Pesan Sri Mulyani untuk 2.397 Lulusan STAN 2022: Pemimpin Tidak Menipu, Mengkhianati, Manipulasi

Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan keterangan pers terkait hasil rapat berkala KSSK tahun 2022 di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, 1 Agustus 2022. Dalam keterangan persnya, Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menyatakan stabilitas sistem keuangan Indonesia berada dalam kondisi terjaga di tengah tekanan perekonomian global yang meningkat. Tempo/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berpidato kepada lulusan 2.397 Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN pada hari ini Senin, 3 Oktober 2022.

Sri Mulyani memberikan apreasiasi untuk para wisudawan dan wisudawati atas perjuangan menempuh pendidikan di PKN STAN.

"Anda adalah orang-orang lulusan terbaik yang bisa masuk ke PKN STAN untuk mendapatkan proses pendidikan di bidang keuangan negara. Kalian memulai masa muda dengan berbagai capaian, jaga semangat untuk selalu mencari dan mengukir prestasi yg terbaik bagi diri kalian, keluarga kalian dan sekarang bagi keuangan negara. Itu sebuah prestasi," tutur Sri Mulyani dalam acara wisuda PKN STAN 2022 yang disiarkan secara daring, Senin 3 September 2022.

Menkeu berharap lulusan PKN STAN menerapkan hasil pendidikan universitas dalan dunia kerja agar dapat mendedikasikan ilmunya untuk kepentingan negara.

Acara wisuda bertema "Damar Asa Manggalang Pandarkan Wiyata Tuk Sempurnakan Karsa". Tema ini diangkat menjadi doa dan harapan agar para lulusan menjadi pemimpin yang menerangi harapan untuk menguatkan tekad mencapai tujuan bersama.

Dalam kesempatan ini, Sri Mulyani memberikan nasihat kepada wisudawan-wisudawati PKN STAN 2022 mengenai karakter yang harus dimiliki oleh setiap calon pemimpin, yaitu mampu memimpin diri sendiri.

Menurutnya, memimpin diri sendiri merupakan ujian pertama dengan belajar mengendalikan pikiran, perasaan serta memfokuskan seluruh energi, waktu, dan pemikiran untuk mencapai tujuan.

Menkeu Sri Mulyani berpesan kepada lulusan PKN STAN agar kelak dapat mengemban tugas sebagai pengelola keuangan negara. Ia meminta para lulusan baru untuk mengutamakan dedikasi, loyalitas dan integritas.

Ia menegaskan rasa integritas sangat dibutuhkan sebagai seorang pemimpin terutama Indonesia sudah melewati berbagai ujian termasuk pandemi COVID-19.

"Para pemimpin yang berintegritas, tidak akan menipu, mencuri, dan mengkhianati, meskipun diberikan kesempatan dan kemudahan untuk melakukan penipuan, penghianatan dan manipulasi. Jika seorang pengelola keuangan negara tidak bisa dipercaya, maka orang itu tidak memiliki nilai alias value. Meskipun orang itu memiliki berbagai gelar pendidikan atau jabatan," kata Sri Mulyani.

Menkeu Sri Mulyani mengatakan lulusan PKN STAN kelak akan menjadi generasi bangsa yang memajukan Indonesia, menjalankan tugas sebagai pengelola keuangan negara. Tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas, namun juga menjadi agen pembangunan serta perekat persatuan dan kesatuan Indonesia.

"Pemimpin masa depan selalu memiliki ciri meskipun bangsa dan negara berubah. Hal itu karena Indonesia akan terus berkembang dan akan dihadapkan dengan berbagai kondisi, tantangan, dan cobaan. Maka dari itu, Sri Mulyani meminta para lulusan baru untuk mengutamakan dedikasi, loyalitas dan integritas," ujar Sri Mulyani. 

NABILA NURSHAFIRA 

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini






Utang Pemerintah per Oktober 2022 Dekati Rp 7.500 Triliun, Ini Rinciannya

7 jam lalu

Utang Pemerintah per Oktober 2022 Dekati Rp 7.500 Triliun, Ini Rinciannya

Kementerian Keuangan menyebutkan utang pemerintah per Oktober 2022 mencapai Rp 7.496,7 atau mendekati Rp 7.500 triliun.


Terpopuler Bisnis: Cara Cek BLT BBM Cair Bulan Depan, Sri Mulyani Heran Data Pajak Tak Seperti Kabar PHK

2 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Cara Cek BLT BBM Cair Bulan Depan, Sri Mulyani Heran Data Pajak Tak Seperti Kabar PHK

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Jumat kemarin 25 November dimulai dari BLT BBM akan cair lagi di bulan depan.


Soroti Tanggung Jawab Menkeu, OJK, dan LPS, Berikut Catatan Penting Indef atas RUU PPSK

2 hari lalu

Soroti Tanggung Jawab Menkeu, OJK, dan LPS, Berikut Catatan Penting Indef atas RUU PPSK

Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menyoroti sejumlah perubahan dalam Rancangan Undang-undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (RUU PPSK).


Bulan Depan Panglima TNI Andika Perkasa Pensiun, Berikut Batas Umur Pensiun TNI dan Gajinya

2 hari lalu

Bulan Depan Panglima TNI Andika Perkasa Pensiun, Berikut Batas Umur Pensiun TNI dan Gajinya

Panglima TNI Andika Perkasa bulan depan pensiun. Berapakah batas usia pensiun prajurit TNI, dan berapa besaran gajinya?


BLT BBM Bakal Cair Lagi Desember, Berikut Cara Cek Penerima dan Penyalurannya

3 hari lalu

BLT BBM Bakal Cair Lagi Desember, Berikut Cara Cek Penerima dan Penyalurannya

BLT BBM merupakan subsidi untuk masyarakat yang diberikan setelah pemerintah mengerek harga Pertalite dan Solar.


APBN Defisit Rp 169,5 Triliun, Sri Mulyani Yakin Akhir Tahun Lebih Baik

3 hari lalu

APBN Defisit Rp 169,5 Triliun, Sri Mulyani Yakin Akhir Tahun Lebih Baik

Sri Mulyani menuturkan defisit APBN akan terjadi sampai akhir tahun, namun angkanya membaik dan masih sesuai dengan target dalam Perpres.


Terpopuler Bisnis: Sri Mulyani Kaji Pemberian Bantuan Cegah PHK, Dana Pemda Nganggur Rp 278 T

3 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Sri Mulyani Kaji Pemberian Bantuan Cegah PHK, Dana Pemda Nganggur Rp 278 T

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Kamis, 24 November 2022, dimulai dari Sri Mulyani mempertimbangkan pemberian bantuan PHK.


PPh 21 hingga Oktober Tumbuh 21 Persen, Sri Mulyani: Jika Dibandingkan Berita PHK Jadi Kikuk

3 hari lalu

PPh 21 hingga Oktober Tumbuh 21 Persen, Sri Mulyani: Jika Dibandingkan Berita PHK Jadi Kikuk

Sri Mulyani menyatakan bahwa data penerimaan pajak penghasilan atau PPh Pasal 21 mencatatkan pertumbuhan yang tinggi.


Dana Pemda Mengendap di Bank Jadi Rp 278 T, Sri Mulyani: Naik Sangat Signifikan

3 hari lalu

Dana Pemda Mengendap di Bank Jadi Rp 278 T, Sri Mulyani: Naik Sangat Signifikan

Anggaran pemerintah daerah atau pemda yang tersimpan di bank mencapai Rp278,7 triliun per Oktober 2022


Kaji Bantuan Cegah Gelombang PHK, Sri Mulyani Ajak BI, OJK hingga Kemnaker Berembug

3 hari lalu

Kaji Bantuan Cegah Gelombang PHK, Sri Mulyani Ajak BI, OJK hingga Kemnaker Berembug

Sri Mulyani akan mempertimbangkan pemberian bantuan untuk mengatasi badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)