Pembangkit Batu Bara di Eropa Kerek HBA Awal Oktober jadi USD 330,97 per Ton

Sejumlah truk pengangkut batu bara melintasi jalan tambang batu bara di Kecamatan Salam Babaris, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, Rabu, 7 Juli 2021. Kenaikan tersebut dari harga bulan sebelumnya yang berada pada level 100,33 dolar AS (Rp 1.453 juta) per ton. ANTARA/Bayu Pratama S

TEMPO.CO, Jakarta -Pengoperasian kembali pembangkit batu bara di sebagian negara Eropa turut mengerek permintaan batu bara global. Hal itu mengakibatkan harga batu bara acuan (HBA) pada Oktober 2022 mengalami kenaikan sebesar US$ 11,75 per ton menjadi US$ 330,97 per ton dari bulan September, yaitu US$ 319,22 per ton.

Kenaikan harga batu bara acuan Oktober ini dipengaruhi oleh naiknya rata-rata indeks bulanan penyusunan HBA, yaitu ICI naik 3,63 persen, Platts naik 4,41 persen, GNCC naik 3,98 persen, dan NEX naik 3,08 persen.

"Selain naiknya rata-rata indeks, negara-negara Eropa seperti Jerman, Belanda dan Belgia telah menghidupkan kembali pembangkit batu bara sebagai dampak dari pemangkasan gas oleh Rusia,” ujar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi, lewat keterangan tertulis pada Senin, 3 Oktober 2022.

Faktor lain yang mempengaruhi kenaikan HBA adalah adanya kendala pasokan gas alam di Eropa. "Adanya kebocoran jaringan gas yang terjadi di Laut Baltik sehingga harga gas melonjak," tutur Agung.

Pergerakan HBA Oktober ini merupakan yang tertingi sejak awal 2022 di mana nilai tertinggi sebelumnya terjadi pada Juni yang terkerek hingga menyentuh angka US$ 323,91 per ton. Faktor kondisi geopolitik Eropa imbas konflik Rusia Ukraina serta krisis listrik di India akibat gelombang hawa panas masih menjadi faktor pengerek utama.

Setelahnya HBA cenderung fluktuatif mengalami kenaikan dan penurunan. HBA Agustus ada di angka US$ 321,59 per ton dan September lalu sebesar US$ 319,22 per ton.

HBA merupakan harga yang diperoleh dari rata-rata indeks Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platt's 5900 pada bulan sebelumnya. Dengan kualitas yang disetarakan pada kalori 6322 kcal per kg GAR, Total Moisture 8 persen, Total Sulphur 0,8 persen, dan Ash 15 persen.

Nantinya, harga ini akan digunakan secara langsung dalam jual beli komoditas batu bara (spot) selama satu bulan pada titik serah penjualan secara Free on Board di atas kapal pengangkut (FOB Veseel). Terdapat dua faktor turunan yang memengaruhi pergerakan HBA yaitu, supply dan demand. 

Pada faktor turunan supply dipengaruhi oleh season (cuaca), teknis tambang, kebijakan negara supplier, hingga teknis di supply chain seperti kereta, tongkang, maupun loading terminal. Sementara untuk faktor turunan demand dipengaruhi oleh kebutuhan listrik yang turun berkorelasi dengan kondisi industri, kebijakan impor, dan kompetisi dengan komoditas energi lain, seperti LNG, nuklir, dan hidro.

Baca Juga: Program Kompor Listrik, Pengusaha Warteg dan Pedagang Kaki Lima: Merepotkan, Lebih Boros

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Biden dan Macron Berselisih soal Subsidi untuk Perusahaan Amerika

19 menit lalu

Biden dan Macron Berselisih soal Subsidi untuk Perusahaan Amerika

Biden menjadi tuan rumah Macron pada kunjungan kenegaraan pertama sejak pemimpin AS itu menjabat pada awal 2021.


Riwayat Sawahlunto Menjadi Kota pada 1 Desember 1888

10 jam lalu

Riwayat Sawahlunto Menjadi Kota pada 1 Desember 1888

Sawahlunto resmi menjadi kota di Sumatera Barat pada 1 Desember 1888


NATO Akan Tambah Kekuatan di Laut Hitam sampai Baltik

1 hari lalu

NATO Akan Tambah Kekuatan di Laut Hitam sampai Baltik

Jens Stoltenberg mengutarakan rencana NATO yang akan memperluas kehadirannya di sepanjang wilayah timur Eropa, mulai dari Laut Hitam sampai ke Baltik


Europol Bekuk Super Kartel Eropa, Sita 30 Ton Narkoba

3 hari lalu

Europol Bekuk Super Kartel Eropa, Sita 30 Ton Narkoba

Kepolisian Uni Eropa (Europol) menangkap sedikitnya 49 orang yang terlibat dalam super kartel di beberapa negara dalam operasi berskala internasional


Warga Rusia Alihkan Dukungan ke Timnas Serbia di Piala Dunia 2022

3 hari lalu

Warga Rusia Alihkan Dukungan ke Timnas Serbia di Piala Dunia 2022

Ada denyut Piala Dunia 2022 di Rusia yang terkena sanksi FIFA. Warga di sana umumnya mendukung Timnas Serbia.


6 Fakta-fakta Kasus Suap Ismail Bolong dan Bantahan Kabareskrim

5 hari lalu

6 Fakta-fakta Kasus Suap Ismail Bolong dan Bantahan Kabareskrim

Dalam kasus Ismail Bolong, belakangan nama Kepala Badan Reserse Kriminal atau Kabareskrim Komisaris Jenderal Agus Andrianto disebut-sebut terlibat.


Saksi Sebut Mardani H Maming Tandatangani SK Pengalihan IUP ke PT PCN Terlebih Dahulu

5 hari lalu

Saksi Sebut Mardani H Maming Tandatangani SK Pengalihan IUP ke PT PCN Terlebih Dahulu

Mardani H Maming disebut menandatangani terlebih dahulu SK pengalihan IUP PT BKPL ke PT PCN sebelum diperiksa anak buahnya.


Laba Bersih Kuartal 3 Turun 59 Persen YoY, Ini Kata Xiaomi

5 hari lalu

Laba Bersih Kuartal 3 Turun 59 Persen YoY, Ini Kata Xiaomi

Xiaomi menjual 40,5 juta unit smartphone pada Q3 2022, dan meskipun mempertahankan posisi ke-3 di dunia, namun ...


Adaro Energy Buka Lowongan Kerja Besar-Besaran, Cek Posisi dan Lokasi Penempatannya

5 hari lalu

Adaro Energy Buka Lowongan Kerja Besar-Besaran, Cek Posisi dan Lokasi Penempatannya

PT Adaro Energy Tbk sedang membuka banyak lowongan kerja.


John McFall Menjadi Kandidat Astronot Disabilitas Pertama di Dunia

7 hari lalu

John McFall Menjadi Kandidat Astronot Disabilitas Pertama di Dunia

Badan Antariksa Eropa (ESA) pada Rabu memilih mantan sprinter Paralimpiade Inggris John McFall sebagai astronot disabiltas pertama di dunia