disebut berhasil memenangi melawan kanker prostat. Begini kisahnya.


Suriname, Negara Mungil di Benua Amerika Rasa Jawa

2 hari lalu

Suriname, Negara Mungil di Benua Amerika Rasa Jawa

Meski termasuk negara kecil di Amerika Selatan, penduduk Suriname sangat beragam. Menariknya, banyak warga di sana berasal dari keturunan etnis Jawa.


Hari Ini 47 Tahun Suriname, Tak Jauh dari Brasil Mengapa Terasa Dekat Indonesia?

2 hari lalu

Hari Ini 47 Tahun Suriname, Tak Jauh dari Brasil Mengapa Terasa Dekat Indonesia?

Hari ini, 25 November adalah hari kemerdekaan Suriname dari Belanda. Mengapa dekat Indonesia, meskipun posisinya tak jauh dari Brasil.


OPEC Perkirakan Industri Migas Global Butuh Investasi USD 12 Triliun pada 2045

2 hari lalu

OPEC Perkirakan Industri Migas Global Butuh Investasi USD 12 Triliun pada 2045

OPEC melakukan kajian World Oil Outlook 2022 di Abu Dhabi International Petroleum Exhibition and Conference (ADIPEC) beberapa waktu lalu.


Ron Vlaar Hadiri Nobar Piala Dunia 2022 Belanda vs Ekuador di GBK, Ini Prediksinya

3 hari lalu

Ron Vlaar Hadiri Nobar Piala Dunia 2022 Belanda vs Ekuador di GBK, Ini Prediksinya

Legenda Timnas Belanda, Ron Vlaar, menilai skuad yang dibawa Louis van Gaal ke Piala Dunia 2022 berisi para pemain berkualitas.


Sejarah Dunia Hari Ini Tahun 1975: Suriname Merdeka dari Belanda

3 hari lalu

Sejarah Dunia Hari Ini Tahun 1975: Suriname Merdeka dari Belanda

Suriname merdeka dari penjajahan Belanda pada 25 November 1975. Dinamika perjuangan Suriname meraih kemerdekaan secara penuh tidaklah mudah.


SKK Migas Pede Target Investasi USD 13,2 Miliar pada 2022 Tercapai

3 hari lalu

SKK Migas Pede Target Investasi USD 13,2 Miliar pada 2022 Tercapai

Kemal mengatakan, biasanya SKK Migas memasang target investasi antara US$ 10-11 miliar. Namun, tahun ini, target itu naik.